SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Ulah gangster yang membuat onar dan mengganggu aktivitas masyarakat hingga membahayakan nyawa membuat geram warga Kampung Bulakan, Desa Bitung Jaya, Kecamatan Cikupa. Mereka pun menangkap salah seorang anggota kelompok gangster yang sedang konvoi dan berusaha menyerang warga pada Rabu (2/9) malam.
Ketua RT09/RW01, Kampung Bulakan, Desa Bitung Jaya, Kecamatan Cikupa, Fajar menjelaskan peristiwa penangkapan anggota gangster ini bermula saat warga Kampung Bulakan Desa Bitung Jaya sedang kongkow. Lalu, tiba-tiba ada sekelompok gangster yang sedang konvoi, dan menyerang warga dengan menggunakan senjata tajam.
”Jadi awalnya mereka itu konvoi pakai motor sambil bawa senjata tajam dan sempat menyerang warga yang nongkrong dekat warung sini, beruntungnya enggak ada yang kena,” kata Ketua RT09/RW01, Kampung Bulakan, Desa Bitung Jaya, Kecamatan Cikupa, Kamis (3/9).
Setelah kejadian penyerangan tersebut, warga yang kesal langsung melakukan aksi balasan dengan mengejar kelompok gangster tersebut yang akhirnya membuat satu unit sepeda motor milik salah seorang terduga pelaku tertinggal di lokasi kejadian.
“Warga yang kesal langsung mengejar sekelompok gangster tersebut, hingga salah satu kendaraan mereka jatuh dan tertinggal, ” katanya.
Tak berselang lama, salah seorang pelaku kembali ke lokasi kejadian untuk mengambil kembali sepeda motornya yang tertinggal sebelum akhirnya diamankan warga, dan diserahkan kepada pihak Kepolisian Sektor Cikupa.
Baca Juga: Tiga Tahun Tak Periksa Kesehatan, Fajar Manfaatkan CKG Pemprov Banten di Kecamatan Curug
”Selang 10 menit, si pelaku datang kembali. Akhirnya di situlah mulai massa ada yang melakukan pemukulan,” jelas Fajar.
Kanit Reskrim Polsek Cikupa, Ipda Syaiful Rusdiansyah membenarkan adanya peristiwa tersebut. Saat ini, pihaknya telah mengamankan seorang pemuda yang diduga anggota gangster berinisial, F(19), yang sebelumnya sempat diamankan oleh masyarakat setempat.
”Sementara ada satu orang yang sudah kita amankan dan saat ini masih dalam proses pemeriksaan,” jelas Syaiful.
Syaiful mengatakan, bahwa pihaknya sedang melakukan pendalaman terkait kepemilikan sepeda motor dan senjata tajam. Selain itu, Syaiful mengungkapkan, pihaknya akan melakukan peningkatan patroli di titik-titik yang rawan terjadinya aksi tawuran untuk mengantisipasi aksi serupa terulang kembali di wilayah hukumnya.
”Kita akan dalami terkait kepemilikan motor dan sajam yang turut diamankan, serta mengungkap kronologis dan motif yang dilakukan oleh yang bersangkutan. Kami juga mengapresiasi masyarakat atas kepekaannya, atas inisiatifnya melakukan atau membantu mengamankan wilayah,” ungkapnya. (alfian)
























