SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG—Demi pelayanan cepat dirasakan oleh masyarakat pascalibur Hari Raya Idul Fitri, Wakil Bupati (Wabup) Pandeglang, Tanto Warsono Arban, langsung mengecek kinerja pegawai Puskesmas Cikupa Majasari dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Pandeglang, Senin (17/5).
Tanto mengatakan, pihaknya tidak menginginkan pascalibur lebaran, pelayanan tak berjalan lancar. Maka dari itulah, dia melakukan inspeksi mendadak (sidak) dan “tongkrongi” kinerja seluruh bawahannya dalam memberikan pelayanan terharap masyarakat.
“Sidak ini Aa (Tanto menyebut dirinya) lakukan, mengingat saat ini merupakan hari pertama bagi para pegawai melaksanakan tugasnya kembali, setelah menjalani ibur lebaran. Intinya, untuk memastikan pelayanan masyarakat berjalan tertib dan lancar seperti biasa,” kata Tanto, Senin (17/5).
Tanto menegaskan, sesuai arahan dari Pemerintah Pusat bahwa di hari libur lebaran pelayanan kesehatan harus buka 24 jam. “Alhamdulillah, semua pusat pelayanan yang ada di Kabupaten Pandeglang selama libur lebaran termasuk dengan hari ini terlayani dengan baik,” klaimnya.
Lanjut Tanto, bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang terus berupaya meningkatkan pelayanan, baik sarana dan prasarana di bidang kesehatan maupun pendidikan dan lain sebagainya.
“Contohnya Puskesmas Majasari, Pemkab Pandeglang telah memberikan bantuan anggaran untuk rehab bangunan sebesar lima ratus juta. Tentu bantuan dari Pemkab bukan Puskesmas Majasari saja, akan tetapi semua pusat pelayanan kesehatan,” katanya.
Baca Juga: Berencana Bangun Lumbung Pangan di Pandeglang, Bulog Siap Serap Hasil Panen Petani
Tanto meyakinkan, bahwa pihaknya tidak akan berhenti untuk terus membangun sarana dan prasarana infrastruktur, baik pembangunan jalan, sektor pendidikan dan kesehatan.
“Semua akan dibangun secara bertahap dan berkesinambungan dengan tujuan untuk peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Pandeglang,” tandasnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pandeglang, Eniyati mengatakan, Pemkab Pandeglang menganggarkan untuk rehab bangunan Puskesmas Majasari sebesar Rp500 juta.
“Selain itu, UPT Puskesmas Pandeglang juga untuk tahun ini mendapat bantuan anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) untuk program pembangunan. Dikarenakan Puskesmas Pandeglang harus pindah lokasi. Oleh sebab itu, membutuhkan anggaran untuk pembangunan Puskesmas yang baru,” pungkasnya. (nipal/aditya)
























