SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG—Selama bertahun-tahun Jembatan Cikoter di Kampung Talu, Desa Jiput, Kecamatan Jiput, Kabupaten Pandeglang rusak dan amblas. Sedangkan Pemerintah Kabupaten Pandeglang tak kunjung memperbaiki atau membangun jembatan tersebut. Warga kemudian memilih untuk gotong royong memperbaiki jembatan sepanjang 5 meter itu.
Jembatan Cikoter berada di Kampung Talun, Desa Jiput. Namun perbaikan jembatan itu dilakukan warga Kampung Malangnengah, Desa Salapraya, Kecamatan Jiput. Hal itu dilakukan warga karena jembatan tersebut merupakan penghubung antara jalan Desa Jiput dengan Desa Malangnengah.
Kepala Pemuda Malangnengah, Nana Jumhana mengatakan, warga sangat khawatir dengan kondisi jembatan yang sangat membahayakan. Karena tak kunjung dibangun-bangun baik oleh Pemerintah Desa, Kecamatan dan Kabupaten, akhirnya warga memilih swadaya membangun jembatan tersebut.
“Sudah bertahun-tahun jembatan ini tak dibangun-bangun, padahal kondisinya sudah ada yang bolong dan terancam ambruk. Memang jembatan itu statusnya bukan ada di wilayah kami, tapi itu akses menuju kampung kami. Makanya kami bangun swadaya,” kata Nana, Minggu (11/7/2021).
Pembangunan jembatan yang dilakukan warga itu dilaksanakan pada Rabu-Kamis (7-8 Juli 2021) dengan biaya yang dihabiskan mencapai sekitar Rp5 juta.
“Kami setiap warga iuran seikhlasnya, dan terkumpul sekitar Rp5 juta. Alhamdulillah, uang sebesar itu bisa kami pakai untuk ngecor jembatan tersebut selama dua hari,” jelasnya.
Menurutnya, warga tidak tahu harus sampai menunggu pembangunan jembatan dilakukan Pemerintah. “Kami tidak ingin ada korban jiwa, karena kalau nunggu dibangun Pemerintah Kabupaten Pandeglang tak ada kepastian kapannya,” tandasnya.
Ketua RT Malangnengah, Juned membenarkan, bahwa jembatan itu dibangun dari hasil swadaya masyarakatnya. Ia juga mengaku, sangat mensupport semangat gotong royong warganya tersebut.
“Ya, anggaran pembangunannya dari hasil swadaya, pengerjaannya juga gotong royong warga selama dua hari. Saya selaku RT juga sangat mendukung dan ikut terjun langsung, karena ini kegiatan yang sangat baik,” katanya.
Senada, RW Malangnengah, Opik mengaku, ia juga sangat mendukung dan ikut serta berpartisipasi dalam pembangunan jembatan tersebut. “Tentu kami sangat mendukung itikad baik ini,” katanya. (nipal)