SATELITNEWS.ID, PANDEGLANG—Ruas jalan raya Pandeglang tepatnya di Kampung Ciekek Kelurahan Saruni Kecamatan Majasari Kabupaten Pandeglang ambrol. Jalan utama yang kewenangannya milik Pemprov Banten itu ambrol seusai terkikis air saat hujan deras.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten itu melalui UPT Bina Marga Pemeliharaan Jalan dan Jembatan pada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) sedang melakukan perbaikan. Penanganan terhadap jalan dilakukan dengan menurunkan alat berat untuk mengeruk jalan dahulu. Pengerjaannya juga dilakukan siang dan malam haru.
Bagian pengawas pada UPT Bina Marga Pemeliharaan Jalan dan Jembatan DPUPR Banten, Mufti mengatakan, ruas jalan yang ambrol tersebut langsung dilakukan perbaikan lantaran merupakan akses vital bagi masyarakat. Upaya perbaikan itu, terlebih dahulu dilakukan pembongkaran dan pengerukan terhadap puing bangunan jalan yang ambrol.
“Perbaikan jalan ambrol itu dilakukan sejak Jumat malam karena kami menunggu volume lalu lintas berkurang dulu. Hal ini dilakukan bagian dari upaya tidak mengganggu aktivitas lalu lintas di jalan ini,” kata Mufti, Minggu (26/6).
Menurutnya, jika jalan yang ambrol itu tidak segera ditangani, khawatir akan lebih parah dan membuat ruas jalan putus. Makanya kata dia, pihaknya langsung gerak cepat melakukan perbaikan.
“Ini jalur vital, volume lalu lintasnya tinggi. Jika tidak segera ditangani otomatis kerusakan bisa bertambah parah, terlebih sekarang sedang musim penghujan,” katanya.
Baca Juga: Kerusakan Jalan Teuku Umar Karawaci Akhirnya Diperbaiki
Dari hasil penelaahan lapangan jelasnya, yang menyebabkan ambrolnya jalan tersebut karena tanahnya pada badan jalan perlahan terkikis air dan apalagi dalam sepekan hujan terus menerus turun. Sehingga membuat tanah menipis yang akhirnya amblas.
“Awalnya hanya ambrol kecil. Tapi beberapa hari kemudian kian membesar, makanya jika tidak segera dilakukan penanganan dipastikan akan bertambah parah rusaknya,” katanya.
Dia memastikan, proses perbaikan ditarget dua pekan ke depan. Namun mudah – mudahan jika cuaca bagus bisa lebih cepat selesai.
“Semoga saja cuaca mendukung, sehingga proses perbaikan pun bisa lebih cepat. Kami targetkan ini dapat selesai selama dua pekan saja,” pungkasnya.
Dengan adanya perbaikan jalan itu, dia juga mengaku sangat memohon maaf kepada masyarakat yang aktivitasnya terganggu. “Atas nama pihak DPUPR Provinsi Banten, kami haturkan mohon maaf selama pembangunan jalan ini, aktivitas masyarakat terganggu,” tandasnya.
Salah seorang warga Pandeglang yang terjebak macet, Adi (30) mengaku, tak masalah terjebak macet juga. Karena katanya, yang penting jalan itu kembali baik dan tak membahayakan dirinya dan pengendara lainnya.
Baca Juga: Lubang di Jalan Raya Cadas Periuk Selesai Ditambal
“Dikira saya macet akibat ada kecelakaan, ternyata sedang diperbaiki jalan yang ambrol itu. Alhamdulillah diperbaiki, karena bahaya kalau tak segera diperbaiki. Sekarang saya kalau jalan malam tak waswas lagi melintas di jembatan itu,” katanya. (nipal)
























