SATELITNEWS.ID, SERANG—PT Jamkrida Banten memberikan beasiswa kepada 32 mahasiswa pada tahun 2021. Masing-masing penerima akan mendapatkan beasiswa sebesar 12 juta rupiah. Demikian diungkapkan Direktur PT Jamkrida Banten Hendra Indra Rachman, Selasa (18/5).
Beasiswa diberikan kepada 16 mahasiswa Universitas Sultan Ageng Tirtayasa dan 16 mahasiswa Universitas Islam Negeri Sultan Maulana Hasanudin. Dikatakan Indra, bantuan beasiswa ini sebagai bentuk dukungan PT Jamkrida Banten terhadap upaya Gubernur Banten dalam membangun sumber daya manusia Banten.
“Semoga PT Jamkrida Banten mampu berkembang lebih baik sehingga dapat memberikan dukungan lebih,”ungkapnya di Ruang Rapat Rumah Dinas Gubernur Banten, Kota Serang Selasa (18/5).
Salah satu penerima beasiswa, Rosmiati mahasiswa jurusan Sastra Arab UIN SMH Banten mengungkapkan rasa syukurnya. “Alhamdulillah dapat meringankan beban orang tua dan menjadi penyemangat belajar,” ungkapnya.
Hal senada juga diungkapkan oleh Muhammad Syahril mahasiswa jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia Untirta. “Sangat senang karena saya dari kalangan bawah dan anak yatim. Menjadi dorongan atau penyemangat dalam belajar saya,”imbuhnya.
Sementara itu Gubernur Banten Wahidin Halim saat menyerahkan beasiswa Jamkrida secara simbolis kembali menegaskan komitmen dirinya untuk membangun sumber daya manusia Banten melalui pendidikan.
“Sejak dulu, orang Banten memiliki semangat yang tinggi dalam mencari ilmu. Semangat orang Banten untuk sekolah atau kuliah tinggi,” ungkap Gubernur dalam keterangan resmi yang diterima Satelit News.
Dikatakan, semangat belajar yang cukup tinggi orang Banten bahkan hingga Al Azhar (Universitas Al Azhar Mesir). “Makanya sekarang SMA/SMK dan SKh digratiskan. Salah satu misi saya membangun pendidikan,” tegas Gubernur.
Dalam kesempatan itu, Gubernur juga berpesan kepada para mahasiswa untuk belajar dan belajar. “Jangan khawatir, kalau ada kesulitan bilang ke Rektor atau Gubernur. InsyaAllah kita bantu, yang penting belajar,” ungkapnya dalam kegiatan yang juga dihadiri Rektor Untirta Prof Fatah Sulaiman, Rektor UIN Prof Fauzul Iman, serta Karo Ekonomi Pembangunan Setda Provinsi Banten Akhmad Syaukani. (gatot)