SATELITNEWS.ID, SERANG–Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Serang, mengapresiasi Kabupaten Serang diusianya yang saat ini menginjak 495 tahun. Karena sudah banyak menunjukan kemajuan. Namun demikian, ada beberapa pekerjaan rumah (PR) yang mesti segera dituntaskan.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Serang, Mansur Barmawi mengatakan, jika dilihat dari usianya Kabupaten Serang memang sudah sangat tua. Oleh karena itu, menurut politisi PKS ini jika dibanding dengan usianya, hasil kinerjanya pemerintah masih sangat jauh.
Akan tetapi, jika dibandingkan dengan periode sebelumnya, kemajuan Kabupaten Serang kini sudah banyak, dan prestasi juga sudah banyak.
“Kami mengucapkan apresiasi kepada Pemda, baik periode bu Tatu, Pak Taufik Nuriman dan periode sebelumnya. Semunya punya prestasi masing – masing,” kata Mansur, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (7/10/2021).
Menurutnya, untuk pembangunan infrastruktur seperti jalan, sebagian besar sudah mantap. Kemudian bidang perekonomian, terus didorong untuk berkembang. Hanya saja, masih ada beberapa yang perlu diselesaikan, yang pertama adalah pengelolaan sampah.
Kata Mansur, Pemkab Serang harus memberikan perhatian serius terhadap persoalan sampah tersebut. “Kita lihat pembangunan pemukiman. Dimana-mana sudah luar biasa berkembang terus. Kemudian industri terus berkembang, nah ini akan punya dampak terhadap lingkungan,” tuturnya.
Baca Juga: HUT Kabupaten Serang, Berbagai Jenis Bantuan Disalurkan ke Masyarakat
Selain itu, kata Mansur, eksploitasi sumber daya alam juga harus mendapat perhatian Pemda. Ia menyontohkan, di daerah Bojonegara dan Pulo Ampel, banyak eksploitasi terhadap Sumber Daya Alam seperti batu, tanah urug dan pasir.
“Ini harus dikontrol oleh Pemda, perizinan dan lain sebagainya, harus diperhatikan. Jadi jangan sampai ada eksploitasi tanpa ada batas, ini akan menimbulkan kerusakan lingkungan. Kalau sekiranya akan merusak lingkungan, harus di setop,” tuturnya.
Kemudian berkaitan dengan investasi juga, harus ada kendali. Jangan sampai industry-industri menimbulkan pencemaran, terhadap lingkungan baik air ataupun udara.
“Sebetulnya (pencemaran) ini sudah dirasakan, seperti Sungai Ciujung sudah tercemar, kondisi udara semakin panas, lingkungan nggak rapi. Ini dampak yang harus menjadi perhatian Pemda,” tandasnya.
Selanjutnya, adalah persoalan pengangguran. Menurut Mansur, wilayah Kabupaten Serang yang notabene terdapat industry, tentunya bisa dijadikan sarana menurunkan tingkat pengangguran.
“Jadi dampak positifnya, harus kita dapatkan. Pemda harus bisa manfaatkan, dengan rekrut warga Kabupaten Serang untuk menjadi tenaga kerja di perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Serang, kemudian pariwisata juga dikembangkan,” ujarnya.
Baca Juga: Doa Bersama bagi Jurnalis yang Hilang di GAK pada Acara Maulid Nabi Muhammad SAW
Mansur juga berharap, Pemkab Serang segera menyelesaikan Pembangunan Pusat Pemerintah (Puspemkab) Serang. “Kita jangan keasikan, alasan susah anggaran,” imbuhnya. (sidik)
























