Rabu, 21 Oktober 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Promo Oktober Honda Wahana Artha

Dalam Keadaan Koma, Marsiti Tak Dilayani Delapan RS

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Senin, 12 Jul 2021 11:34 WIB
Rubrik Headline, Kota Tangerang, Metro Tangerang
Dalam Keadaan Koma, Marsiti Tak Dilayani Delapan RS

KRONOLOGI: Anak kelima Marsiti, Harianto saat diwawancarai di rumahnya. Dia menceritakan kronologi meninggalnya Marsiti lantaran tidak mendapat pelayanan medis di rumah sakit karena penuh. (IRFAN MAULANA/SATELITNEWS.ID)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID, TANGERANG–Marsiti (52) hanya terbaring di tempat tidurnya. Sekilas, warga RT 1 RW 2, Kampung Ledug Asem, Kelurahan Alam Jaya, Kecamatan Jatiuwung itunampak tertidur lelap.

Anak-anak Marsiti mencoba membangunkannya. Namun dia tak merespon sama sekali walaupun masih bernafas. Saat itu, Senin (5/7/2021), anak-anaknya baru sadar kalau Marsiti koma.

Mereka pun panik dan mencoba mencari bantuan. Setelah melaporkan kejadian ini kepada RT setempat Marsiti pun langsung ditangani. Ambulans pun datang untuk membawa ibu enam anak ini ke rumah sakit agar mendapatkan penanganan medis.

Dalam perjalanan, anak kelima Marsiti, Herianto yang menemaninya bersama dengan warga lain. Gundah-gulana menghantui perasaan Harianto selama perjalanan. Betapa tidak ? Marsiti merupakan orang tua satunya setelah ayahnya wafat pada 2017 silam.

“Deg-degan saya. Ibu sekarat, koma. Di ambulans saya berdoa saja. Mudah-mudahan bisa ketolong,” ujar Herianto kepada Satelit News di rumahnya, Minggu, (11/7/2021).

Satu per satu rumah sakit mereka sambangi. Namun, tak membuahkan hasil. Dari 8 rumah sakit tak satupun yang bersedia menangani Marsiti. Bukan tanpa sebab, rumah sakit tersebut tak dapat menangani Marsiti lantaran ketersediaan tempat tidur pasien atau Bed Occupancy Rate (BOR) penuh.

Baca Juga: Wali Kota Sachrudin Serahkan Bonus Untuk Peraih Medali Popda dan Peparpeda

“Di Kota Tangerang RSUD Kota, Rumah Sakit Annisa, Rumah Sakit Dinda, RSU Kabupaten Tangerang, EMC, Sitanala terus sisanya saya lupa. Pokoknya penuh semuanya,” kata Herianto.

Di RSUD Kota Tangerang ibunya tidak dapat ditangani lantaran di sana hanya melayani pasien Covid-19. Herianto mengaku pihak rumah sakit sempat memintanya untuk melakukan swab tes di Puskesmas terdekat. Namun dia menolak lantaran ibundanya sudah dinyatakan negatif Covid-19 saat sebelumnya dirawat di Rumah Sakit Sari Asih Ar-Rahmah.

BeritaTerbaru

HPL Tanah Baduy 5.161 Hektare, Begini Harapan Wakil Bupati Lebak

HPL Tanah Baduy 5.161 Hektare, Begini Harapan Wakil Bupati Lebak

Rabu, 21 Okt 2026 18:40 WIB
Turidi Sebut Gedung DPRD Kota Tangerang Bakal Pindah, Ini Tempatnya

Turidi Sebut Gedung DPRD Kota Tangerang Bakal Pindah, Ini Tempatnya

Rabu, 21 Okt 2026 18:25 WIB
Gaji ASN Lewat Kopdes, BPKAD Kabupaten Tangerang Tunggu Arahan Pusat

Gaji ASN Lewat Kopdes, BPKAD Kabupaten Tangerang Tunggu Arahan Pusat

Rabu, 21 Okt 2026 16:35 WIB
Atraksi Terjun Payung Bakal Meriahkan Pembukaan Porprov VII Banten 2026

Atraksi Terjun Payung Bakal Meriahkan Pembukaan Porprov VII Banten 2026

Rabu, 21 Okt 2026 16:30 WIB

“Kalau memang ibu mau masuk harus minta surat izin Puskesmas minta surat pengantar, masuk rumah sakit itu dinyatakan Covid-19. Ada pernyataan itu beneran harus dinyatakan Covid-19. Saya nolaklah sebagai anaknya. mendingan saya pulang,” ungkapnya.

Akhirnya, rombongan ambulans pun membawa pulang kembali Marsiti ke rumahnya dalam keadaan koma. Marsiti pun kembali dibaringkan di tempat tidurnya.

“Dibawa pulang juga tetap saja sama koma,” imbuhnya Herianto.

Marsiti pun dirawat seadanya tanpa penanganan medis. Kata Harianto, ibunya sempat ingin diberikan oksigen dari Rumah Sakit Dinda. Namun dokter enggan mengambil resiko karena keadaannya yang sudah parah.

Baca Juga: Tembus 5 Besar Nasional, Pemkot Tangerang Ukir Prestasi di Ajang PPD Tahun 2026 ‎

“Takut paru-parunya banjir. Karena kan Rumah Sakit Dinda sempet lihat hasil rontgen. Jadi harus ada penanganan khusus nggak bisa sembarang dipasang oksigen,” katanya.

Dua hari setelah kejadian itu Rabu, (7/7/2021) Marsiti pun menghembuskan nafas terakhirnya. Isak tangis kata Herianto saat itu pun pecah. Ibu yang mereka cintai meninggal tanpa sempat mendapat penanganan medis di rumah sakit.

Diketahui, Marsiti menderita komplikasi. Dia memiliki berbagai macam penyakit diantaranya asma, jantung, paru-paru, pendarahan di lambung dan kepala.

“Ibu mah komplikasi ya. yang parah sih asma, lambung pendarahan, di kepala ada luka. Paru-paru ada, jantung ada,” ungkap Harianto.

Sebelumnya, Marsiti sempat mendapat perawatan di Rumah Sakit Sari Asih Ar-Rahmah 10 hari lantaran penyakit tersebut. “3 hari di ruang biasa, terus dipindahkan ke ICU selama 4 hari. Terus dipindahin lagi ke sebelahnya (kamar biasa) total 10 hari,” imbuh Harianto.

Keadaan Marsiti kala itu pun membaik namun masih harus rawat jalan. Bolak balik Marsiti ke Rumah Sakit Sari Asih Ar-Rahmah selama sepekan hingga kedapatan koma di tempat tidur rumahnya.

Kendati demikian, Herianto beserta keluarga mengaku ikhlas. Menurut dia ini merupakan takdir yang tidak dapat dihindarkan.

“Ya saya masalah umur Allah yang ngatur kalau masalah itu saya ikhlas,” tuturnya.

Namun begitu, dia tetap kecewa dengan pelayanan rumah sakit di Kota Tangerang yang minim. Seharusnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang dapat membagikan fokusnya. Fokus untuk penanganan Covid-19 namun tidak juga mengesampingkan pasien umum.

“Kan istilahnya saya bawa ibu sudah nggak berdaya, semua dokter yang saya kasih lihat ditolak. Harapannya dimohonkanlah jangan ada begini lagi. Kan manusia juga pengen diurusin, dapet layanan lebih baik. Dari pada kita (perawatan) dirumah,” katanya. (irfan/gatot)

Tags: pemkot tangerangpenanganan covid-19penanganan medisRSUD Kota Tangerangsurat pengantartempat tidur pasien penuh
Share5TweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Temui Ketua DPRD, Kajari Kota Tangerang Sampaikan Sumbatan Pembangunan
Headline

Temui Ketua DPRD, Kajari Kota Tangerang Sampaikan Sumbatan Pembangunan

Rabu, 21 Okt 2026 16:15 WIB
JPO Depan SDN Cikokol 1 Tangerang Direvitalisasi Akhir Tahun Ini
Kota Tangerang

JPO Depan SDN Cikokol 1 Tangerang Direvitalisasi Akhir Tahun Ini

Rabu, 21 Okt 2026 14:33 WIB
Cegah Ordal, Disnaker Kota Tangerang Gelar Rekrutmen Terbuka untuk Pencaker
Kota Tangerang

Cegah Ordal, Disnaker Kota Tangerang Gelar Rekrutmen Terbuka untuk Pencaker

Rabu, 21 Okt 2026 13:55 WIB
Bupati Tangerang Dorong UMKM Naik Kelas, Tak Cukup Hanya Modal
Headline

Bupati Tangerang Dorong UMKM Naik Kelas, Tak Cukup Hanya Modal

Rabu, 21 Okt 2026 13:52 WIB
KECELAKAAN LALU LINTAS -- Sebuah kendaraan elf yang membawa rombongan peserta manasik haji dari TK Nurul Bahari, Desa Sidakmukti, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, mengalami kecelakaan lalu lintas di depan SPBU Saketi, Rabu (21/10/2026). (ISTIMEWA)
Banten Region

Kendaraan Rombongan Manasik Haji TK Nurul Bahari Sukaresmi Pandeglang Kecelakaan

Rabu, 21 Okt 2026 13:40 WIB
Dua Mantan Kapolda Banten Berturut-turut Jadi Kapolri, Andra Soni Turut Bangga
Banten Region

Pemprov Banten Usulkan Perubahan OPD, Jumlah Dinas dan Badan Bertambah

Rabu, 21 Okt 2026 11:15 WIB
Promo Oktober Honda Wahana Artha Promo Oktober Honda Wahana Artha
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Bank Kerta PT. BPR Kerta Raharja Gemilang
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Pendidikan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perhubungan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perindustrian dan Perdagangan
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang Dinas Perpustakaan dan Arsip
Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja Selamat Hari Jadi ke-394 Kabupaten Tangerang LKM Artha Kertaraharja
500 th Kabupaten Serang Ahmad Muhibbin DPC Gerindra Kab Serang
Selamat Hari Jadi Ke 26 Provinsi Banten DPD HKTI Prov. Banten
Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni Ketua DPD HKTI Prov Banten Andra Soni

Berita Pilihan

Buka BO Akbar RAPI 2026, Bupati Tangerang Dorong Kolaborasi Kedaruratan

Buka BO Akbar RAPI 2026, Bupati Tangerang Dorong Kolaborasi Kedaruratan

Senin, 19 Okt 2026 07:58 WIB
DITEMUKAN WARGA - Sosok bayi laki-laki, ditemukan warga di dalam kantung plastik berwarna merah, di Pantai Bunda, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang. (ISTIMEWA)

Heboh, Bayi Laki-laki Ditemukan Warga di Pesisir Pantai Bunda Panimbang Pandeglang

Senin, 19 Okt 2026 15:50 WIB
GP Ansor Tangsel Akan Gelar Ansor Fest 2026, Rangkul Anak Muda Lewat Budaya dan Kreativitas

GP Ansor Tangsel Akan Gelar Ansor Fest 2026, Rangkul Anak Muda Lewat Budaya dan Kreativitas

Kamis, 15 Okt 2026 12:42 WIB
DITEMUKAN : Korban tenggelam di Danau Retensi KP3B, ditemukan tim pencari. (ISTIMEWA)

Tenggelam di Danau Retensi KP3B, Jaka Wijaya Ditemukan Meninggal Dunia

Selasa, 20 Okt 2026 20:12 WIB
Insentif BI Tarik Modal Asing 9,9 Miliar Dolar AS

Insentif BI Tarik Modal Asing 9,9 Miliar Dolar AS

Rabu, 21 Okt 2026 18:57 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Home
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.