SATELITNEWS.ID, TIGARAKSA—Diduga terlibat perang sarung, 10 remaja di wilayah Kecamatan Tigaraksa, tepatnya Kampung Katomas, Sodong dan Tapos diamankan Kepolisian Sektor Tigaraksa. Remaja itu terjaring Operasi Cipta Kondisi pascaibadah Salat Tarawih, Selasa (5/4) dini hari.
Kapolres Kota Tangerang, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengatakan, saat melaksanakan patroli mobile, personel mendapati sekelompok remaja yang sedang melakukan aksi tawuran dan perang sarung di beberapa lokasi yaitu di kawasan Katomas, Sodong, dan Tapos.
Kata dia, para remaja itu memodifikasi sarung yang pada bagian ujung sarung diikat atau dibuat simpul. Lanjutnya dengan sarung itulah para remaja melakukan aksi tawuran.
“Hal itu dianggap sudah meresahkan warga, sebab tak jarang simpul sarung diisi dengan batu, sehingga bisa membahayakan keselamatan,” kata Kombes Pol Zain Dwi Nugroho kepada Satelit News, Selasa (5/4).
Lanjut Zain, personelnya kemudian mengamankan 10 orang remaja lalu membawanya ke Mako Polsek Tigaraksa untuk diberikan pembinaan. Para remaja kemudian didata dan dimintai keterangan lebih lanjut.
“Selanjutnya akan dipanggil dan diserahkan kepada orang tuanya, untuk membuat surat pernyataan agar tidak akan mengulangi perbuatan,” tandas Zain.
Baca Juga: Pasar Tigaraksa Tangerang Sepi, Banyak Pedagang Gulung Tikar
Kapolsek Tigaraksa Kompol Henki menambahkan, untuk menciptakan kemanan dan ketertiban masyarakat, pihaknya akan selalu melakukan operasi cipta kondisi.
“Kita akan terus gencarkan razia untuk menciptakan kemanan dan kenyamanan masyarakat. Apalagi saat ini dalam sutuasi Ramadhan, maka masyarakat haru dibuat nyaman saat menjalani ibadahnya,” pungkasnya. (alfian)
























