SATELITNEWS.ID, SERANG – PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (Chandra Asri), di Kecamatan Anyer, Kabupaten Serang dan Cilegon, melakukan penanaman mangrove jenis rhizopora.
Hal itu dilakukan, untuk mewujudkan Net Zero Emission di Indonesia.
Direktur PT Chandra Asri Petrochemical Tbk, Edi Rivai mengatakan, penanaman mangrove ini ditujukan untuk kegiatan sosial dan lingkungan sebagai usaha merawat dan melestarikan bumi, sesuai dengan tujuan pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) Ke-13 mengenai perubahan iklim.
Kemudian sebagai upaya pelestarian daerah pesisir sekaligus untuk mendorong peningkatan perekonomian masyarakat sekitar.
“Perusahaan juga telah berkolaborasi dengan IKAMAT (Inspirasi Keluarga Kesemat), sebuah yayasan alumnus Ilmu Kelautan UNDIP, untuk meneliti kondisi vegetasi mangrove, jenis herpetofauna, dan keanekaragaman mamalia serta aves,” kata Edi, Rabu (31/8/2022).
Namun kata dia, untuk menentukan area khusus konservasi dan pengembangan agar dapat menentukan intervensi, yang diperlukan menjaga ekologi kawasan mangrove.
Baca Juga: Nelayan Normalisasi Sungai Pakai Cangkul, Aktivis Serang Raya: Pemerintah Kemana ?
“Untuk perluasannya, penanaman mangrove rencananya akan kembali dilaksanakan pada 2022 ini,” ujarnya.
Dari segi dampak ekonomi, menurutnya terbentuknya Kawasan Edu – ekowisata Mangrove diharapkan menjadi destinasi wisata baru yang dikelola oleh komunitas.
Sekaligus memelihara kelestarian mangrove sebagai daya tarik utamanya, untuk meningkatkan perekonomian masyarakat di wilayah penyangga.
“Dengan terbentuknya wisata mangrove ini, kita harapkan kampung mangrove ini menjadi destinasi wisata. Yang saya pesan kan, adalah merawatnya agar nanti sampah nya dikelola agar pengunjung nyaman. Mudah-mudahan mangrove patokan ini dapat membawa manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (sidik)
























