SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Warga RT 002/02, Kampung Tarisi, Desa Ciakar, Kecamatan Panongan, mengeluhkan dampak lingkungan yang timbul dari aktivitas pabrik pembuatan gorong-gorong beton atau U-Ditch. Warga sekitar mengaku tidak dapat beristirahat pada malam hari karena suara bising.
Hary salah satu warga mengatakan, sangat terganggu dengan kehadiran pabrik tersebut. Suara bising produksi dan alat berat yang bergetar membuat warga tidak bisa istirahat tenang pada malam hari.
“Kadang aktivitasnya sampai jam 1 malam. Suara bising nya menggangu istirahat kami,” keluh Hary kepada wartawan, Senin (9/8).
Hary mengaku, sebenarnya tidak mempermasalahkan adanya pabrik tersebut. Namun alangkah baiknya, aktivitasnya tidak mengganggu ketenangan warga.
Menurut Hary, warga bersama ketua RT pernah mendatangi perusahaan tersebut menyampaikan keluhannya untuk mencari solusi. Namun berujung buntu karena pihak perusahaan enggan menanggapi keluhan warga.
“Tidak ada solusi. Jawaban dari pihak perusahaan katanya mereka tidak mau diatur,” ungkap Hary.
Baca Juga: ALVAboard Rekosistem Perkuat Ekosistem Sirkular, Dorong Industri Hijau di Asia Tenggara
Sementara itu, kepada wartawan, Santo selaku penanggung jawab perusahaan tersebut saat dikonfirmasi membantah aktivitas perusahaannya mengganggu warga sekitar.
“Perusahaan kami sudah berjalan empat tahun. Kalau mau ada keluhan warga kenapa baru sekarang. Intinya kami tidak mau ribut dengan warga,” pungkasnya. (aditya)
























