SATELITNEWS.ID, LEBAK—Setelah membuka akses dengan meratakan tanah, pembangunan jalan pedesaan yang menghubungkan Desa Cileles dengan Jayasari, Kecamatan Cimarga oleh TNI Manunggal Masuk Desa (TMMD) ke 114 kini masuk tahap pengerasan. Diharapkan, proses tersebut selesai dilakukan sesuai target yang diharapkan.
Sejak dilaksanakannya, kegiatan TMMD ke- 114 oleh Kodim 0603 Lebak, Juli 2022 lalu terus menunjukkan progres. Mulai dari pembukaan akses jalan maupun program non fisik lainnya. Hal tersebut, seiring selain cuaca yang mendukung, kerja keras anggota TNI dibantu masyarakat. “Saat ini masuk tahap pengerasan, realisasinya perkiraan 2 persen,” kata Dandim 0603 Lebak, Letkol Arh Erik Novianto saat meninjau langsung lokasi pengerasan jalan di Desa Cileles, Senin (01/08/2022).
Pembangunan jalan pedesaan yang menghubungkan dua desa, di dua kecamatan tersebut, kata Letkol Arh Erik tidak lain untuk membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan pembangunan. Mengingat, di dua desa tersebut masyarakat setempat yang notabene petani kebun, sehingga dengan adanya akses baru itu dapat memudahkan mereka untuk membawa hasil panen buminya. “Untuk jalan tinggal pengerasan batu, sementara kegiatan non fisik masih dalam pengerjaan. Kita harapkan bisa selesai sesuai waktu yang ditentukan,” imbuhnya.
TMMD ke 114 di Kabupaten Lebak, dengan sasaran pembangunan fisik membuka jalan dengan panjang 4,84 Kilometer dengan lebar 6 meter, kemudian pengerasan dengan panjang 4,84 Kilometer dengan lebar 3 meter yang menghubungkan Kecamatan Cileles dengan Cimarga berjalan sesuai rencana. Selain jalan, Satgas TMMD juga bakal membangun sebanyak 4 unit gorong-gorong, 1 unit pos kamling, 1 unit box cuvert, dan satu unit tugu TMMD. “Ya selain fisik juga dilakukan non fisik yakni penyuluhan kepada masyarakat, di antaranya pertanian,” imbuhnya.
Menanggapi progres pembangunan jalan program TMMD, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lebak, Aad Firdaus mengapresiasi langkah pembangunan tersebut. Sebab, menurut politisi Perindo ini, dengan adanya akses tersebut pihaknya meyakini dampak positifnya cukup bagus.
“Adanya akses tersebut, selain membantu pemerintah dalam meningkatkan pembangunan. Keberadaan jalan tersebut bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi warga setempat,” kata Aad. Kata Aad, tidak dipungkiri jika akses bagus pertumbuhan ekonomi meningkat apalagi warga setempat akan dimudahkan dengan jalan tersebut. “Saya kira program ini harus terus didukung oleh pemerintah. Karena, jelas manfaatnya cukup besar,” tandasnya.(mulyana)
Baca Juga: Kabupaten Lebak Terima 34 Unit Truk untuk Koperasi Desa Merah Putih
