SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Rumah Isolasi Terkonsentrasi (RIT) Jurumudi Baru, Kecamatan Benda dan Batusari, Kecamatan Batuceper Kota Tangerang kini penuh. Hal tersebut seiring dengan peningkatan kasus Covid-19.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Dini Anggraeni mengatakan, saat ini dua RIT tersebut telah diisi oleh 60 pasien Covid-19. Pasien tersebut kata Dini silih berganti.
“Ada yang pulang dan diisi lagi. Jurumudi baru full, Batusari sebagian sudah pulang sudah sembuh. Mungkin tadi ada yang pulang, masuk lagi,” ujarnya Sabtu, (5/2/2022).
Dia mengatakan, kini tinggal menunggu RIT Sudimara, Pinang. Saat ini kondisinya hampir penuh. “Di Sudimara Pinang kapasitasnya 59 bed. Sudah terisi setengah,” kata mantan Direktur RSUD Kota Tangerang ini.
Apabila penuh, pihaknya akan menggunakan SMPN 30 di Jalan Halim Perdana Kusuma, Kelurahan Jurumudi Baru, Kecamatan Benda. Saat ini SMPN 30 tengah dipersiapkan. “Rencananya kita siapkan 196 bed (di SMPN 30). Fasilitasnya bed , bantal, lemari buat simpan peralatan dia. Kamar mandi sudah disiapkan. Jadi totalnya nanti 373 bed RIT,” tuturnya.
SMPN 30 akan digunakan, apabila RIT lainnya tersebut penuh. Kendati dia berharap kasus Covid-19 mengalami penurunan. “Nanti setelah siap terus Sudimara Pinang full, baru kita ke sini (SMPN 30) masih ada waktu, mudah-mudahan enggak nambah tapi sudah kita siapkan dari sekarang , karena kasus terus naik,” jelas Dhini.
Baca Juga: Jalankan Instruksi, Pemkab Tangerang Pilih Berlakukan WFH
Kasus Covid-19 di Kota Tangerang sempat tembus 1.500 pada Kamis, (03/02/2022) lalu. Jumlah ini kata Dini merupakan kasus konfirmasi positif. “Kalau sudah masuk, jadi sudah konfirmasi positif , baik itu suspek , kontak erat , di lab sudah termasuk kasus tambah,” ungkapnya. Kata dia, varian Omicron ini memang tak separah bila dibandingkan dengan Delta. Namun, Omicron penularannya lebih cepat.
“Varian Omicron, dari penularan lebih cepat. Masyarakat sebenarnya yang harus patuh prokes (protokol kesehatan), walaupun semua sudah dibuka dan vaksin sudah jalan. Masyarakat harus patuh prokes,” pungkasnya. (irfan)
























