SATELITNEWS.COM, PINANG—Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Pinang Kota Tangerang akhirnya diresmikan, Senin (19/4). Pengoperasian Mapolsek yang berlokasi di Jalan Gempol Raya, Kelurahan Kunciran Kecamatan Pinang itu telah lama ditunggu-tunggu mengingat bangunan gedungnya sudah rampung dikerjakan sejak tahun 2016 lalu.
Sebelum diresmikan, gedung Mapolsek Pinang sempat dalam kondisi memprihatinkan. Banyak tanaman liar di setiap sudut mapolsek, catnya pun terkelupas.
Kini, setelah diresmikan Mapolsek Pinang dipugar kembali. Dindingnya pun kini sudah dicat lagi. Kendati belum ada perbaikan atau pembangunan.
“Telah diresmikan Polsek Pinang, dengan harapan pihak kepolisian bisa melakukan pelayanan yang prima terhadap masyarakat di wilayah Pinang,” ujar Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Deonijiu de Fatima seusai peresmian, kemarin.
Deonijiu mengatakan, proses pembangunan gedung Mapolsek sejak 2012 hingga usai di 2016 ini juga telah dilakukan serah terima dari Pemerintah Kota Tangerang ke Polres Metro Tangerang Kota.

“Kemudian dipakai ada permasalahan sedikit, saat ini secara resmi diresmikan kembali terkait program pak Kapolri 100 hari kerja, kami dituntut untuk meresmikan Polsek Pinang ini,” imbuhnya.
Baca Juga: Resmikan Gedung Baru Bank Banten Pandeglang, Dimyati: Ekonomi Daerah Akan Tumbuh
Diharapkan dengan adanya Polsek Pinang ini dapat memberikan pelayanan prima bagi masyarakat di wilayah hukumnya. Sejauh ini, Kapolsek Pinang yang ditunjuk yakni Iptu Muhamad Tapril dengan 25 personel.
“Ini karena wilayah tadinya masuk di Polsek Cipondoh, pelayanan terbatas personel dengan wilayah yang sangat luas kadang kala menghambat keterlambatan sehingga dengan adanya Polsek ini mempermudah pelayanan kepada masyarakat,” jelas Deonijiu.
Hal senada diungkapkan oleh Wali Kota Tangerang, Arief R Wismansyah. Dia berharap keberadaan Polsek Pinang dapat melayani wilayah dengan jumlah penduduk sekitar 200 ribu itu.
“Punya berbagai tantangan dan dinamika masyarakat. Mudah-mudahan keberadaan Polsek Pinang ini masyarakat lebih aman, merasa lebih nyaman yang penting dukung program dari kepolisian, TNI, pemerintah agar tujuan pembangunan kita tercapai bersama,” katanya.
Kata Arief pihaknya juga sudah melakukan perbaikan di setiap sudut ruangan yang mengalami kerusakan. “Pemborong lama sudah dipanggil Perkim dan dia masih bertanggungjawab untuk memperbaiki bangunan yang ada disini,” imbuhnya. (irfan/made/gatot)

















