SATELITNEWS.ID, TANGERANG–Malam akhir pekan, Walikota Tangerang Arief R Wismansyah bersama TNI Polri tinjau protokol kesehatan di pusat keramaian dan posko pengamanan mudik. Arief bersama unsur TNI dan Polri melakukan monitoring sejumlah posko pengamanan mudik lebaran tahun 2021.
Dia menjelaskan, kegiatan monitoring dilakukan dengan tujuan guna memastikan masyarakat tetap aman dalam melaksanakan protokol kesehatan, terlebih menjelang lebaran khususnya di pusat – pusat pertokoan dan perbelanjaan. “Sudah ada perubahan dibanding minggu lalu, dan kita minta ditingkatkan,”katanya Sabtu (08/05) malam usai mengecek Tangcity Mall.
Dia meminta agar secara bertahap pusat keramaian mulai tutup pukul 20.30 WIB per lantai. “Agar pengunjung tidak berkerumun saat keluar area mall,” imbuhnya dalam tinjauan bersama Kapolres Metro Tangerang Kota KBP Deonijiu De Fatima dan Komandan Kodim 0506, Kolonel Inf Bambang Herry Tugiyono.
Arief juga mengimbau agar para orangtua dapat menjaga untuk tidak membawa putra putrinya ke lokasi – lokasi yang menjadi pusat kerumunan yang berisiko tinggi terjadi penularan Covid-19. “Tadi ada balita usia tiga tahun, yang mana tidak diperkenankan dibawa ke tempat kerumunan karena sangat berbahaya,” pesannya.
Selain itu, selama masa peniadaan mudik mulai tanggal 6 – 17 Mei 2021 Pemkot mendirikan pos pemeriksaan di sejumlah titik perbatasan untuk memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap aman dan terhindar dari paparan Covid-19 dengan tidak melakukan mudik. “Di daerah perbatasan di seperti Jalan MH Thamrin, Gatot Subroto, Daan Mogot dan Kalideres,” jelasnya.
Sementara, Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Deonijiu De Fatima menjabarkan sejak pelarangan mudik yang berlaku mulai tanggal 6 Mei 2021 terdapat sebanyak 30 kendaraan yang dilakukan tindakan putar balik baik yang roda empat dan lebih di pos – pos penyekatan yang didirikan. “Delapan kendaraan roda empat atau lebih yang diputar balik, termasuk bus,” beber Kapolres.
Baca Juga: Dipimpin Habib Syech, Ribuan Jamaah Bersholawat dan Doakan Kemenangan Andra – Dimyati
Selain itu, Polres Metro Tangerang Kota yang bekerjasama dengan unsur TNI dan Pemkot Tangerang juga menyiagakan sebanyak 178 personel di sejumlah pos dan juga pusat keramaian. “Harapannya agar masyarakat dapat memahami aturan yang sudah dikeluarkan oleh pemerintah,” pungkasnya. (made)


















