SATELITNEWS.ID, SERANG–Ade Muis (40), warga Kampung Cipacung, RT 17 RW 06, Desa Karang Suraga Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, hilang seketika diduga terseret ombak, Minggu (18/4). Hingga kini, korban belum ditemukan.
Informasi yang dihimpun, kejadian itu bermula ketika korban sedang memancing ikan di laut, tepatnya di kawasan Cinangka bersama rekan – rekan nelayan lainnya. Saat itu sekitar pukul 00.30 WIB, perahu korban terdiam (sandar) dengan jangkar yang sudah terpasang.
Namun tiba – tiba, perahu korban diterjang ombak dan saling bertabrakan dengan perahu lainnya. Seketika, jangkar perahu korban terputus dan korban hilang terseret ombak.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang, Nana Sukmana Kusuma, membenarkan adanya pemancing yang hilang terseret ombak. Saat ini katanya, tim SAR BPBD Kabupaten Serang sudah berada di rumah korban, untuk meminta keterangan dan tindak lanjut.
“Pukul 14.30 WIB diterima laporan via WhatsApp (WA) di nomor (0254) 200135, bahwa telah terjadi laka laut di Kecamatan Cinangka,” kata Nana, Minggu (18/4).
Kata Nana, korban tenggelam yakni atas nama Ade Muis (40), warga Kampung Cipacung, RT 17 RW 06, Desa Karang Suraga, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang. Saat ini, korban masih belum ditemukan. “Kami sudah himpun kronologinya. Kami juga berusaha melakukan pencarian korban, namun hingga kini belum berhasil ditemukan,” ujarnya.
Menurutnya, pencarian akan dilanjutkan esok (hari ini,red) dengan menyebar tim SAR. Bahkan, area luasan pencarian akan diperluas. Dengan harapan, korban dapat ditemukan. “Kami juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya nelayan sekitar, untuk tidak melaut terlebih dahulu. Karena, cuaca dan ombak di laut belum dapat diprediksi,” pungkasnya, seraya mengaku, akan berkoordinasi dengan para pihak terkait, termasuk RT/RW dan aparatur Desa, serta Kecamatan setempat. (sidik/mardiana)