SATELITNEWS.ID, LEBAK—Sejumlah pengendara sepeda motor yang melintas di Jalan Prof DR Ir Soetami, Desa Citeras, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak terjatuh. Hal itu diduga sebagai dampak tumpahan limbah pasir.
Menurut keterangan salah seorang Citeras, Alay, tumpahan limbah pasir diduga menjadi penyebab utama banyaknya pengguna jalan khususnya pengendara motor jatuh. Ia pun mengaku khawatir akan keselamatan pengendara motor.
“Tadi pagi yang banyak (pengendara motor jatuhan akibat jalan licin) sekitar pukul 07.00 WIB. Saat masyarakat akan memulai aktivitasnya. Bahkan saudara saya juga ada yang jatuh saat akan berangkat kerja. Untung korban jiwa tidak ada,” kata Alay.
Peristiwa yang dapat mengancam keselamatan jiwa pengendara ini, kata Alay harus segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait. Sebab, jika dibiarkan, truk bermuatan pasir itu akan semakin marak. “Harus segera ditindaklanjuti oleh Dinas Satpol PP selaku penegak peraturan daerah (perda), kalau dibiarkan ini berbahaya dan mengancam keselamatan jiwa,” ujar Alay.
“Kejadian ini juga bukan pertama kali, tapi sudah berkali-kali. Oleh karenanya, pengusaha atau sopir yang bandel harus segera ditindak tegas, ini untuk kepentingan orang banyak bukan kepentingan pribadi,” imbuhnya.
Sementara guna menghindari jatuhnya korban jiwa, Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) setempat langsung turun tangan, dan jalan yang menghubungkan Kabupaten Lebak dengan Serang itu kembali bisa dilalui dengan nyaman.
Kepala Seksi (Kasi) Intel Dinas Satpol PP Lebak, Wahyudin membenarkan banyaknya peristiwa pengendara motor berjatuhan akibat jalan licin di Citeras. Pihaknya juga sudah melakukan monitoring terhadap aktivitas tambang yang diduga menjadi sumber licinnya jalan tersebut.
“Sudah kita pantau dan kita putar balik juga belasan truk yang mengangkut pasir. Selain dapat merusaka badan jalan, limbah pasir itu juga membahayakan pengendara,” kata Wahyudin. “Kita juga sudah menegur baik pengusahanya maupun sopirnya, dan jalan tersebut sudah kembali nyaman dilintasi,” katanya.(mulyana)