SATELITNEWS.ID, LEBAK–Warga Kampung Pasir Narimbang, Desa Narimbang Mulia, Kecamatan Rangkasbitung, Lebak dikagetkan dengan ambruknya atap Masjid Jami Nurul Mizan, sekitar pukul 20.40 WIB, Senin (21/6/2021) malam. Penyebabnya, masih misteri, sebab saat kejadian bangunan yang masih kokoh serta tidak dibarengi dengan cuaca ekstrem.
Informasi yang dihimpun, peristiwa yang terjadi selepas jemaah menjalankan salat isya tersebut begitu cepat. Tanpa adanya cuaca ekstrem seperti angin kencang maupun hujan tiba-tiba atap masjid ambruk. Padahal, konstruksi material yang digunakan terbuat dari baja ringan dan menurut warga setempat perbaikannya terbilang masih baru yakni baru empat tahun sejak dibangun delapan tahun lalu. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, karena jemaah sudah meninggalkan lokasi.
“Kejadiannya selepas masjid itu digunakan menjalankan sholat isya, sekitar pukul 20.40 WIB. Saat kejadian masjid dalam keadaan kosong,” kata Ketua RW kampung setempat, Rasimadsari, kepada wartawan.
Ia mengaku kaget dengan peristiwa tersebut. Sebab, sebelum kejadian ia yang terakhir keluar dari masjid tersebut. Setelah berada di rumah beberapa menit, ia mendapat kabar bahwa masjid Jami Nurul Mizan ambruk bagian atapnya.
“Yang terkahir di masjid saya sebelumnya, ada tiga orang juga. Tidak ada hal-hal aneh, sebelum keluar masjid saya matikan lampu. Jadi apa penyebabnya, kami (warga) pun masih belum tahu,” ujarnya.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lebak, Febby Rizki Pratama pun ketika disinggung apa penyebab ambruknya atap bangunan Masjid Jami Nurul Mizan belum bisa menyimpulkan apa yang menjadi faktor utamanya. Namun, beruntung saat kejadian tidak memakan korban jiwa.
Baca Juga: El Nino Mengancam, Polres Lebak Siapkan Sumur Bor
“Belum tahu (penyebabnya). Karena, saat kejadian tidak ada angin kencang maupun hujan deras. Saat ini masih dalam pencarian penyebabnya,” pungkasnya.(mulyana/made)



















