SATELITNEWS.ID, SERANG – Libur lebaran tahun 2022, rupanya menjadi penghibur bagi para pengelola dan manajemen tempat wisata di Banten. Setelah sejak 2019 lalu, dilanda pandemi Covid-19.
Didapat informasi, sebanyak 250.000 wisatawan mengunjungi lokasi wisata terbuka di Provinsi Banten pada H+2 Idul Fitri 1443M/2022M , Rabu 4 Mei 2022.
Dari mulai Tangerang hingga Lebak.Sementara pada satu hari sebelumnya, jumlah wisatawan sebanyak 130.000 jiwa.
Ketua Umum Balawista Ade Ervin menerangkan , sebanyak 250 ribu wisatawan tersebut hanya di lokasi wisata terbuka seperti pantai, Kolam Renang, water bom.
“Itu belum termasuk dengan lokasi wisata seperti hotel , penginapan dan wisata religi,” kata Ervin, saat memantau pengamanan di pantai Carita, Pandeglang ,Rabu (4/5/2022).
Pihaknya menargetkan sebanyak 1,2 juta wisatawan akan berkunjung ke lokasi wisata terbuka di Banten.
Baca Juga: Imbas Anggaran Tersendat, Operasional 62 SPPG di Kabupaten Tangerang Distop Sementara
“Sejak hari H idul Fitri hingga H+2 saja sudah hampir 500 ribu pengunjung, jadi jika sampai akhir pekan bukan hal yang mustahil target 1,2 juta pengunjung tercapai. Dan hal ini akan menguntungkan bagi masyarakat pelaku wisata di Banten ini, ” ujar Ervin.
Sementara ,Humas Balawista Banten Lulu Jamaludin menjelaskan, masyarakat tidak usah ragu dan khawatir berwisata ke Banten. Sebab pihaknya sudah menurunkan 200 petugas penyelamat saat liburan idul Fitri 2022 ini.
“Masyarakat tidak usah khawatir , kita sudah menurunkan 200 petugas penyelamat yang tersebar di seluruh Banten. Meski demikian, wisatawan harap mengikuti aturan dan arahan petugas kami . Supaya berlibur dengan tenang ,”” katanya.
Selain menurunkan petugas di lokasi wisata ,juga Balawista dipercaya untuk memasang dan memantau alat deteksi dini tsunami di empat titik sekitar Gunung Anak Krakatau.
“Jadi pemasangan alat ini semakin memberi rasa nyaman kepada wisatawan yang berkunjung ke Banten, ” tukasnya. (mardiana)
