SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG–Para korban kebakaran di Kampung Nyalindung, Desa Sindangresmi, Kecamatan Sindangresmi, Kabupaten Pandeglang, yang terjadi Kamis (19/8/2021) lalu, diberi bantuan kedaruratan oleh Dinas Sosial (Dinsos) Pandeglang.
Kepala Dinsos Pandeglang, Nuriah mengaku, sudah terjun langsung ke lokasi kebakaran, Jumat (20/8/2021) lalu, sambil membawa bantuan sementara baik kebutuhan logistik, maupun peralatan dapur untuk para korban kebakaran.
“Kejadiannya hari Kamis. Hari Jumat kami langsung ke sana, memberi bantuan dari Bupati Pandeglang. Semoga para korban, tetap bersabar atas musibah yang dialaminya,” kata Nuriah, Minggu (22/8/2021).
Selain memberikan bantuan sementara, pihaknya juga bakal memberikan bantuan untuk membangun kembali rumah para korban sebesar Rp 5 Juta.
Namun bantuan yang bakal dikucurkan dari dana bencana yang tak direncanakan itu kata Nuriah, harus membuat proposal dengan persyaratan yakni, membuat kronologis kejadian, foto lokasi kejadian baik dari depan, belakang, kanan dan kiri, RAB (rencana anggaran biaya) ditandatangani keluarga yang terkena musibah, dan diketahui pihak Kecamatan, lapiran KTP, KK, Relening Bank dan nomor handpone korban atau keluarga yang ada di Kartu Keluarga (KK), dan Proposal ditunjukan kepada Bupati Pandeglang Cq Kepala Dinsos Pandeglang.
“Setelah itu, tim dari Dinsos akan verifikasi administrasi dan lapangan. Kemudian di buat berita acara, hasil verifikasi untuk selanjutnya diusulkan ke Bupati Pandeglang, untuk ditetapkan penerima dengan besaran sebesar Rp 5 juta, yang rusak berat. Bantuan akan ditransfer oleh BPKD ke rekening Bank penerima,” tambahnya.
Baca Juga: Sesuaikan Standar Gizi Seimbang, SPPG Kolelet Pandeglang Sajikan Menu Variatif
Ditegaskan mantan Camat Cimanuk ini, adanya proses itu karena uang yang diberikan itu, bakal di audit penggunaannya. Selain itu, ia juga tak mengharapkan adanya pemotongan. Makanya uangnya di transfer lewat rekening pribadi korban.
“Saya tekankan, jangan sampai ada pemotongan oleh siapapun. Pokoknya harus langsung dibelanjakan, untuk bahan material rumah. Karena harus dipertanggungjawabkan penggunaannya,” ujarnya lagi.
Selain Dinsos Pandeglang yang memberikan bantuan, para pihak lainnya-pun telah membantu para korban kebakaran itu. Salah satunya, dari Kampung Siaga Bencana (KSB) Kabupaten Pandeglang.
Koordinator KSB Kabupaten Pandeglang, Beni Madsira mengatakan, selain bantuan tenaga untuk melakukan pembersihan puing-puing sisa kebakaran, pihaknya juga memberikan bantuan sembilan bahan pokok (sembako) kepada para korban.
“Sudah sepantasnya kita semua bergerak, membantu saudara kita yang terkena musibah. Kami siap membantu dari segi tenaga, dan Alhamdulillah kami juga membantu sembako untuk para korban. Mudah-mudahan, itu membantu meringankan beban mereka,” ujar Beni.
Diberitakan sebelumnya, sebanyak tujuh rumah milik warga Kampung Nyalindung, Desa Sindangresmi, Kecamatan Sindangresmi, Kabupaten Pandeglang, ludes dilalap si jago merah, Kamis (19/8/2021) sekitar pukul 11.00 WIB.
Baca Juga: 5 Jurnalis Hilang Kontak, Anggota SMSI-PWI Pandeglang Panjatkan Doa Keselamatan Bersama
Menurut informasi yang dihimpun, dari jumlah tujuh rumah yang terbakar itu, lima rumah ludes terbakar hingga rata dengan tanah dan dua rumah lagi hanya sebagian saja yang terbakarnya. Ketujuh rumah itu milik, Basit, Santi, Ruman, Suheng, Januari, Saliyaman, dan Jumhadi.
Bahkan bukan hanya rumah saja yang ludes terbakar, harta benda milik Basit yakni gabah 1 ton dan uang Rp 25 juta, harta benda Santi gabah 8 ton, uang Rp 30 juta dan emas 200 gram, milik Ruman berupa gabah 2 ton dan uang Rp 5 juta, milik Suheng berupa gabah 1 ton dan 2 juta dan milik Januari gabah 1 ton dan uang Rp 71 juta. (nipal)
























