SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG – Jembatan gantung Cikuya, tepatnya Kampung Pamunuhan, Desa Cikuya, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, rusak berat.
Jembatan Gantung Cikuya, merupakan jembatan penghubung dua kecamatan yakni Desa Cikuya, Kecamatan Sukaresmi, dengan Desa Tegalpapak, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang.
Kondisi jembatan gantung Cikuya rusak berat, karena sudah bertahun-tahun tidak ada pemeliharaan atau perawatan dari dinas terkait. Ada juga perbaikan secara swadaya, dari unsur masyarakat dan pemerintahan setempat.
Jembatan Gantung Cikuya, memiliki panjang kurang lebih 60 meter sebetulnya sudah tidak layak dan membahayakan, karena kondisi bantalan dari kayu sudah rapuh dan besi penyangganya sudah pada patah.
Namun masyarakat setempat masih melewatinya, karena memang menjadi akses terdekat menuju sekolah, tempat kerja dan menuju jalan nasional Labuan-Sumur.
Camat Sukaresmi Tatang Fauzi, secara langsung mengecek kondisi jembatan gantung menghubungkan dua desa, dan dan dua kecamatan.
Baca Juga: Bupati Pandeglang Dorong OPD Perkuat Inovasi untuk Raih Dukungan Pusat
“Jembatan Gantung ini menghubungkan dua desa menuju jalan nasional. Antara Desa Cikuya menuju Desa Tegalpapak, Kecamatan Pagelaran,” katanya, Rabu (6/5/2026).
Kondisi jembatan, saat ini sudah rusak parah. Padahal akses jembatan ini sangat dibutuhkan oleh warga.
“Terutama untuk pendidikan, banyak anak sekolah, kemudian akses pertanian juga. Namun saat ini dalam kondisi sangat mengkhawatirkan,” tukasnya.
Camat menerangkan, kalau jembatan gantung Ini sudah beberapa kali diperbaiki oleh masyarakat. Jembatan ini sudah tidak layak untuk digunakan, tapi karena kebutuhan masyarakat hampir setiap hari ini digunakan.
“Tentunya kami mohon pemerintah pusat, maupun provinsi dan juga kabupaten, ini menjadi skala prioritas dibangun di tahun 2026 ini. Karena ini kami sudah usulkan ke kabupaten maupun ke provinsi, mudah-mudahan ini segera dibangun,” tuturnya.
Panjang jembatan gantung, kurang lebih 60 meter menyebrangi Sungai Cilemer. Jembatan gantung ini, menghubungkan Kampung Pamunuhan, Desa Cikuya, Kecamatan Sukaresmi, dengan Desa Tegalpapak, langsung ke jalan nasional.
Baca Juga: Ratusan Warga Desa Kaduengang Pandeglang Antusias Ikuti Cek Kesehatan Gratis
“Apabila melihat kondisi jembatan ini hampir terputus, karena memang sudah rusak parah. Dan, berisiko mungkin saja menyebabkan kecelakaan, tapi mudah-mudahan itu tidak terjadi,” tukasnya.
Camat berharap, mudah-mudahan akses ini segera diperbaiki. Kemudian bantalan jembatan dari kayu sudah pada lapuk dan besi penyangga sudah pada patah, dan bantalan ada pake kayu bambu sampai pelepah dari daun kelapa.
“Semoga saja pada tahun ini, dapat ditangani. Agar masyarakat dapat melintas dengan aman dan nyaman,” imbuhnya. (mardiana)

















