SATELITNEWS.ID, RANGKASBITUNG—Nasib baik masih berpihak kepada Evi Hanapi, warga Kecamatan Curug, Kota Serang saat melintas di Jalan Cileles – Malingping, Kecamatan Cileles, sekitar pukul 03.00 WIB, Rabu (19/05). Meski sempat ditembak oleh komplotan begal hingga 10 kali, namun dia masih selamat. Atas kejadian itu, korban pun langsung melapor ke Mapolres Lebak.
Ditemui saat membuat laporan ke Polres Lebak, Evi yang memiliki kerjaan sampingan menjadi taksi daring ini mengatakan, peristiwa yang nyaris merenggut nyawa tersebut bermula ketika ia menerima orderan penumpang orang penumpang laki-laki sekitar pukul 01.00 WIB dini hari di Serang menuju Cileles. Pelaku membayar biaya sewa sebesar Rp 296 ribu. Tak menaruh curiga, para ‘penumpang’ itu langsung dibawanya sesuai tujuan.
Namun, sesampai di jalan raya Cileles-Mapingping, tepatnya di sebuah area hutan sekitar pukul 03.00 WIB, ia diberhentikan penumpang yang dibawanya. Ia pun berhenti. Tanpa disangka para pelaku langsung menodongkan senjata api dan menembaki bagian punggung dan tangan korban.
“Beberapa detik kendaraan saya berhentikan, salah satu pelaku langsung menembak punggung, bahkan membawa sebuah setruman. Alhamdulilah peluruhnya tidak tembus dan saya berhasil selamat begitupun kendaraan yang saya nawa,” kata Evi, kemarin.
Mengetahui korbannya tidak ‘mempan’ ditembak, para pelaku justru kocar- kacir melarikan diri setelah aksinya gagal. Sebab berdasarkan keterangan korban, saat ditembak 10 kali, peluru tersebut tidak menembus tubuhnya dan hanya menyisakan luka luar.
“Karena saya melawan, para pelaku itu langsung kabur. Atas kejadian tersebut saya membuat laporan ke Polres Lebak untuk bisa ditindaklanjuti,” harapnya.
Baca Juga: Waduh.., Waria dan Pemuda Bentrok di Alun-alun Rangkasbitung Lebak
Korban yang langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polres Lebak dan langsung diterima penyidik. Tujuannya, agar para pelaku begal tersebut bisa ditangkap dan dihukum. “Sudah kami terima laporannya, dan secara kami proses,” salah satu penyidik yang enggan namanya di korankan.(mulyana/made)

















