SATELITNEWS.ID, TIGARAKSA— Tiga ruas tol baru akan membelah wilayah pantai utara (Pantura) Tangerang. Ketiga tol itu adalah Tol Kamal-Teluknaga Rajeg-Balaraja (Tol Kataraja), Ruas Tol Semanan-Balaraja dan Ruas Tol Pakuhaji-Sepatan-Timur-Neglasari Bandara Soekarno Hatta. Ketiganya menambah ruas tol baru di Kabupaten Tangerang setelah Tol Serpong-Balaraja (Serbaraja) yang sedang dalam proses pembangunan.
Jalan Tol Kamal-Teluknaga-Rajeg akan dibangun sepanjang 35,6 kilometer. Sementara Tol Semanan-Rajeg-Balaraja sepanjang 21 kilometer dan Tol Pakuhaji-Sepatan Timur 11,5 kilometer. Tol Serpong-Balaraja yang sedang dibangun memiliki panjang 37,6 kilometer.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang Moch. Maesal Rasyid mengatakan rencana pembangunan keempat ruas tol itu sudah melalui kajian mendalam. Sebagian proses perizinan sudah mendapat persetujuan dari kementrian terkait.
“Penetapan lokasi untuk ruas tol sebagian sudah disetujui oleh Gubernur Banten, dimana bakal melintasi sejumlah kecamatan dan desa di dalamnya. Sebagai pemerintah daerah kita terus lakukan monitoring dan evaluasi terkait proyek ini,” terang Maesal Rasyid kepada Satelit News, Kamis (8/7/2021).
Pria yang akrab dipanggil Rudy Maesal ini mengakui, kalau hal ini bagian dari upaya Bupati Tangerang dalam memenuhi kebutuhan sarana infrastruktur transportasi bagi masyarakat Kabupaten Tangerang di masa mendatang.
“Bupati melihat kebutuhan akses jalan atau transportasi akan menjadi kebutuhan jangka panjang yang bakal dinikmati anak cucu kita, karena kita melihat wilayah ini akan terus mengalami perkembangan secara ekonomi dan jumlah populasinya,” paparnya.
Baca Juga: Proyek Hutan Bambu Dianggap Mubazir, Ini Penjelasan Pemkab Tangerang
Moch. Maesal Rasyid menjelaskan, keempat ruas tol ini semuanya di bawah naungan konsorsium perusahaan swasta. Pemkab Tangerang hanya melakukan monitoring dan evaluasi, sehingga Pemerintah Kabupaten Tangerang tidak terlibat dalam urusan pembebasan lahan di wilayah yang menjadi zonasi pembangunan ruas tol yang melintasi kawasan kecamatan, Teluknaga, Pakuhaji, Kosambi, Sepatan Timur, Rajeg, Balaraja serta kecamatan lainnya.
“Tol Serpong Balaraja di bawah konsorsium PT Trans Bumi Serbaraja, Tol Kamal Teluknaga Rajeg Balaraja atau Ruas Tol Kataraja di bawah konsorsium PT Duta Graha Karya, Ruas Tol Semanan Balaraja dikelola oleh konsorsium PT Alam Sutera Realty Tbk, dan Ruas Tol Pakuhaji Sepatan Timur Neglasari Bandara Soekarno Hatta dikelola konsorsium Raharja Bandara Agung,” tegasnya.
Sekretaris Dinas Tata Ruang dan Bangunan Kabupaten Tangerang, Hendri menambahkan, keempat jalan tol tersebut menjawab kebutuhan infrastruktur jalan di Kabupaten Tangerang. Pembangunan tol tersebut akan menambah solusi kemacetan di wilayah Barat hingga wilayah utara Kabupaten Tangerang, sekaligus mendukung pertumbuhan wilayah Bandara internasional Soekarno Hatta.
“Percepatan pembangunan tol ini merupakan salah satu upaya memenuhi kebutuhan masyarakat, akan kebutuhan ruas jalan penghubung antar kecamatan yang begitu luas di Kabupaten Tangerang,” ujar Hendri.
Camat Pakuhaji Asmawi mengakui wilayahnya bagian dari proses perencanaan pembangunan dua ruas jalan tol diantaranya Tol Kamal-Balaraja, dan Tol Pakuhaji-Bandara.
“Tol Kamal Balaraja melintasi 5 desa yaitu Kohod, Kalibatu, Kramat, Sukawali dan Surya Bahari. Sedangkan Tol Pakuhaji bandara melintasi Kohod, Gaga, Rawaboni,” jelas Asmawi.
Baca Juga: Pemkab Tangerang Hibahkan Lahan, Pemprov Banten Bangun Gedung Sekolah
Asmawi menjelaskan, dalam SK yang dikeluarkan pihaknya bagian yang terintegrasi dalam pembangunan ruas tol yang melintasi Pakuhaji, namun dalam kapasitas evakuasi dan monitoring pembangunannya.
“Gubernur yang menetapkan penetapan lokasi titik lintasan, sedangkan kita hanya dilibatkan hanya dalam evaluasi dan monitoring pembangunan. Sedangkan hal lain seperti pembebasan lahan sepenuhnya ditangani konsorsium perusahaan terkait,” tegasnya. (alfian/gatot)
























