SATELITNEWS.COM, TANGERANG — Kepulan asap dan kobaran api menyelimuti gudang penyimpanan milik online shop Shopee di Kawasan Pergudangan Laksana Park, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Kamis (10/9) sore.
Belum diketahui penyebab pasti kebakaran tersebut. Untuk menjinakkan api yang membakar gudang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tangerang menerjunkan tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Pakuhaji, Sepatan, dan Kosambi.
Kepala BPBD Kabupaten Tangerang, Achmad Taufik, mengatakan berdasarkan informasi yang diterima dari para saksi, kebakaran yang melanda gudang online shop di Kawasan Pergudangan Laksana Park tersebut terjadi sekitar pukul 17.05 WIB.
“Kami menerima laporan adanya kebakaran ini pada pukul 17.05 WIB,” kata Achmad Taufik kepada Satelit News, Kamis (10/9).
Mendapatkan laporan tersebut, BPBD Kabupaten Tangerang langsung menerjunkan tiga unit mobil pemadam kebakaran dari Pos Pakuhaji, Pos Sepatan, dan Pos Kosambi.
Menurut Taufik, berdasarkan keterangan saksi yang merupakan petugas keamanan gudang, api tiba-tiba muncul dari bagian dalam gudang. Kobaran api kemudian membesar dan menyebar ke seluruh gudang online shop tersebut.
Baca Juga: Dampak Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau, PJJ di Tangerang Diperpanjang hingga Jumat
“Merespons laporan tersebut, tim dari Pos Pakuhaji dan melibatkan unit gabungan dari Pos Kosambi serta Pos Sepatan langsung ke lokasi untuk berusaha memadamkan api. Katanya, api tiba-tiba muncul dari dalam gudang dan langsung membesar,” katanya.
Hingga Kamis sore, petugas masih berupaya memadamkan api yang terus berkobar dan menyelimuti gudang online shop milik Shopee tersebut.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa itu. Saat kebakaran terjadi, seluruh karyawan telah selesai beraktivitas dan pulang ke rumah masing-masing. Sementara itu, gerbang gudang dalam kondisi terkunci.
“Kami masih melakukan upaya pemadaman. Alhamdulillah, sejauh ini tidak ditemukan korban jiwa ataupun luka karena aktivitas operasional telah selesai dan seluruh karyawan sudah pulang, sementara gerbang gudang dalam kondisi terkunci,” katanya.
Saat disinggung mengenai kerugian materiil yang dialami pemilik gudang, Taufik menegaskan pihaknya masih memfokuskan penanganan pada upaya pemadaman api. Karena itu, taksiran kerugian yang dialami pemilik belum dapat diestimasi.
“Belum ada estimasi nilai kerugian yang ditimbulkan akibat insiden ini karena kami bersama pihak kepolisian masih fokus melakukan penanganan,” katanya.
Baca Juga: Iwan Firmansyah Pimpin Kwarcab Pramuka Kabupaten Tangerang
Kebakaran Ilalang di Jayanti
Di tempat terpisah, Komandan Regu Damkar BPBD Kabupaten Tangerang, Amirudin, menambahkan, selain di kawasan Pergudangan Laksana Park, Kecamatan Pakuhaji, peristiwa kebakaran juga terjadi di wilayah Kampung Doyong, Desa Cikande, Kecamatan Jayanti.
Kebakaran tersebut melanda lahan kosong atau ilalang. Api diduga berasal dari pembakaran sampah ilegal yang kemudian merembet ke area sekitarnya.
“Selain di Pakuhaji, di hari yang sama juga terjadi kebakaran ilalang di wilayah Kecamatan Jayanti, diduga akibat adanya oknum yang membakar sampah dan merembet,” katanya. (alfian/aditya)
























