SATELITNEWS.ID, SERPONG—Kapolres Tangerang Selatan (Tangsel), AKBP Iman Imanuddin mengklaim sekitar 50.000 warga di wilayah hukumnya telah mendapat vaksin covid-19. Mereka mengikuti vaksin yang digelar Polres.
“Kalau yang diselenggarakan oleh Polres itu sendiri sudah lima puluh ribuan,” katanya saat ditemui di Mapolres Tangsel.
Mereka terbagi dari dua wilayah administrasi yakni Kota Tangsel dan Kabupaten Tangerang. Catatan pelaksanaan vaksinasi itu didapat dari jajaran kepolisian sektor pada wilayah hukumnya. “Jadi semua di wilayah hukum Polres Tangerang Selatan itu ada dua wilayah administratif, satu Kabupaten Tangerang, satu Kota Tangerang Selatan. Nah di Kota Tangerang Selatan ada 4 Polsek yang menyelenggarakan, kemudian di wilayah Kabupaten Tangerang 5 Polsek yang menyelenggarakan,” jelasnya.
Saat ini pihaknya sedang melakukan penyuntikan vaksinasi dosis kedua bagi 10.000 peserta. Kegiatan tersebut merupakan lanjutan dari program vaksinasi massal yang telah terselenggaran pada beberapa pekan yang lalu. “Ini adalah vaksin kedua dari kegiatan vaksinasi massal 10.000 yang pernah kita lakukan divaksin pertama, Sekarang akan dilaksanakan selama tuga hari berturut-turut, jadi semua di Polsek wilayah Polres Tangsel, jadi ada 10 titik yang melaksanakan vaksinasi,” pungkasnya.
Di tempat terpisah, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran meninjau program vaksinasi covid-19 massal di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Vaksinasi inisiasi Polri tersebut menargetkan mahasiswa, pelajar dan masyarakat sekitar kampus tersebut.
“Sebanyak 1.000 dosis vaksin diberikan kepada mahasiswa, pelajar, masyarakat umum yang ada di sekitar kampus,” ujar Fadil, Sabtu (24/7/2021).
Baca Juga: Polres Tangsel Lakukan Penyelidikan Kasus Oknum Guru Diduga Lecehkan Siswa
Fadil mengatakan pemberian vaksinasi itu bertujuan menekan laju penularan covid-19 dan memberikan edukasi terhadap masyarakat terkait program vaksinasi. Dia pun meminta agar para mahasiswa dan pelajar untuk ikut aktif mengkampanyekan tujuan dan pentingnya vaksinasi kepada masyarakat. “Jadi vaksinasi kampus ini, selain sebagai pusat mercusuar keilmuan, tentu mereka (mahasiswa) bisa mencerahkan masyarakat untuk menerima vaksin ini,” tutur dia.
Fadil menambahkan pentingnya vaksinasi kepada mahasiswa sebagai upaya percepatan herd immunity (kekebalan komunal). “Mudah-mudahan bisa berjalan lancar, herd immunitynya bisa terbentuk semua,” katanya. (jarkasih)


















