SATELITNEWS.ID, TANGERANG—SMA Negeri 26 Kabupaten Tangerang mengadakan kegiatan membaca Alquran secara daring di era pandemi Covid-19. Ratusan siswa dan para guru mengikuti tadarus yang dilakukan sebelum kegiatan belajar mengajar dimulai.
Guru bahasa Indonesia SMAN 26 Kabupaten Tangerang Vivit Fitra Nadya (25) menjelaskan tadarus Alquran dapat menumbuhkan kebiasaan beribadah para siswa. Selain itu, tadarus daring itu juga menjadi ajang silahturahmi antara guru-guru dan murid sekolah.
“Semoga dengan adanya tadarus ini, anak-anak bisa mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, menjadi anak yang pinter, sukses juga berakhlak baik” ujar Vivit, Kamis (15/4).
Kegiatan tadarus sudah dimulai sejak tahun 2014 lalu. Saat ini, sekolah yang berada di Kecamatan Kemiri itu memiliki siswa yang didominasi pelajar pesantren.
Tadarus kemudian dilaksanakan secara daring seiring ditiadakannya kegiatan belajar mengajar tatap muka. Semula, peserta tadarus daring terbatas. Hanya 100 orang lantara memakai aplikasi google meet. Akhir-akhir ini, hampir seluruh siswa mengikuti tadarus setelah pihak sekolah menggantikannya dengan aplikasi teams.
“Di awal Corona, pakai google meet cuma bisa muat untuk 100 orang. Kemudian ganti menggunakan aplikasi teams agar semua siswa bisa masuk ” ujarnya.
Prosedur tadarus daring mirip sama seperti offline. Ada pembawa acara, setiap kelas akan digilir yakni 2 kelas untuk menjadi petugas harian. Kegiatan diawali dengan bacaan asmaul husna, membaca Alquran, kemudian diisi dengan tausiyah.
“Prosedurnya ada yang memimpin pembawa acara, bawa acara, baca asmaul husna, tausiyah bergilir. Alquran lanjutin bacaan yang kemarin. Kalau udah selesai ada pengumuman dari Wakasek atau Kepsek” ujarnya.
Di hari Jumat, sekolah mengkhususkan untuk membaca surah Yasin. Tadarus Alquran, kata Vivit, dimulai pada pagi hari pukul 07.00 hingga 07:30.
“Walaupun sebentar, kita tetap sempatkan membaca Alquran sebelum memulai pelajaran, agar otak siswa fresh,” ujarnya.
Kendati demikian, ada hambatan yang dirasakan dalam melaksanakan tadarus daring. Sejumlah siswa terkadang tak bisa masuk ke aplikasi teams karena kuota internetnya habis. Ada juga yang tidak mendapatkan sinyal. (mg1/gatot)