Rabu, 9 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Dinkes Diminta Tegur Puskesmas Cikuya

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Senin, 15 Nov 2021 09:53 WIB
Rubrik Headline, Kabupaten Tangerang, Metro Tangerang
Dinkes Diminta Tegur Puskesmas Cikuya

PUSKESMAS CIKUYA: Suasana di halaman depan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Cikuya, Kecamatan Solear. (DOKUMENTASI/SATELITNEWS.ID)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Sarekat Mahasiswa Demokratik (SMD) Kabupaten Tangerang meminta agar Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang turun tangan, terkait adanya dugaan kelalaian oknum di Puskesmas Cikuya berupa kesalahan dalam diagnosis terhadap seorang remaja berinisial SN (14).

Ketua Umum SMD Kabupaten Tangerang, Fajar Rahman mengatakan, apa yang dilakukan oleh oknum Puskesmas Cikuya, Kecamatan Solear merupakan kesalahan fatal. Pasalnya, bagaimana bisa Puskesmas yang diisi oleh orang yang berkompeten dibidangnya bisa salah dalam diagnosis.

Menurut Fajar, permasalahan yang diduga melibatkan oknum di Puskesmas Cikuya ini sudah sepantasnya menjadi perhatian dari Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang. Karena, kata dia, akibat dari dugaan kesalahan diagnosis tersebut, korban harus mengalami keterlambatan penanganan medis.

“Dinas Kesehatan yang membawahi Puskesmas harus turun langsung untuk menyelesaikan masalah ini. Jika memang diperlukan, copot Kepala Puskesmas beserta jajaran yang telah abai terhadap pelayanan kepada masyarakat,” kata Fajar kepada Satelit News, Minggu (14/11).

Lebih lanjut Fajar mengungkapkan, setelah dia mengirim surat laporan serta permintaan klarifikasi ke Puskesmas, pihak Puskesmas seketika mendatangi rumah korban di hari yang sama. Pihaknya menilai, sikap Puskesmas yang mendatangi rumah korban tersebut menjadi pertanda, bahwa hal tersebut memang benar sebuah kesalahan.

“Memang sudah menjadi karakteristik bagaimana bobroknya sistem layanan publik, terutama di sektor kesehatan seperti rumah sakit. Kalau tidak viral terlebih dahulu, maka mereka tidak akan turun langsung,” tuturnya.

Baca Juga: Pura-Pura Tes Motor dan Dibawa Kabur, Seorang Pria di Solear Ditangkap Warga

Fajar menilai, dari namanya sudah jelas Pusat Kesehatan Masyarakat, maka secara fungsi memberikan pelayanan kesehatan secara menyeluruh dan terpadu kepada masyarakat di wilayah kerjanya. Selain itu, juga melaksanakan diagnosa sedini mungkin terhadap masyarakat sebagai penerima layanan.

“Jadi, jika secara fungsi tidak dapat menjalankannya dan diperparah dengan dugaan adanya salah diagnosis, sudah dipastikan memang ada yang salah dengan standar operasional yang ada,” tegasnya.

BeritaTerbaru

MEMIMPIN RAKOR : Gubernur Banten Andra Soni (kanan), memimpin rakor pemantauan aktivitas GAK. (ISTIMEWA)

Kasus ISPA Capai 4.500, Pemprov Banten Perpanjang PJJ

Rabu, 9 Sep 2026 10:00 WIB
Jenazah 2 Hari Tertahan di Bandara Soekarno-Hatta, Keluarga Tanggung Biaya Tambahan

Jenazah 2 Hari Tertahan di Bandara Soekarno-Hatta, Keluarga Tanggung Biaya Tambahan

Rabu, 9 Sep 2026 07:57 WIB
SIM Keliling Tangerang Selatan Senin 7 September 2026, Lokasi dan Jadwalnya

SIM Keliling Tangerang Selatan Rabu 9 September 2026, Cek Lokasinya

Rabu, 9 Sep 2026 07:49 WIB
SIM Keliling Kota Tangerang Senin 7 September, Cek Lokasinya

SIM Keliling Kota Tangerang Rabu 9 September, Cek Lokasinya

Rabu, 9 Sep 2026 07:36 WIB

Sementara itu, Kepala Puskesmas Cikuya, Kecamatan Solear, Mutmainah mengatakan, pihaknya siap memberikan keterangan secara langsung pada Senin (15/11) mendatang di Puskemas Cikuya, Kecamatan Solear. “Untuk konfirmasi berita ini mungkin bisa datang langsung ke Puskemas bertemu dengan saya langsung,” tegasnya.

Terpisah, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang, Ahmad Supriadi mengatakan, bahwa kesalahan diagnosis yang dilakukan oleh Puskesmas Cikuya, kemungkinan dikarenakan kurangnya alat dan fasilitas pendukung.

Maka dari itu, atas nama Anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Ahmad Supriyadi mengatakan, akan menginformasikan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang agar dapat ditindaklanjuti terkait dugan kesalahan diagnosis di Puskesmas Cikuya, agar penanganan pasien bisa berjalan dengan maksimal.

“Begini, pemeriksaan penyakit dalam itu membutuhkan peralatan yang cukup, dan harus didukung fasilitas laboratorium. Kesalahan di Puskesmas tidak menutup kemungkinan akibat keterbatasan alat dan fasilitas. Saya akan infokan hal ini ke Dinkes agar dapat ditindaklanjuti,” tegas Supriadi.

Baca Juga: 48 Jam Pabrik Plastik di Balaraja Tangerang Terbakar, 33 KK Diungsikan

Selain itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang belum memberikan komentar apapun saat dihubungi Satelit News, via telepon.

Sebelumnya diberitakan, seorang remaja berinisial SN (14) asal Kecamatan Solear, diduga menjadi korban salah diagnosis yang dilakukan oleh pihak Puskesmas Cikuya. Akibat hal itu, pasien harus mengalami keterlambatan penanganan medis.

Dari hasil diagnosis salah satu oknum pegawai Puskesmas, menyatakan bahwa pasien mengalami flek paru dan selanjutnya diarahkan untuk melakukan pemeriksaan BTA (cek dahak). Pada pemeriksaan rontgen ke-2, di RS. Hermina diketahui bahwa pasien yang berinisial SN mengalami gagal ginjal. (alfian/aditya)

Tags: cikuyakabupaten tangerangpuskesmas
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Gandeng Bank Nasional, Alam Sutera Group Expo 2026 Targetkan Penjualan Rp300 Miliar
Bisnis

Gandeng Bank Nasional, Alam Sutera Group Expo 2026 Targetkan Penjualan Rp300 Miliar

Selasa, 8 Sep 2026 21:15 WIB
YSH Bantah Isu Perpindahan Siswa Dampak Konflik dengan UIN Jakarta
Edukasi

YSH Bantah Isu Perpindahan Siswa Dampak Konflik dengan UIN Jakarta

Selasa, 8 Sep 2026 20:53 WIB
Pura-Pura Tes Motor dan Dibawa Kabur, Seorang Pria di Solear Ditangkap Warga
Kabupaten Tangerang

Pura-Pura Tes Motor dan Dibawa Kabur, Seorang Pria di Solear Ditangkap Warga

Selasa, 8 Sep 2026 20:47 WIB
48 Jam Pabrik Plastik di Balaraja Tangerang Terbakar, 33 KK Diungsikan
Kabupaten Tangerang

48 Jam Pabrik Plastik di Balaraja Tangerang Terbakar, 33 KK Diungsikan

Selasa, 8 Sep 2026 20:25 WIB
40 Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang Dapat Beasiswa S1 Gratis
Edukasi

40 Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang Dapat Beasiswa S1 Gratis

Selasa, 8 Sep 2026 20:12 WIB
Lapangan Basket Ahmad Yani Kota Tangerang Ditutup Sementara
Bola & Sport

Lapangan Basket Ahmad Yani Kota Tangerang Ditutup Sementara

Selasa, 8 Sep 2026 20:01 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Belum Daftar SLHS, 1.999 Dapur MBG Ditutup Sementara

Belum Daftar SLHS, 1.999 Dapur MBG Ditutup Sementara

Rabu, 9 Sep 2026 07:42 WIB
Tiga Tahun Tak Periksa Kesehatan, Fajar Manfaatkan CKG Pemprov Banten di Kecamatan Curug

Tiga Tahun Tak Periksa Kesehatan, Fajar Manfaatkan CKG Pemprov Banten di Kecamatan Curug

Kamis, 3 Sep 2026 20:21 WIB
Anggaran Pembangunan Irigasi Capai Rp520,83 Miliar, Dibiayai APBN dan APBD Banten

Anggaran Pembangunan Irigasi Capai Rp520,83 Miliar, Dibiayai APBN dan APBD Banten

Kamis, 3 Sep 2026 11:57 WIB
Abu Vulkanik GAK Masih Menyebar, DLH Lebak Pantau Kualitas Udara

Abu Vulkanik GAK Masih Menyebar, DLH Lebak Pantau Kualitas Udara

Senin, 7 Sep 2026 19:41 WIB
Pemprov Banten Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh

Pemprov Banten Terapkan Pembelajaran Jarak Jauh

Minggu, 6 Sep 2026 21:14 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.