SATELITNEWS.ID, SERANG – Sebanyak tiga desa di Kecamatan Baros, Kabupaten Serang, dilanda banjir pada Senin (9/8/2021) malam. Banjir tersebut, dipicu akibat meluapnya irigasi sekitar setelah diguyur hujan deras.
Dari informasi, pada pukul 19:30 WIB sampai pukul 22:30 WIB, hujan dengan intensitas tinggi mengguyur wilayah Baros.
Kemudian tak berselang lama, air dari irigasi meluap dan merendam beberapa rumah warga dengan rata-rata tinggi muka air (TMA) 30-80 centimeter.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab. Serang, Nana Sukmana Kusuma membenarkan adanya banjir tersebut.
Kata Nana, ada tiga desa yang dilanda banjir, yakni Desa Sukamanah berlokasi di Kampung Siliwung RT 001/005 dengan ketinggian air 10 – 60 centimeter. Korban terdampak ada sebanyak 30 Kepala Kepala (KK) dan kantor KUA.
Desa Baros, Kampung Pulokiong, RT 006/001 korban Terdampak sebanyak 30, jiwa 100 dengan ketinggian air 10 sampai 50 centimeter. Kemudian Desa Panyirapan berlokasi di Kampung Cipanganten.
Baca Juga: Bedolan Pamarayan Kabupaten Serang, Tradisi Turun Temurun yang Dinanti Masyarakat
Nana mengungkapkan, sekitar pukul 23:00 WIB BPBD Kabupaten Serang memberangkatkan personil guna melakukan pemantauan dan olah data di lokasi kejadian.
“Pukul 23:30 WIB BPBD Kabupaten Serang, tiba di lokasi dan langsung melakukan olah data di Desa Baros,” katanya.
Selain di Baros, kata Nana banjir juga terjadi di Kampung Citeureup, Desa Kadubeureum, Kecamatan Pabuaran. Ada tiga KK yang terkena dampak.
“Air berangsur surut pada pukul 22:30 WIB, tidak ada korban jiwa. Warga masih tinggal di rumahnya masing-masing,” tuturnya.
Sementara itu, Operator Pusdalops BPBD Kab. Jhony E Wangga mengatakan, banjir di baros dan pabuaran saat ini sudah surut.
“Itu mah cuma lewat doang, untuk baros luapan sungai Cipareang, kalau Pabuaran itu hanya genangan,” pungkasnya. (sidik/mardiana)
Baca Juga: Wujudkan Smart City, Diskominfosatik Kabupaten Serang Akan Bina 326 Desa

















