SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Lirik lagu Bil Quraani Saamdi memuat pesan agar umat muslim membaca dan mengamalkan Alquran. Lagu yang pernah dipopulerkan penyanyi religi Ai Khodijah itu kembali dinyanyikan Keluarga Nahla dengan versi mereka. Keluarga Nahla memberikan sentuhan musik ala India dengan gaya yang lebih ceria.
Berikut Ini Lirik Lagu Bil Quraani Saamdy (Dzuktu Walalan Atakholla) – Cover Keluarga Nahla
Dzuqtu walalan atakholla, ‘An milaadil mabrur
(Aku telah merasakan dan dan tidak akan menyerah sejak hari lahirku yang sebenarnya)
Sajjil taarikh wajudi, Mim ba‘di hayatil burr
(Tercatat waktu keberadaanku Dari setelah binasa hidupku)
Dzuqtu walalan atakholla, ‘An milaadil mabrur
(Aku telah merasakan dan dan tidak akan menyerah sejak hari lahirku yang sebenarnya)
Sajjil taarikh wajudi, Mim ba‘di hayatil burr
(Tercatat waktu keberadaanku Dari setelah binasa hidupku)
Dzuqtu walalan atakholla, ‘An milaadil mabrur
(Aku telah merasakan dan dan tidak akan menyerah sejak hari lahirku yang sebenarnya)
Sajjil taarikh wajudi, Mim ba‘di hayatil burr
(Tercatat waktu keberadaanku Dari setelah binasa hidupku)
Dzuqtu walalan atakholla, ‘An milaadil mabrur
(Aku telah merasakan dan dan tidak akan menyerah sejak hari lahirku yang sebenarnya)
Sajjil taarikh wajudi, Mim ba‘di hayatil burr
(Tercatat waktu keberadaanku Dari setelah binasa hidupku)
Dzuqtu walalan atakholla, ‘An milaadil mabrur
(Aku telah merasakan dan dan tidak akan menyerah sejak hari lahirku yang sebenarnya)
Sajjil taarikh wajudi, Mim ba‘di hayatil burr
(Tercatat waktu keberadaanku Dari setelah binasa hidupku)
Hainal qur’anu tajalla, Shulthonunnafsi tawalla
(Ketika Alqur’an yang mulia, Alasan diri untuk berpaling)
Hainal qur’anu tajalla, Shulthonunnafsi tawalla
(Ketika Alqur’an yang mulia, Alasan diri untuk berpaling)
Wanzaa haljuur
(Berpaling dari ketidakadilan)
Bil qur’ani sa’amdhi, Aj-luu khobatsal ardhi
(Dengan al-qur’an ku memulai menghilangkan keburukan dunia)
Huwa nafli huwa fardhi, Wa minal ayati sana faidhi
(Dia hartaku Dia ketetapanku dan dari ayat-ayatnya cahaya yang terang)
Sa’uaa hidu yaa maula, Fi‘lan lala qoula
(Aku akan berjanji wahai Nabiku , Akan mengamalkannya, tidak hanya ucapan)
Nashru kitabi aula, wa sayablughu biddunyaa thoula
(Kitab penyelamatku yang utama dan yang paling utama di dunia)
Dzuqtu walalan atakholla, ‘An milaadil mabrur
(Aku telah merasakan dan dan tidak akan menyerah sejak hari lahirku yang sebenarnya)
Sajjil taarikh wajudi, Mim ba‘di hayatil burr
(Tercatat waktu keberadaanku Dari setelah binasa hidupku)
Dzuqtu walalan atakholla, ‘An milaadil mabrur
(Aku telah merasakan dan dan tidak akan menyerah sejak hari lahirku yang sebenarnya)
Sajjil taarikh wajudi, Mim ba‘di hayatil burr
(Tercatat waktu keberadaanku Dari setelah binasa hidupku)
Dzuqtu walalan atakholla, ‘An milaadil mabrur
(Aku telah merasakan dan dan tidak akan menyerah sejak hari lahirku yang sebenarnya)
Sajjil taarikh wajudi, Mim ba‘di hayatil burr
(Tercatat waktu keberadaanku Dari setelah binasa hidupku)
Dzuqtu walalan atakholla, ‘An milaadil mabrur
(Aku telah merasakan dan dan tidak akan menyerah sejak hari lahirku yang sebenarnya)
Sajjil taarikh wajudi, Mim ba‘di hayatil burr
(Tercatat waktu keberadaanku Dari setelah binasa hidupku)
Hainal qur’anu tajalla, Shulthonunnafsi tawalla
(Ketika Alqur’an yang mulia, Alasan diri untuk berpaling)
Hainal qur’anu tajalla, Shulthonunnafsi tawalla
(Ketika Alqur’an yang mulia, Alasan diri untuk berpaling)
Wanzaa haljuur
(Berpaling dari ketidakadilan)
Wanzaa haljuur
(Berpaling dari ketidakadilan)
Berikut Ini Video Klip Lagu Bil Quraani Saamdy (Dzuktu Walalan Atakholla) – Cover Keluarga Nahla