SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Pemilik outlet hewan kurban di depan gedung bekas Puskesmas Pembantu (Pustu) Cipete, Tarwo mengaku terpaksa berdagang di lokasi tersebut. Pasalnya, sudah tidak ada lahan untuk berjualan hewan kurban.
Dirinya sempat mencari-cari lahan di sekitar Kecamatan Pinang namun tak dapat. Pasalnya, kata dia, banyak lahan yang sebelumnya kosong kini sudah terdapat bangunan. “Saya cari Tangerang dan Jakarta. Jakarta kan udah nggak boleh. Jadi agak susah lahannya jadi pindah ke Tangerang,” katanya saat ditemui di lokasi, Kamis, (15/7/2021).
Kemudian, dia melihat ada gedung puskesmas yang menurutnya tak terpakai. Yang dia ketahui Puskesmas tersebut memang tak difungsikan karena kondisinya yang kosong. “Puskesmas udah kosong,” katanya.
Dia mengaku sudah mengantongi izin untuk berjualan hewan kurban di depan Puskesmas Pembantu Cipete dari pihak RT dan RW setempat. “Izin RT sama RW-lah,” imbuh Tarwo.
Pantauan di lokasi, nampak puluhan hewan kurban dijajakan tepat di depan Puskesmas Pembantu Cipete. Dalam berjualan Tarwo dibantu oleh 5 orang pegawainya. “Saya sudah 5 tahun ini berjuang di Tangerang. Jual saat ini 150 kambing disini dan Pasar Kemis,” ungkapnya.
Sebelumnya, Lurah Cipete Solihin Elso mengaku kaget dengan fungsi Puskesmas tersebut yang dijadikan tempat jualan hewan ternak. Pasalnya, tidak ada koordinasi dengan pihak Kelurahan. “Betul (tidak ada koordinasi). Nanti saya tanyakan siapa yang punya. Nanti saya koordinasi dengan ketua RW-nya,” ujarnya. (irfan/made)
Baca Juga: Hingga Hari Keempat, Kebakaran Tumpukan Sampah di Pinang Belum Padam
























