SATELITNEWS.ID, CURUG—SMP Negeri 3 Curug Kabupaten Tangerang baru saja menerima penghargaan adiwiyata tingkat Kabupaten Tangerang. Sekolah yang terletak di Jalan Padat Karya, Desa Curug Kulon Kecamatan Curug itu memperoleh adiwiyata tingkat pertamanya pada bulan Maret 2021 lalu.
Mentor program adiwiyata SMPN 3 Curug Inne Widya Puspita mengatakan program di bidang lingkungan itu mulai digarap pada awal tahun 2020. Sekolah tersebut ditunjuk langsung oleh Dinas Lingkungan Gidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang.
Sempat tertunda satu bulan, sekolah yang berdiri sejak 2017 itu kemudian mulai bergerak. Para guru SMPN 3 Curug mengikuti tiga kali webinar tentang peduli dan berbudaya lingkungan hidup di sekolah (PBLHS) di tahun 2020. Setelah itu, mereka mengundang tim dari DLHK untuk datang ke sekolah agar membuka wawasan tentang apa saja yang harus dilakukan ketika menjadi calon sekolah adiwiyata.
Tidak terhenti sampai di situ, para guru di sekolah ini melakukan kunjungan kepada sekolah yang sudah berhasil menerapkan program adiwiyata. Salah satunya SMPN 1 Kemiri. Kemudian melakukan kunjungan kerja untuk lebih paham lagi mengenai adiwiyata dan tupoksi masing-masing koordinator.
“Dari sana mulai deh berjalan, “ujar Inne kepada Satelit News.
Program adiwiyata membuat SMPN 3 Curug menghijau. Di sini terdapat tanaman sayuran, hias dan obat-obatan keluarga. Selain itu juga ada pemanfaatan air wudhu untuk pemenuhan air kolam ikan lele yang kemudian mengalir ke biopori sebagai penyubur tanaman.
Para siswa juga diajarkan untuk menanam tanaman mulai dari memasukkan benih ke dalam tanah, melakukan pemeliharaan sampai tanaman seperti obat-obatan bisa dipanen. Terdapat juga tanaman hortikultura seperti kangkung dan bayam.
Usaha mendapatkan adiwiyata tingkat Kabupaten Tangerang sempat terjeda akibat pandemi Covid-19 lantaran para siswa tidak masuk sekolah. Mentor adiwiyata kemudian melakukan sosialisasi kepada murid melalui aplikasi zoom meeting untuk memberikan pemahaman mengenai konservasi energi, air dan pengelolaan sampah. Pada bulan Januari 2021 dilakukan penjadwalan untuk pemeliharaan lingkungan setiap satu minggu sekali. Usaha itu kemudian menuai hasil positif pada bulan Maret ketika sekolah tersebut meraih adiwiyata tingkat Kabupaten Tangerang.
Menurut Inne, program adiwiyata tak hanya meningkatkan kualitas lingkungan hidup di sekolah. Tetapi juga menambah tingkat keakraban serta silaturahmi antara guru dan murid.
“Berkat tanaman ini para guru di sini dapat mempererat tali silaturahmi, yang biasanya setelah memberikan tugas kepada murid langsung pulang. Kini memelihara tanaman dan hasil panennya pun dimakan bersama dengan beberapa siswa juga,“tuturnya.
Koordinator kader adiwiyata SMPN 3 Curug Pirman Nurapik Somantri mengaku untuk mendapatkan adiwiyata tingkat Kabupaten Tangerang cukup mudah. Selanjutnya, SMPN 3 Curug akan menambah lubang biopori di sekolah serta memperbanyak jumlah tanaman. (mg3/gatot)