SATELITNEWS.ID, SERPONG UTARA—Sejumlah wanita tani di Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, menerima bantuan Alat Pertanian Hidroponik dari PT Indah Kiat Pulp and Paper – Tangerang Mill. Bantuan berupa dua rangkaian hidroponik dengan 2.000 lubang tanam dan tiga kolam budidaya lele dengan 3.000 bibit.
Warga yang menerima bantuan tersebut yakni Kelompok Tani Amor Pakualam, Serpong Utara. Kelompok lainnya yakni KWT Hijau Kreatif Pakujaya mendapat bantuan tiga rangkaian hidroponik dengan 960 lubang tanam, KWT Mentari Jelupang mendapat satu rangkaian dengan 1.000 lubang tanam, dan KWT Kemangi Pakualam satu rak dengan 320 lubang tanam.
Semua bantuan untuk KWT itu diberikan perusahaan yang memproduksi kertas ini, sebagai bagian Corporate Social Responsibility (CSR) atau tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat di lingkungannya.
Head of Sustainability PT IKPP Tangerang Mill Kholisul Fatikhin, mengatakan, sebelum memberikan bantuan peralatan pertanian dan budidaya lele, pihaknya telah melaksanakan pelatihan tanaman hidroponik beberapa waktu lalu. “Bantuan ini, untuk pemberdayaan masyarakat. Kelompok tani yang sebelumnya telah diberi bantuan agar lebih semangat dan meningkatkan produktivitas,” katanya usai menyerahkan bantuan, Sabtu (10/7/2021).
Beberapa kelompok tani yang bisa mengembangkan hasil taninya diberi tambahan peralatan agar lebih produktif. Sedangkan, kelompok tani yang baru mendapatkan bantuan rangkaian hidroponik maupun kolam lele agar bisa berhasil hingga panen. “Saya berharap ada kemajuan setelah adanya bantuan pelatihan dan juga tambahan modal dari perusahaan,” ucapnya.
Lurah Pakualam Wandi Susanto mengucapkan terima kasih kepada PT IKPP yang telah mau membantu kelompok masyarakat setempat untuk pertanian hidroponik maupun budidaya lele.
Baca Juga: Bupati Serang Salurkan Bantuan Untuk Aceh, Sumut dan Sumbar Rp1,19 Miliar
“Saya harapkan dengan bantuan ini, kemandirian masyarakat dalam usaha kelompok tani ini kian meningkat. Dan bisa mengajak masyarakat lain untuk bergabung dalam kelompok tani ini,” tutup Wandi. (jarkasih)
























