Kamis, 14 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Edukasi

Tak Takut Dirazia Satpol PP, Terapkan Protokol Kesehatan

Kisah Yuliharti, Guru SDN Tanah Tinggi 4 Mengajar Luar Jaringan

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Senin, 3 Mei 2021 11:01 WIB
Rubrik Edukasi
Tak Takut Dirazia Satpol PP, Terapkan Protokol Kesehatan

GIGIH: Yuliharti gigih dalam mendidik siswa-siswanya selama masa pandemi. (FARIDA AYU ARIFANI/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID, TANGERANG–Berawal dari kegelisahan batin menyaksikan kelambanan anak didiknya dalam menyerap pelajaran, Yuliharti “nekat” mengambil langkah berbeda. Guru SDN Tanah Tinggi 4 Kecamatan Tangerang Kota Tangerang itu memilih untuk melakukan kegiatan belajar mengajar luar jaringan atau luring. Padahal, pemerintah meminta guru untuk mengadakan kegiatan belajar mengajar secara daring. Bagaimana kisahnya?

Satu tahun lebih Pandemi Covid-19 menyebabkan kegiatan belajar mengajar secara langsung terhenti. Untuk mencegah penyebaran virus berbahaya itu, pemerintah menetapkan kebijakan pembelajaran jarak jauh secara daring atau online.

Kebijakan itu efektif untuk menekan penyebaran Covid-19. Namun, sangat tidak manjur bagi kemajuan para siswa, khususnya yang masih duduk di bangku kelas 1 sekolah dasar.

Guru SDN Tanah Tinggi 4 di Kota Tangerang Yuliharti merasakannya. Selama pembelajaran jarak jauh, dia harus bekerja ekstra dalam mengajar anak didiknya.

Sebagai guru wali kelas 1 dia merasakan perbedaan yang cukup signifikan akibat pandemi Covid. Menurut Yuliharti, para siswa kelas 1 harusnya belajar membaca, menulis, dan mengenal kegiatan belajar dengan menyenangkan.

Namun di masa pandemi, suasana itu jarang dilihatnya. Interaksi para guru dan murid jarang langka karena tugas- ugas diberikan dan dikerjakan secara daring. Semangat siswa semakin hari kian menurun sehingga pelajaran menjadi tidak efektif.

BeritaTerbaru

SMK Pustek Serpong

Alhamdulillah! Lulus 100 Persen, Kepala SMK Pustek Serpong Ajak Siswa Terus Berprestasi

Selasa, 5 Mei 2026 07:48 WIB
Soal Guru Honorer, Begini Kata Kadisdik Kota Tangerang

Soal Guru Honorer, Begini Kata Kadisdik Kota Tangerang

Senin, 4 Mei 2026 19:56 WIB
Meriah! LKS dan FLS3 SMK 2026 Kota Tangsel Resmi Di Tutup

Meriah! LKS dan FLS3 SMK 2026 Kota Tangsel Resmi Di Tutup

Jumat, 1 Mei 2026 08:17 WIB
"Amankan" Perizinan Loka Padel, Pegawai Satpol PP Tangsel Terancam Dipecat

Cegah Kecurangan PPDB, Tangsel Siapkan Sistem Ketat dan Sekolah Alternatif Gratis

Kamis, 30 Apr 2026 16:01 WIB

“Mengajar daring tidak efektif. Siswa semakin berkurang semangat belajarnya. Apalagi dukungan orangtua untuk mengajari anaknya juga kurang,”ungkap Yuliharti kepada Satelit News.

Kendala-kendala itu membuat Yuliharti kesulitan saat harus memberikan penilaian kepada siswanya. Dia mengaku seringkali harus mengarang bebas ketika memberikan penilaian.

“Jujur kami seperti mengarang bebas, nggak ada tugas masuk, apa yang bisa dinilai” ujarnya.

Kegelisahan demi kegelisahan itulah yang membuat Yuliharti berinisiatif melakukan sistem belajar luring atau luar jaringan. Dia mendatangi rumah siswa untuk memberikan pelajaran langsung namun dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Yuliharti membagi para siswanya ke dalam tiga kelompok dengan jadwal yang berbeda-beda. Satu kelompok berisikan maksimal 10 orang siswa.

“Misalnya hari Senin, Selasa ada di rumah si A terus B. Jadi selalu saya berikan solusi,”ujarnya.

Sudah cukup lama dia melakukan kegiatan belajar mengajar tatap muka itu. Saat melakukan kegiatan belajar mengajar luring, ada beberapa kendala yang dialaminya. Salah satunya adalah orang tua yang enggan ada kegiatan luring di rumahnya. Selain itu ada saja siswa yang tidak datang ke pertemuan. Untuk itu, Yuliharti berharap para orang tua dapat mendorong anak-anaknya untuk giat belajar.

“Saya sudah berusaha, berupaya, mengemban tugas dan amanat. Ada pun, untuk anaknya yang mau ikut pembelajaran atau tidak ada itu semua tergantung di orang tua” ujarnya.

Awalnya, Yuli mengaku tidak takut untuk memulai luring meski sempat ditakut -takuti bahwa kelompok belajarnya dapat dibubarkan Satpol PP atau tim Satgas Covid-19. Sebelum melakukan kegiatan tersebut, dia mengaku sudah meminta izin kepada kepala sekolah.

“Sampai ada gosip, guru yang mengadakan luring akan disidak Satpol PP. ‘Saya gak takut’ kata saya. Jadi kami dituduh mengadakan kerumunan, silahkan saja. Yang penting saya sudah memakai prokes, masker, jaga jarak, cuci tangan, kehadiran kurang dari 10 orang” ujarnya

Ia mendapatkan pesan dari pengawas sekolah bahwa yang tahu kondisi murid hanyalah gurunya. Ia berusaha menyemangati murid dan guru-guru harus lebih semangat menghantarkan anaknya untuk belajar.

“Kalau memang gurunya harus semangat berjuang, ya alhamdulillah tidak ada yang terindikasi Covid atas luring yang saya kasih. Bukan saya mau melawan aturan atau segala macam. Sampai sebegitunya kita tuh guru, dateng ke rumah agar pembelajaran tuh tetep berjalan” ujarnya.

Ada beberapa manfaat dari pembelajaran luring yang diterapkannya. Diantaranya karakter masing-masing siswa semakin terlihat. Yuli juga dapat memberikan penilaian secara langsung. Dia juga kembali melihat semangat siswa dalam melakukan pembelajaran dan memperbaiki kelemahan siswa.

“Kita bisa mengukur kemampuan anak, kognitifnya, bahasanya, seninya karena apa pembelajaran yang diberikan saat ini langsung dilihat guru,”imbuh dia.

Dia mengakui batasan-batasan dalam menjalankan kegiatan luring. Apabila zona Covid 19 meningkat di wilayahnya, maka ia segera melakukan pengurangan pembelajaran.

Ia berharap pembelajaran tatap muka segera dilaksanakan. Yuliharti mengaku prihatin terhadap kondisi anak didik baru sebagai generasi penerus bangsa apabila pembelajaran jarak jauh tetap dilaksanakan.

“Kalau kondisinya sudah dibolehkan inginnya tatap muka ya. Sekolah itu sendiri harus mempersiapkan segala sesuatu terkait belajar tatap muka,” ujar Yuliharti yang juga mengaku masih memberikan pelajaran secara daring tersebut. (mg1/gatot)

Tags: belajar daring dan luringpandemi covid-19sdn tanah tinggi 4 kota tangerang
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

Kepala Bidang Perpustakaan DPAD Kota Tangerang Ismu Hartono SE, MT bersama peserta dan dewan juri dalam kegiatan Lomba Read Loud yang diselenggarakan pada Rabu 29 April 2026. (AAN ARWANI/SATELIT NEWS)
Edukasi

Tingkatkan Budaya Literasi, DPAD Kota Tangerang Gelar Lomba Read Aloud

Kamis, 30 Apr 2026 08:24 WIB
Wali Kota Tangerang: Porseni PAUD Bentuk Karakter Anak
Edukasi

Wali Kota Tangerang: Porseni PAUD Bentuk Karakter Anak

Selasa, 28 Apr 2026 15:28 WIB
Mahasiswi Asal Kota Tangerang Ukir Prestasi Internasional di IYIS 2026
Edukasi

Mahasiswi Asal Kota Tangerang Ukir Prestasi Internasional di IYIS 2026

Selasa, 28 Apr 2026 15:12 WIB
Ratusan Siswa dan Siswi SMK se Kota Tangsel, Siap Berkompetisi Dalam Ajang LKS dan FLS3 SMK 2026
Edukasi

Ratusan Siswa dan Siswi SMK se Kota Tangsel, Siap Berkompetisi Dalam Ajang LKS dan FLS3 SMK 2026

Selasa, 28 Apr 2026 13:38 WIB
Ribuan Siswa SMK Pustek Serpong Banjiri ‘Pustek Fest 2026’
Edukasi

MERIAH!! Ribuan Siswa SMK Pustek Serpong Banjiri ‘Pustek Fest 2026’

Sabtu, 25 Apr 2026 16:08 WIB
Pemkab Tangerang Wacanakan Beasiswa S2–S3
Edukasi

Pemkab Tangerang Wacanakan Beasiswa S2–S3

Jumat, 24 Apr 2026 22:55 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Bupati Serang Ratu Rahmatuzakiyah, melepas jamaah calon haji asal Kabupaten Serang, Senin (11/5/2026). (ISTIMEWA)

Bupati Serang Lepas 388 Jemaah Calon Haji

Senin, 11 Mei 2026 17:45 WIB
Pengamat Kebijakan Publik, Ahmad Sururi. (ISTIMEWA)

Soal Situ Rancagede Jakung, Pemprov Banten Diminta Lakukan Tuntutan Pidana

Kamis, 7 Mei 2026 14:40 WIB
Percepat Pembangunan Huntap Lebakgedong, Rp 6 Miliar Anggaran DPUPR Digeser

Percepat Pembangunan Huntap Lebakgedong, Rp 6 Miliar Anggaran DPUPR Digeser

Minggu, 10 Mei 2026 16:49 WIB
PALING BAWH (1)

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie Evaluasi Banjir Tanah Tingal

Jumat, 8 Mei 2026 11:56 WIB
MEMBERIKAN PERNYATAAN - Kabid Humas Polda Banten Kombespol Maruli Ahiles Hutapea, menyampaikan pernyataan kepada wartawan. (ISTIMEWA)

Viral Botol Miras Di Mapolsek Baros, Kapolda Banten Instruksikan Sanksi Tegas

Senin, 11 Mei 2026 17:33 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.