SATELITNEWS.ID, TANGSEL–Tempat pemakaman umum (TPU) Jombang khusus jenazah Covid-19 nyaris penuh. Pengelola TPU Jombang Tabroni mengungkapkan, saat ini lahan yang tersisa untuk pemakaman jenazah terpapar Covid-19 berkisar puluhan dan dipastikan akan habis dalam waktu satu atau dua hari.
“Lahan tahap satu hampir habis untuk Covid-19. Masih bisa kita cari lahan sedikit-sedikit sambil menunggu tahap dua kita selesaikan. Kita selip-selipin seratus selagi sambil menyiapkan lahan yang baru,” kata Tabroni, Senin (12/7/2021).
Lahan pemakaman mulai habis lantaran adanya peningkatan jumlah jenazah Covid-19 yang dimakamkan di TPU Jombang. Dalam sehari, jumlah jenazah yang dimakamkan terbanyak mencapai 47 orang. Sedangkan rata-rata harian, kini mencapai 40 jenazah setiap harinya.
Meski baru memasuki pertengahan bulan, dalam Juli ini sudah tercatat 435 jenazah. Jumlah tersebut dua kali lipat lebih banyak dibandingkan Juni 2021 yakni 271 jenazah dalam sebulan.
“Meningkat drastis. Bahkan dalam sehari kami memakamkan 47 jenazah dari pagi hingga dini hari. Dalam satu mobil ambulans juga ada yang ditumpuk empat peti jenazah pasien Covid-19,” paparnya.
Masalah lain, mengenai perluasan lahan baru khusus Covid-19 yang tengah dilakukan kini terbentur protes warga. Mereka khawatir karena lahan tersebut berada di dekat pemukiman.
Baca Juga: Tahun Ini, Disperkimta Tangsel Targetkan Perbaiki 329 Rumah Tak Layak Huni
“Namanya pro-kontra pasti ada. Kalau yang dekat dengan pemukiman warga akan dijadikan taman bukan buat makam. Sementara ini sosialisasi sedang dilakukan,” ungkap Tabroni.
Diketahui, saat pihak Pemkot Tangsel menyiapkan lahan pemakaman baru khusus jenazah Covid-19 tak jauh dari TPU Jombang yang terbelah jalan Tol Serpong-Cinere. Di lahan 4.000 meter tersebut diperkirakan dapat menampung 900-1.000 jenazah Covid-19.
Pantauan di area Lahan TPU Jalan Gang Damai RT 05/06, Kelurahan Jombang, Kecamatan Ciputat, tampak sebuah lat berat melakukan pengerukan lahan baru. Pengerukan sudah berjalan sejak empat hari lalu tepatnya sejak Jumat, (09/7/2021).
Kepala Seksi Pemakaman Dinas Pemakaman, Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Perkimta) Tangerang Selatan Nazmudin mengatakan, lahan baru TPU Jombang tersedia sekitar 4.000 meter persegi dan dapat digunakan untuk 1.100 lubang makam. Namun hal ini akan disosialisasikan terlebih dahulu kepada warga kampung Gang Damai hingga tidak ada warga yang menolak.
“Kurang lebih 4000 meter persegi, untuk satu lubangnya rata-rata 3 meter berarti 1.100 lubang yang tersedia. TPU Jombang hari ini selesai untuk yang daratannya tapi masih ada rawa yang kita uruk, kita masih ada lahan yang diatasnya yang parkiran akan kita gunakan nanti karena belum siap,” ujar Nazmudin. Senin (12/7/2021).
Dia menjelaskan, lahan TPU Jombang yang baru akan rampung sekitar seminggu dan bisa digunakan bulan Agustus mendatang. Meskipun TPU Jombang sudah penuh, lahan atas yang digunakan untuk pemakaman umum akan dijadikan pemakan khusus Covid-19 karena dibutuhkan sosialisasi terlebih dahulu.
Baca Juga: Muluskan Program Bedah Rumah, Disperkimta Tangsel Gelar Bimtek
“Mudah-mudahan seminggu ini lahan baru sudah siap. Bulan depan baru bisa dipakai, karena di sana masih bisa kita uruk seperti rawa-rawa. Ini tinggal sehari lagi selesai,” tambahnya.
Selain itu terdapat tanah warga yang disinyalir akan digarap. Menurutnya tanah seluas 700 meter persegi yang diketahui pemiliknya bernama Adelius akan dibebaskan, namun belum sampai tahap pembahasan harga.
“Persis berada berbatasan dengan pagar tol. Itu tanahnya harus dibebaskan, itu sudah kita obrolin sama pemiliknya. Ada 700 meter persegi, untuk harganya baru obrolan aja,” tandasnya. (mg4/jarkasih/gatot)



















