SATELITNEWS.COM, LEBAK — Pencarian Muhammad Akhmal (5), bocah yang dilaporkan hilang dan diduga terseret arus Sungai Cisimeut di Kampung Pariuk, Desa Sukamekarsari, Kecamatan Kalanganyar, Kabupaten Lebak, berakhir duka. Korban ditemukan meninggal dunia pada Senin (11/5/2026) pagi.
Tim SAR gabungan dari Basarnas Banten, BPBD, TNI-Polri, dan warga setempat menemukan jasad korban sekitar 2,5 kilometer dari lokasi awal diduga tenggelam. Saat ditemukan, tubuh korban tersangkut di sela rumpun bambu di tengah aliran sungai dalam posisi tengkurap.
Komandan Tim Basarnas Banten, Fauzan Azqia Faturhuda, mengatakan korban ditemukan sekitar pukul 08.50 WIB setelah tim melakukan penyisiran menggunakan perahu karet dan perlengkapan SAR lainnya.
“Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia sekitar 2,5 kilometer dari lokasi kejadian pada pukul 08.50 WIB,” kata Fauzan kepada wartawan.
Setelah dievakuasi, jasad korban langsung dibawa ke rumah duka. Suasana haru menyelimuti kediaman keluarga saat jenazah tiba.
Fauzan menambahkan, operasi pencarian resmi dihentikan setelah korban ditemukan. Seluruh personel yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.
“Operasi pencarian dinyatakan selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuannya masing-masing,” ujarnya.
Rencananya, jenazah korban akan dimakamkan oleh keluarga pada hari yang sama.
Sebelumnya, Muhammad Akhmal dilaporkan hilang sejak Jumat (8/5/2026) sore. Pihak keluarga menduga korban terseret arus Sungai Cisimeut setelah dua sandal milik bocah tersebut ditemukan di tepi sungai. (mulyana)