Selasa, 8 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Warga Tangsel Keluhkan Kenaikan Harga Pertamax

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Rabu, 10 Jun 2026 16:15 WIB
Rubrik Headline, Kota Tangsel, Metro Tangerang
Warga Tangsel Keluhkan Kenaikan Harga Pertamax

Warga Tangerang Selatan mengisis BBM di SPBU Pertamina. (EKO SETIAWAN/SATELIT NEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGSEL—Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi menuai keluhan dari sejumlah warga di Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Harga Pertamax mengalami kenaikan dari Rp12.300 per liter menjadi Rp16.250 per liter. Sementara itu, Pertamax Green 95 juga naik dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.
 
Perubahan harga tersebut diketahui terjadi, pada Rabu (10/6/2026) pukul 00.00 WIB. Kenaikan harga ini dinilai semakin membebani masyarakat, khususnya kalangan berpenghasilan rendah yang saat ini juga dihadapkan pada kenaikan harga kebutuhan pokok.
 
Rafli (53), warga Serpong mengaku keberatan dengan kenaikan harga BBM nonsubsidi tersebut. Menurutnya, kondisi ekonomi masyarakat saat ini sudah cukup sulit sehingga kenaikan harga bahan bakar semakin menambah beban pengeluaran.
 
“Iya keberatan, apalagi rakyat kecil boro-boro untuk makan aja apa-apa sekarang naik. Jadi rakyat kecil makin lama makin digencet,” ujarnya saat ditemui seusai mengisi BBM di kawasan Serpong, Rabu (10/6).
 
Meski demikian, ia menyadari masyarakat tidak memiliki banyak pilihan selain mengikuti kebijakan yang berlaku. “Iya bagaimana lagi namanya rakyat kecil harus nurutin, harusnya sih harganya turun,” katanya.
 
Rafli mengaku baru mengetahui adanya kenaikan harga Pertamax saat berada di SPBU. Ia menilai harga Pertamax sebenarnya masih sebanding dengan kualitas yang ditawarkan, namun lonjakan harga kali ini cukup terasa bagi masyarakat.
 
“Ada kenaikan harga saya baru tau di sini. Biasanya memang isi Pertalite tadi lagi habis, tadi isi Rp20 ribu kok sebentaran amat. Harga Pertamax lumayan tergantung kualitasnya sih,” jelasnya.
 
Warga Ciater, Yudi (28) mengaku telah mengetahui kabar kenaikan harga Pertamax. Namun, ia tidak terlalu terdampak karena saat ini menggunakan Pertalite untuk kendaraan bermotornya.
 
Menurut Yudi, dirinya sebelumnya merupakan pengguna Pertamax. Namun, ia memutuskan beralih ke Pertalite setelah mencuatnya isu terkait kualitas bahan bakar beberapa waktu lalu.
 
“Saya sebelumnya memang isi Pertamax, tetapi setelah ada kasus Pertamax dioplos, saya mengisi Pertalite sampai sekarang,” katanya.
 
Hal serupa diungkapkan Resty Jelita Chintya (27), dirinya mengaku kaget adanya kenaikan harga BBM secara mendadak untuk jenis non subsidi. Menurutnya, tidak semua masyarakat yang menggunakan Pertamax merupakan orang yang mampu dari segi ekonomi.
 
“Sebel sih, kan ngga semua motor bisa pake Pertalite. Salah satunya motor saya, kalau dipakein bunyi mesinnya beda. Pasti akan lebih boros, ada alokasi yang harus lebih besar ke uang bensin,” sebut wanita yang tinggal di wilayah Ciputat tersebut.
 
Dirinya berharap semestinya pemerintah lebih bijak dalam mengambil tindakan, terlebih yang sangat berkaitan dengan masyarakat. Walaupun begitu, Resty enggan sepeda motornya diisi bahan bahan bakar jenis Pertalite.
 
“Pemerintah harus berpikir dan harus bijak, nggak semua orang pake bensin yamg non subsidi itu adalah orang mampu. Sejauh ini masih belum, karena takut mesin motor rusak,” paparnya.
 
Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun menjelaskan bahwa penyesuaian harga BBM non subsidi mengikuti regulasi yang berlaku dan merupakan bagian dari implementasi tata kelola energi yang bertujuan untuk menjaga keseimbangan antara keberlangsungan bisnis, kualitas layanan, dan kepastian pasokan energi bagi masyarakat.
 
Penyesuaian harga ini diputuskan setelah dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator dan dilakukan sesuai mekanisme evaluasi berkala yang mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia serta harga pasar keekonomian.
 
“Harga jual tersebut diputuskan dengan tetap dikoordinasikan dengan pemerintah sebagai regulator, dan menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan penyediaan energi dan distribusi BBM berkualitas bagi masyarakat terus berjalan optimal,” ujar Roberth dalam keterangan yang diterima.
 
Kata dia, Pertamina Patra Niaga berupaya menjaga ketersediaan dan kualitas produk BBM di seluruh wilayah Indonesia, sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik.
 
“Kami memastikan pasokan Pertamax dan Pertamax Green tetap aman serta tersedia di jaringan SPBU Pertamina. Masyarakat dapat memperoleh informasi harga BBM terbaru melalui kanal resmi Pertamina, Pertamina Patra Niaga, maupun aplikasi MyPertamina,” jelasnya. (eko)

BeritaTerbaru

YSH Bantah Isu Perpindahan Siswa Dampak Konflik dengan UIN Jakarta

YSH Bantah Isu Perpindahan Siswa Dampak Konflik dengan UIN Jakarta

Selasa, 8 Sep 2026 20:53 WIB
Pura-Pura Tes Motor dan Dibawa Kabur, Seorang Pria di Solear Ditangkap Warga

Pura-Pura Tes Motor dan Dibawa Kabur, Seorang Pria di Solear Ditangkap Warga

Selasa, 8 Sep 2026 20:47 WIB
48 Jam Pabrik Plastik di Balaraja Tangerang Terbakar, 33 KK Diungsikan

48 Jam Pabrik Plastik di Balaraja Tangerang Terbakar, 33 KK Diungsikan

Selasa, 8 Sep 2026 20:25 WIB
40 Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang Dapat Beasiswa S1 Gratis

40 Guru Madrasah di Kabupaten Tangerang Dapat Beasiswa S1 Gratis

Selasa, 8 Sep 2026 20:12 WIB
Tags: HARGApertalitePertamina
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

Lapangan Basket Ahmad Yani Kota Tangerang Ditutup Sementara
Bola & Sport

Lapangan Basket Ahmad Yani Kota Tangerang Ditutup Sementara

Selasa, 8 Sep 2026 20:01 WIB
Hingga Hari Keempat, Kebakaran Tumpukan Sampah di Pinang
Headline

Hingga Hari Keempat, Kebakaran Tumpukan Sampah di Pinang Belum Padam

Selasa, 8 Sep 2026 19:53 WIB
Gubernur Banten Andra Soni. (ISTIMEWA)
Banten Region

Pengadaan 500 Ribu Perumahan Di Banten Terkendala Lahan

Selasa, 8 Sep 2026 18:41 WIB
Pemkab Tangerang Targetkan 1.100 Aspontren Rampung Tiga Tahun
Kabupaten Tangerang

Pemkab Tangerang Targetkan 1.100 Aspontren Rampung Tiga Tahun

Selasa, 8 Sep 2026 17:54 WIB
Headline

Antisipasi Sisa Abu Vulkanik, PJJ di Tangsel Diperpanjang hingga 9 September

Selasa, 8 Sep 2026 11:09 WIB
Headline

Redam Debu Vulkanik, Pemkot Tangsel Semprot Jalan Protokol Dini Hari

Selasa, 8 Sep 2026 11:03 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

Bagikan 1.000 Masker, Personel Koramil 0102/Cadasari Pandeglang Minta Masyarakat Tak Panik

Bagikan 1.000 Masker, Personel Koramil 0102/Cadasari Pandeglang Minta Masyarakat Tak Panik

Minggu, 6 Sep 2026 21:36 WIB
Real Madrid vs Inter Milan, Panas di Laga Perdana

Real Madrid vs Inter Milan, Panas di Laga Perdana

Selasa, 8 Sep 2026 08:21 WIB
Program Magang ke Jepang Minim Peminat, Di Banten Baru 73 Pendaftar

Program Magang ke Jepang Minim Peminat, Di Banten Baru 73 Pendaftar

Minggu, 6 Sep 2026 20:21 WIB
Kasus Dugaan Sengketa Lahan Seret 2 Camat di Kabupaten Serang

Kasus Dugaan Sengketa Lahan Seret 2 Camat di Kabupaten Serang

Minggu, 6 Sep 2026 16:22 WIB
Bobol Gawang PSIM Lebih Dulu, Persita Harus Puas Bawa Satu Poin

Bobol Gawang PSIM Lebih Dulu, Persita Harus Puas Bawa Satu Poin

Sabtu, 5 Sep 2026 19:54 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.