Selasa, 29 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News

Ini Kisah Warga Kedaung Wetan, “Tetangga” TPA Rawa Kucing Kota Tangerang yang Jarang Diungkap

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Rabu, 16 Jun 2021 08:30 WIB
Rubrik Headline, Kota Tangerang, Metro Tangerang
Ini Kisah Warga Kedaung Wetan, "Tetangga" TPA Rawa Kucing Kota Tangerang yang Jarang Diungkap

DEMPET: Suasana rumah warga RT 05 RW 04 Kelurahan Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang yang berdempetan dengan TPA Rawa Kucing. (IRFAN MAULANA/SATELITNEWS.ID)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Puluhan warga RT 05 RW 04 Kelurahan Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang berkeluh kesah. Mereka yang tinggal berdempetan dengan tempat pembuangan akhir (TPA) Rawa Kucing Kota Tangerang itu bercerita tentang kisahnya hidup di sana.

Bau tak sedap dan lalat-lalat yang berterbangan sudah tak asing lagi bagi para warga. Bukit sampah yang tepat berada di belakang pemukiman pun menjadi panorama tak elok dipandang.
Sepintas mereka tampak terbiasa. Namun tersimpan ketidaknyamanan yang mereka rasakan. Para warga terpaksa bertahan karena tak punya pilihan untuk pindah.

“Ini rumah peninggalan orang tua kami, warisan. Sudah 30 tahun lebih saya tinggal di sini. Dari orang tua juga sudah di sini. Ngga punya rumah lagi,” ujar salah satu warga Kustini, Selasa (15/6/2021).

Di kawasan yang berdekatan dengan TPA Rawa Kucing itu terdapat 16 bidang lahan, belasan rumah dan satu vihara. Ada juga satu bidang lahan yang sudah berdiri empat rumah dengan 10 Kepala Keluarga (KK). Mereka tinggal di sana turun temurun. Secara keseluruhan, ada 16 kepala keluarga yang terdampak.

Jarak rumah warga dengan TPA Rawa Kucing hanya 20 meter. Ada juga yang bagian rumah belakangnya langsung berdempetan dengan TPA tersebut.

Kustini menyatakan banyak dampak yang mereka rasakan kala bertetangga dengan TPA Rawa Kucing. Selain bau tak sedap, air bersih dari tanah pun tak bisa mereka nikmati.

Baca Juga: SIM Keliling Kota Tangerang Kamis 24 September, Cek Lokasinya

“Karena airnya keruh, mungkin serapan dari sampah itu. Jadi kami tidak bisa pakai air tanah di sini,” kata Kustini, ibu tiga anak tersebut.

Sebagai gantinya, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memberikan pasokan air bersih. 2.000 liter dari PDAM Tirta Benteng dipasok setiap hari. Air tersebut ditampung ke dalam tangki yang dipergunakan untuk semua warga di kawasan tersebut.

BeritaTerbaru

Bupati Tangerang Maesyal Rasyid saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Harlah ke-2 IGNMI, serta diskusi publik di Ponpes Albadar 2, Kecamatan Jayanti, Senin (28/9/2026). (ISTIMEWA)

Bupati Tangerang: Guru Ngaji Dinilai Sebagai Pilar Pendidikan Karakter

Selasa, 29 Sep 2026 12:30 WIB
RAZIA : Penyidik Polda Banten, melakukan razia ke lokasi yang diduga menjadi tempat kencingan BBM jenis solar. (ISTIMEWA)

Razia Kencingan Solar Diintensifkan, Tim Polda Banten Temukan Drum dan Jerigen Kosong

Selasa, 29 Sep 2026 11:14 WIB
Fraksi Demokrat Setujui Perubahan APBD Kabupaten Tangerang 2026, Soroti SiLPA hingga Banjir

Fraksi Demokrat Setujui Perubahan APBD Kabupaten Tangerang 2026, Soroti SiLPA hingga Banjir

Senin, 28 Sep 2026 20:40 WIB
Sampah di Kali Sipon Cipondoh Bak Tak Pernah Berkesudahan

Sampah di Kali Sipon Cipondoh Bak Tak Pernah Berkesudahan

Senin, 28 Sep 2026 19:25 WIB

“Sudah sepuluh tahun mungkin kita dapat air bersih. Awalnya bayar. Tapi sekarang gratis, sudah 3 tahun ini,” ungkap Kustini.

Ini Kisah Warga Kedaung Wetan, "Tetangga" TPA Rawa Kucing Kota Tangerang yang Jarang Diungkap
CERITA KEHIDUPAN: Kustini, warga RT 05 RW 04 Kelurahan Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang dan para keluarganya. bercerita tentang kehidupan di sebelah TPA Rawa Kucing, Selasa (15/6/2021). (IRFAN MAULANA/SATELITNEWS.ID)

Banjir Bercampur Limbah Cair

Mereka semakin menderita tatkala hujan tiba. Warga harap-harap cemas. Banjir kerap terjadi ketika air hujan turun dari langit lantaran drainase yang buruk.

Banjir yang melanda pemukiman itu bercampur dengan limbah cair TPA Rawa Kucing. Yang terparah terjadi pada awal 2020 lalu, air sampai masuk ke dalam rumah.

“Airnya hitam masuk ke rumah kami. Kalau dulu tidak, karena di sana (TPA Rawa Kucing) ada saluran airnya. Tapi sekarang sudah tertutup dengan sampah,”ungkap Kustini.

Baca Juga: SIM Keliling Tangerang Kota Rabu 23 September, Cek Lokasinya

Dia menjelaskan saluran air di kawasan tersebut pun tidak memadai karena hanya memiliki lebar sekira 20 sentimeter. “Karena tertutup oleh pembangunan jalan beton,” imbuh Kustini.

Untuk mengantisipasi banjir, warga membuat penyekat di depan teras mereka. Kemudian, mereka membuat penampungan air yang disedot menggunakan mesin. Namun, cara itu dirasa kurang ampuh karena air tidak dapat tertampung.

“Ini makanya kita semen biar air nggak masuk. Pak RT juga buat penampungan tapi airnya tetap meluber ke lingkungan, mesinnya juga sering rusak,”tutur Kustini.

Derita Flek Paru-paru hingga Penyakit Kulit

Masalah kesehatan juga tak dapat mereka hindari. Mulai dari ISPA hingga penyakit kulit kerap mereka rasakan.
“Itu anak saya yang laki kena flek di paru-paru. Saya juga gatal-gatal ini,” kata Kustini sembari menunjukkan tangan dan kakinya yang terdapat bekas luka kering dan basah karena penyakit kulit.

Pelayanan kesehatan sempat mereka rasakan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang. Namun, itu hanya bertahan sekira setahun. Semenjak Pandemi Covid-19 pelayanan kesehatan sudah tak berjalan.

“Ada kali cuma setahun (2019-2020), itu gratis untuk warga Neglasari. Datang diperiksa dan dikasih obat gratis. Tapi pas Covid-19 sudah tidak ada,” ungkap Kustini.

Warga lainnya Yati sempat mencoba minta solusi kepada Pemkot Tangerang. Kata dia, Pemkot Tangerang berjanji memberikan kompensasi lahan di permukiman tersebut. Namun, hingga saat ini tak kunjung terealisasi.

“Sudah tiga tahun lalu mereka janji bayar lahan kita. Rumah ini mau digusur. Tapi kita belum dapat kabar lagi. Informasi yang kita dapat sih bulan 7 (Juli) mau dibayar tapi belum tahu kita,” katanya.

Yati mengatakan sebagian warga di pemukiman itu sudah pindah karena memiliki rumah di lokasi lain. Namun sebagian lagi, masih menetap dan menunggu kompensasi lahan.

“Itu yang di belakang rumah koh Abeng (rumah yang berdempetan langsung dengan Sampah TPA Rawa Kucing) sudah pindah. Dia punya rumah lagi. Kita kan cuma di sini (rumah) mau pindah kemana,” tutur Yati.

Yati berharap Pemkot Tangerang segera membayar memberikan solusi. Pasalnya, mereka sudah tak tahan lagi.

“Kita mau segera pindah tapi duit nggak punya. Makanya kita nunggu kompensasi saja. Lingkungan di sini sudah tidak sehat,” pungkasnya. (irfan/gatot)

Tags: kecamatan neglasarikota tangerangtpa rawa kucing
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Bunuh Perempuan Muda di Ruko Cipondoh, Seorang Pria Dibekuk Polisi
Headline

Bunuh Perempuan Muda di Ruko Cipondoh, Seorang Pria Dibekuk Polisi

Senin, 28 Sep 2026 18:34 WIB
Maulidur Rasul Fest 1448 H di Citra Raya, Perkuat Masjid sebagai Pusat Peradaban
Kabupaten Tangerang

Maulidur Rasul Fest 1448 H di Citra Raya, Perkuat Masjid sebagai Pusat Peradaban

Senin, 28 Sep 2026 17:26 WIB
Antisipasi Banjir, Pemkot Tangerang Terus Normalisasi Sungai
Headline

Antisipasi Banjir, Pemkot Tangerang Terus Normalisasi Sungai

Senin, 28 Sep 2026 17:21 WIB
Hujan Tak Kunjung Turun, 300 KK di Sodong Tigaraksa Krisis Air Bersih
Kabupaten Tangerang

Hujan Tak Kunjung Turun, 300 KK di Sodong Tigaraksa Krisis Air Bersih

Senin, 28 Sep 2026 17:07 WIB
Buka Porsadin VII Kabupaten Tangerang, Bupati Dorong Santri Berprestasi
Kabupaten Tangerang

Buka Porsadin VII Kabupaten Tangerang, Bupati Dorong Santri Berprestasi

Senin, 28 Sep 2026 16:59 WIB
Tahun Depan, Pemkot Tangsel Tetap Anggarkan Gaji 6.000 Lebih PPPK
Kota Tangsel

Minimnya Retribusi Sampah Disorot DPRD Tangsel, Ini Kata Benyamin Davnie

Senin, 28 Sep 2026 16:19 WIB
Selamat dan Sukses Wisudawan wisudawati Universitas Muhammadiyah Tangerang
Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni
Pajak Daerah BAPENDA Tangerang Selatan
Selamat Memperingati HARHUBNAS 2026 DinHub Kab Tangerang

Berita Pilihan

Gerindra Tetap Teratas, PDI-P dan Golkar Membuntuti

Gerindra Tetap Teratas, PDI-P dan Golkar Membuntuti

Kamis, 24 Sep 2026 08:21 WIB
Anggota DPRD Banten, Musa Weliansyah. (ISTIMEWA)

DPRD Banten Pertanyakan Kekosongan Kepsek Hingga Plt Dirut RSUD

Rabu, 23 Sep 2026 13:57 WIB
PENCANANGAN -- Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, canangkan tiga varietas ubi jalar lokal, di UPT Puskeswan Kecamatan Karangtanjung, Senin (28/9/2026). (ISTIMEWA)

Bupati Dewi Canangkan Tiga Varietas Ubi Jalar Lokal

Senin, 28 Sep 2026 19:45 WIB
Jenguk Balita Stroke Iskemik, Bupati Tangerang Pastikan Pengobatan Gratis

Jenguk Balita Stroke Iskemik, Bupati Tangerang Pastikan Pengobatan Gratis

Rabu, 23 Sep 2026 19:18 WIB

Pimpin HKTI Kabupaten Serang, Muhibbin Dorong Peningkatan Kesejahteraan Petani

Sabtu, 26 Sep 2026 17:05 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.