Minggu, 25 Oktober 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Promo Oktober Honda Wahana Artha

Tak Takut Dirazia Satpol PP, Terapkan Protokol Kesehatan

Kisah Yuliharti, Guru SDN Tanah Tinggi 4 Mengajar Luar Jaringan

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Senin, 3 Mei 2021 11:01 WIB
Rubrik Edukasi
Tak Takut Dirazia Satpol PP, Terapkan Protokol Kesehatan

GIGIH: Yuliharti gigih dalam mendidik siswa-siswanya selama masa pandemi. (FARIDA AYU ARIFANI/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID, TANGERANG–Berawal dari kegelisahan batin menyaksikan kelambanan anak didiknya dalam menyerap pelajaran, Yuliharti “nekat” mengambil langkah berbeda. Guru SDN Tanah Tinggi 4 Kecamatan Tangerang Kota Tangerang itu memilih untuk melakukan kegiatan belajar mengajar luar jaringan atau luring. Padahal, pemerintah meminta guru untuk mengadakan kegiatan belajar mengajar secara daring. Bagaimana kisahnya?

Satu tahun lebih Pandemi Covid-19 menyebabkan kegiatan belajar mengajar secara langsung terhenti. Untuk mencegah penyebaran virus berbahaya itu, pemerintah menetapkan kebijakan pembelajaran jarak jauh secara daring atau online.

Kebijakan itu efektif untuk menekan penyebaran Covid-19. Namun, sangat tidak manjur bagi kemajuan para siswa, khususnya yang masih duduk di bangku kelas 1 sekolah dasar.

Guru SDN Tanah Tinggi 4 di Kota Tangerang Yuliharti merasakannya. Selama pembelajaran jarak jauh, dia harus bekerja ekstra dalam mengajar anak didiknya.

Sebagai guru wali kelas 1 dia merasakan perbedaan yang cukup signifikan akibat pandemi Covid. Menurut Yuliharti, para siswa kelas 1 harusnya belajar membaca, menulis, dan mengenal kegiatan belajar dengan menyenangkan.

Namun di masa pandemi, suasana itu jarang dilihatnya. Interaksi para guru dan murid jarang langka karena tugas- ugas diberikan dan dikerjakan secara daring. Semangat siswa semakin hari kian menurun sehingga pelajaran menjadi tidak efektif.

Baca Juga: Sinopsis Film Distant, Penyelamatan Berbahaya di sebuah Planet Asing

“Mengajar daring tidak efektif. Siswa semakin berkurang semangat belajarnya. Apalagi dukungan orangtua untuk mengajari anaknya juga kurang,”ungkap Yuliharti kepada Satelit News.

Kendala-kendala itu membuat Yuliharti kesulitan saat harus memberikan penilaian kepada siswanya. Dia mengaku seringkali harus mengarang bebas ketika memberikan penilaian.

BeritaTerbaru

SMK Kesehatan Riksa Indrya Sabet Juara Lagi! Kali Ini dari Eskul Pramuka & Paskibra

Minggu, 25 Okt 2026 09:54 WIB

Bulan Bahasa Jadi Lebih Seru! Siswa SMK Pustek Serpong Tumpahkan Kreativitas di Lentera Lestarupa Show

Sabtu, 24 Okt 2026 13:53 WIB
Wali Kota Serang Budi Rustandi Tegaskan SMPN 4 Tak Direlokasi

Wali Kota Serang Budi Rustandi Tegaskan SMPN 4 Tak Direlokasi

Jumat, 23 Okt 2026 08:40 WIB
Latih Mahasiswa Jadi Afiliator, Apindo Dorong Wirausaha Digital

Latih Mahasiswa Jadi Afiliator, Apindo Dorong Wirausaha Digital

Kamis, 22 Okt 2026 14:18 WIB

“Jujur kami seperti mengarang bebas, nggak ada tugas masuk, apa yang bisa dinilai” ujarnya.

Kegelisahan demi kegelisahan itulah yang membuat Yuliharti berinisiatif melakukan sistem belajar luring atau luar jaringan. Dia mendatangi rumah siswa untuk memberikan pelajaran langsung namun dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Yuliharti membagi para siswanya ke dalam tiga kelompok dengan jadwal yang berbeda-beda. Satu kelompok berisikan maksimal 10 orang siswa.

“Misalnya hari Senin, Selasa ada di rumah si A terus B. Jadi selalu saya berikan solusi,”ujarnya.

Baca Juga: Disnaker Kabupaten Tangerang Klaim Angka Pengangguran Menurun

Sudah cukup lama dia melakukan kegiatan belajar mengajar tatap muka itu. Saat melakukan kegiatan belajar mengajar luring, ada beberapa kendala yang dialaminya. Salah satunya adalah orang tua yang enggan ada kegiatan luring di rumahnya. Selain itu ada saja siswa yang tidak datang ke pertemuan. Untuk itu, Yuliharti berharap para orang tua dapat mendorong anak-anaknya untuk giat belajar.

“Saya sudah berusaha, berupaya, mengemban tugas dan amanat. Ada pun, untuk anaknya yang mau ikut pembelajaran atau tidak ada itu semua tergantung di orang tua” ujarnya.

Awalnya, Yuli mengaku tidak takut untuk memulai luring meski sempat ditakut -takuti bahwa kelompok belajarnya dapat dibubarkan Satpol PP atau tim Satgas Covid-19. Sebelum melakukan kegiatan tersebut, dia mengaku sudah meminta izin kepada kepala sekolah.

“Sampai ada gosip, guru yang mengadakan luring akan disidak Satpol PP. ‘Saya gak takut’ kata saya. Jadi kami dituduh mengadakan kerumunan, silahkan saja. Yang penting saya sudah memakai prokes, masker, jaga jarak, cuci tangan, kehadiran kurang dari 10 orang” ujarnya

Ia mendapatkan pesan dari pengawas sekolah bahwa yang tahu kondisi murid hanyalah gurunya. Ia berusaha menyemangati murid dan guru-guru harus lebih semangat menghantarkan anaknya untuk belajar.

“Kalau memang gurunya harus semangat berjuang, ya alhamdulillah tidak ada yang terindikasi Covid atas luring yang saya kasih. Bukan saya mau melawan aturan atau segala macam. Sampai sebegitunya kita tuh guru, dateng ke rumah agar pembelajaran tuh tetep berjalan” ujarnya.

Ada beberapa manfaat dari pembelajaran luring yang diterapkannya. Diantaranya karakter masing-masing siswa semakin terlihat. Yuli juga dapat memberikan penilaian secara langsung. Dia juga kembali melihat semangat siswa dalam melakukan pembelajaran dan memperbaiki kelemahan siswa.

“Kita bisa mengukur kemampuan anak, kognitifnya, bahasanya, seninya karena apa pembelajaran yang diberikan saat ini langsung dilihat guru,”imbuh dia.

Dia mengakui batasan-batasan dalam menjalankan kegiatan luring. Apabila zona Covid 19 meningkat di wilayahnya, maka ia segera melakukan pengurangan pembelajaran.

Ia berharap pembelajaran tatap muka segera dilaksanakan. Yuliharti mengaku prihatin terhadap kondisi anak didik baru sebagai generasi penerus bangsa apabila pembelajaran jarak jauh tetap dilaksanakan.

“Kalau kondisinya sudah dibolehkan inginnya tatap muka ya. Sekolah itu sendiri harus mempersiapkan segala sesuatu terkait belajar tatap muka,” ujar Yuliharti yang juga mengaku masih memberikan pelajaran secara daring tersebut. (mg1/gatot)

Tags: belajar daring dan luringpandemi covid-19sdn tanah tinggi 4 kota tangerang
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Pemkab Tangerang Perluas Program Sekolah Gratis untuk Ponpes dan Madrasah Secara Bertahap
Edukasi

Pemkab Tangerang Perluas Program Sekolah Gratis untuk Madrasah Secara Bertahap

Kamis, 22 Okt 2026 12:44 WIB
Bupati Tangerang Buka Manasik Haji 5.000 Anak PAUD
Edukasi

Bupati Tangerang Buka Manasik Haji 5.000 Anak PAUD

Senin, 19 Okt 2026 20:13 WIB
BINUS ASO Buka Kampus Baru di BSD
Edukasi

BINUS ASO Buka Kampus Baru di BSD

Senin, 19 Okt 2026 17:42 WIB
Dukung Penambahan Anggaran Sekolah Gratis di Banten, Yeremia: Harus Direncanakan Secara Matang
Banten Region

Dukung Penambahan Anggaran Sekolah Gratis di Banten, Yeremia: Harus Direncanakan Secara Matang

Senin, 19 Okt 2026 11:47 WIB
Andra Soni Ajak Al Khairiyah Perkuat Pendidikan Banten, Sekolah Gratis Jadi Sorotan
Banten Region

Andra Soni Ajak Al Khairiyah Perkuat Pendidikan Banten, Sekolah Gratis Jadi Sorotan

Sabtu, 17 Okt 2026 11:12 WIB
Wajib Mengaji Bakal Jadi Muatan Lokal di Sekolah Banten
Banten Region

Wajib Mengaji Bakal Jadi Muatan Lokal di Sekolah Banten

Sabtu, 17 Okt 2026 11:07 WIB
Promo Oktober Honda Wahana Artha Promo Oktober Honda Wahana Artha
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja
500 th Kabupaten Serang Ahmad Muhibbin DPC Gerindra Kab Serang
Selamat Hari Jadi Ke 26 Provinsi Banten DPD HKTI Prov. Banten
Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni

Berita Pilihan

TENGGELAM : Petugas patroli laut melihat KMP Batumandi tenggelam di perairan Merak usai terbakar hebat beberapa waktu lalu. (ISTIMEWA)

KMP Batumandi Tenggelam, Investigasi Pascakebakaran Tidak Bisa Dilakukan

Kamis, 22 Okt 2026 11:10 WIB
PEMBUKAAN -- Wagub Banten Achmad Dimyati Natakusumah, membuka kegiatan Kejurnas Catur ke 51, Jumat (23/10/2026). (ISTIMEWA)

Provinsi Banten Tuan Rumah Kejurnas Catur 2026, Diikuti 963 Peserta dari 32 Provinsi

Sabtu, 24 Okt 2026 09:52 WIB
KECELAKAAN LALU LINTAS -- Sebuah kendaraan elf yang membawa rombongan peserta manasik haji dari TK Nurul Bahari, Desa Sidakmukti, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, mengalami kecelakaan lalu lintas di depan SPBU Saketi, Rabu (21/10/2026). (ISTIMEWA)

Kendaraan Rombongan Manasik Haji TK Nurul Bahari Sukaresmi Pandeglang Kecelakaan

Rabu, 21 Okt 2026 13:40 WIB
Prakiraan Cuaca di Kota Tangerang Sepekan Mendatang

Prakiraan Cuaca di Kota Tangerang Sepekan Mendatang

Senin, 19 Okt 2026 14:53 WIB
JPO Jalan Daan Mogot Tangerang Kini Bisa Dipergunakan Lagi

JPO Jalan Daan Mogot Tangerang Kini Bisa Dipergunakan Lagi

Senin, 19 Okt 2026 13:46 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.