SATELITNEWS.ID, PAMULANG—Tiga bakal calon Ketua Umum KONI Kota Tangsel telah mengembalikan formulir pendaftaran. Pendaftaran dibuka pada Jumat dan ditutup Minggu (24-26/12/2021) di Sekretariat KONI Kota Tangsel.
Pendaftar pertama pada Jumat yakni Hamka Handaru. dia diantar para pendukung berasal dari 35 cabang olahraga (Cabor). Kemudian pendaftar kedua, Udung Dharma Sukarna dan dilanjut pada hari Sabtu, pendaftar ketiga Harry Sutanto. Udung dan Harry Sutanto mengembalikan formulir pada Minggu. Sedangkan Hamka menyerahkannya pada Sabtu (25/12/2021) yang diterima langsung oleh Sekretaris Fachruddin Zuhri.
Ketua Tim Penjaringan dan Penyisihan (TPP), Suryadi Nian menjelaskan, sejak dibuka hingga penutupan ada tiga bakal calon yang mengembalikan formulir pendaftaran. Selanjutnya seleksi berkas, yang mana para calon wajib menyertakan dukungan minimal 10 cabor dari total kurang lebih 48 cabor. Jika kurang dari 10 secara otomatis tidak masuk penjaringan karena secara administrasi tidak memenuhi persyaratan.
“Kami telah menerima tiga bakal calon yang telah mengambil formulir, termasuk telah mengembalikan hingga batas terkhiar yakni Minggu (26/12) pukul 16.00 WIB. Tahap selanjutnya kami akan menyeleksi berkas, termasuk SK dukungan para cabor, tentunya sesuai dengan surat keputusan (SK) Cabor yang masih berlaku,” kata Suryadi.
Alasan mengapa kesannya terburu-buru, mantan anggota DPRD Provinsi Banten ini menegaskan, tidak ada waktu lagi dan harus dilaksanakan akhir tahun ini untuk menggelar Musyawarah Olahraga Kota (Musorkot) pada 28-29 Desember ini. “Kita kebut karena waktunya memang tidak panjang. Maka kami gelar secara marathon,” imbuhnya.
Bakal Calon Hamka Handaru mengaku saat ini telah mengantongi 35 dukungan dari para cabor. Dukungan itu tertuang dalam surat dari masing-masing cabor. “Kita punya visi dan misi memajukan Kota Tangsel ini. Dengan strategi menuju KONI Satu yakin selalu bersinergi dengan seluruh cabor. Kenapa kita harus berjuang bersama, karena KONI harus bersatu, tidak dapat berjalan sendiri. Dengan kolektif kolegial memajukan Kota Tangsel,” ujarnya.
Baca Juga: Pembebasan Lahan PSEL Cipeucang Tunggu Penetapan Lokasi
Visi misi KONI harus transparan, katanya lagi, ingin membuat atlet hingga tingkat nasional dan internasional. Misi membuat modernisasi dalam olahraga, kemudian, Kota Tangsel menjadi destinasti olahraga, industri olahraga dengan didukung teknoloogi harus bisa maju. “Mudah-mudahan dengan dukungan Pemkot Tangsel ini bisa kita capai. Dengan didukung SDM dan potensi yang ada,” tambahnya.
Dirinya juga berkomitmen untuk memberikan hadiah yang layak bagi atlet berprestasi. Melalui pola keterbukaan informasi bagi atlet berprestasi, agar ada integrasi pemerintah dan pihak swasta. Dengan demikian akan banyak apresiasi. “Maka akan diterapkan asas keadilan bagi atlet yang berprestasi, maka kita akan urus dengan baik supaya tidak ada atlet yang lari dari Kota Tangsel,” bebernya.
Sedangkan Udung Dharma Sukarna menjelaskan, latarbelakang dirinya masuk dalam daftar calon ketua umum KONI yakni ingin memberi pemahaman dalam berdemokrasi. Dia tidak cari menang dan kalah. “Tujuan bukan menjadi ketua KONI Tangsel. Tapi ingin memberikan contoh untuk para cabor. Saya datang tidak ada yang mengantar. Saya ingin memberikan perubahan. Jika memang tidak diterima perubahan itu persoalan lain. Tapi ingin memperlihatkan kepada masyarakat inilah demokrasi. Jadi mari kita jaga silaturahmi. Kita hidupkan suasana kekeluargaan,” pesannya. (din/dm/bnn)
