SATELITNEWS, SERANG–Sebanyak 210 atlet disabilitas dari perwakilan Kabupaten/Kota di Provinsi Banten, merebutkan sebanyak 388 medali pada ajang pergelaran Pekan Paralympic Pelajar Daerah (Peparpeda) ke-VII Tahun 2022 tingkat Provinsi Banten.
Pertandingan Cabang olahraga (Cabor) Peparpeda kali ini masih berlangsung, yakni Atletik, Bulutangkis, Boccia, Catur, Tenis Meja dan Renang. Acara kegiatan itu dibuka di GOR Stadion Maulana Yusuf, Ciceri, Kota Serang, Senin (13/6/2022), dan rencananya berakhir Rabu (15/6/2022).
Diketahui, 210 atlet ini dari utusan berbagai daerah di Pemprov Banten. Yakni Kabupaten Pandeglang mengutus 20 atlet dan 8 orang official. Kabupaten Lebak 20 atlet dan 8 official dan Kabupaten Serang 18 atlet dan 8 official.
Kemudian, Kota Tangerang mengutus sebanyak 19 atlet dan 8 orang official. Kota Cilegon 20 atlet dan 8 official, Kota Serang 17 atlet dan 8 official. Sedangkan, Kota Tangerang Selatan mengutus 16 atlet dan 8 official, dan Kabupaten Tangerang mengutus sebanyak 16 atlet dan 8 official.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Banten Ahmad Syaukani mengatakan, Peparpeda ke-VII Tahun 2022 yang diselenggarakan Pemprov Banten. Oni merupakan puncak dari pembinaan olahraga pelajar disabilitas yang dilaksanakan setiap dua tahun sekali pada tahun genap.
“Kegiatan ini juga, sebagai ajang persiapan atlet pelajar disabilitas Banten menuju Pekan Paralympic Pelajar Nasional (Peparpenas) ke- XVI Tahun 2022 yang akan dilaksanakan di Provinsi Sumatera Selatan,” tandasnya.
Baca Juga: Program Bang Andra Diklaim Perkuat Konektivitas Antar Desa
Menurutnya, tujuan kegiatan Peparpeda di Tingkat Provinsi Banten untuk mengukur capaian pembinaan prestasi olahraga atlet pelajar disabilitas di Banten. Selain itu, juga sebagai ajang seleksi pembentukan tim pelajar disabilitas Banten. Rencananya akan dipersiapkan pada kegiatan multi event olahraga pelajar disabilitas tingkat nasional.
“Kemudian diharapkan dapat mencetak dan melahirkan calon-calon atlet pelajar disabilitas Banten yang di masa depan akan menjadi atlet andalan Banten dan Nasional,” ujarnya lagi.
Syaukani menjelaskan, lokasi kegiatan pertandingan masing-masing cabor di sejumlah tempat. Yakni untuk Cabor Atletik di Stadion Maulana Yusuf Ciceri, dan Bulutangkis dilaksanakan di GOR Bulutangkis Alun-Alun Kota Serang. Sedangkan Cabor Boccia di Ballroom Hotel Le Dian, Catur di Hotel Le Dian, dan Tenis Meja di GGR Maulana Yusuf Ciceri. Sementara untuk Cabor tenis meja dan di Hotel Le Dian, dan Tuna Netra serta renang di Kopasus.
“Untuk nomor atau kelas yang dipertandingkan sebanyak 120 yang terdiri dari 55 kelas putra dan putri dan 10 kelas campuran,” pungkasnya.
Syaukani menjelaskan, untuk kelas Atletik yang akan dipertandingkan sebanyak 40 kelas, masing-masing 20 kelas untuk putra dan putri. Lalu kelas bulutangkis sebanyak 10 kelas terdiri 4 kelas tunggal putra, 4 kelas tunggal putri dan 2 kelas ganda campuran.
Sementara, lanjutnya, untuk cabor boccia 4 kelas pertandingan putra dan putri. Cabor catur 6 kelas pertandingan dari masing-masing 3 kelas putra dan putri. Sedangkan cabor tenis meja ada 14 kelas pertandingan terdiri 5 kelas putra, 5 kelas putri dan 4 kelas ganda campuran. Terakhir, cabor renang dengan 46 kelas pertandingan, masing-masing 23 kelas untuk putra dan putri.
Baca Juga: Pemprov Banten Klaim Cadangan Pangan Dimusim Kemarau Aman
Sebelumnya, Bupati Pandeglang Irna Narulita mensupport para atlet disabilitas agar mereka bisa membawa nama baik Pandeglang di ajang Peparpeda VII.
“Kami sangat mendukung dan para atlet kami. Kami optimistis bisa membawa medali emas lebih banyak,” imbuhnya. (mg1)
