SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Pemerintah Kota Tangerang menargetkan 95.737 pelajar tingkatan SMP/Mts mengikuti vaksinasi tahun ini. Sejak dimulai pada 19 Juli 2021 lalu, sebanyak 69.516 siswa SMP di Kota Tangerang atau 73 persen dari target telah tervaksinasi tahap 1.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin mengatakan 77.278 pelajar SMP sudah divaksin. Sebanyak 69.516 siswa sudah tervaksinasi dosis satu dan 7.762 siswa sudah tervaksinasi dosis dua. Sedangkan, yang belum tervaksinasi tercatat sekitar 26.042 pelajar.
“Sekiranya, sudah 26 hari vaksinasi pelajar berlangsung di Kota Tangerang. Kita laksanakan hampir setiap harinya dengan rata-rata 2.000 hingga 3.000 dosis dikeluarkan Dinas Kesehatan, dalam capaian kategori pelajar ini,” ungkap Jamaludin seperti dilansir tangerangkota.go.id, Jumat (13/8/2021).
Untuk mengejar 26 ribu siswa yang belum tervaksinasi, Dindik melakukan beragam sosialisasi dan pendekatan kepada siswa dan wali murid terkait pentingnya vaksinasi untuk kesehatan anak di massa pandemi Covid-19 saat ini. Menurut Jamal, Dindik Kota Tangerang akan terus memaksimalkan vaksinasi pelajar, sampai seluruh cakupan terpenuhi.
“Mereka yang belum vaksinasi, karena memang sekolahnya masih dalam daftar giliran, ada juga yang punya komorbit, ada juga yang masih belum dibolehkan dengan orangtuanya. Tapi kami, terus melakukan pendekatan dan sosialisasi terkait vaksinasi kepada sekolah, orangtua dan hingga para siswanya,” jelas Jamal.
Lanjutnya, jika vaksinasi sudah mencapai 100 persen, memang tidak menutup kemungkinan bisa dilakukannya pembelajaran tatap muka. Namun kata Jamal, hal tersebut masih harus menunggu situasi PPKM Kota Tangerang berada di level 2, serta adanya persetujuan dari Pemerintah Pusat, Provinsi dan Kota Tangerang.
“Untuk menempuh proses pembelajaran tatap muka pun, Dindik Kota Tangerang nantinya juga harus lebih dulu mengirim angket, terkait orang yang memperbolehkan atau tidaknya sang anak masuk sekolah tatap muka. Jadi, nantinya tidak ada pemaksaan dan selebihnya juga harus dipersiapkan lebih matang,” katanya. (gatot)