SATELITNEWS.ID, TANGERANG—Guna memajukan sektor UMKM, Kecamatan Neglasari Kota Tangerang menggandeng AirNav Indonesia menggelar pelatihan digital marketing serta inkubasi UMKM, Kamis (15/09/2022). Acara bertempat di Kampung Tematik Pendora, RW 007, Kelurahan Karang Anyar, Neglasari Kota Tangerang.
Camat Neglasari, Tb Sani Soniawan mengungkapkan, dalam pelatihan ini 100 UMKM di Kelurahan Karang Anyar dilibatkan. Tak sekadar pelatihan secara materi, lewat Airnav Indonesia pelaku UMKM juga akan dilakukan pembinaan secara mendalam.
“Peserta akan didampingi untuk menyusun skenario pemasaran hingga konsep marketing lewat digital. Sehingga, produk-produk yang mereka miliki bisa dipasarkan atau dikenal oleh pasar yang lebih luas lagi. Tujuan akhirnya, ialah omzet para pelaku UMKM di Karang Anyar bisa naik,” papar Sani, kepada wartawan usai membuka acara.
Ia pun menyatakan, saat ini Kampung Pendora menjadi salah satu kampung tematik yang memiliki
kemandirian ekonomi. Beragam acara di lingkup kampung dan kelurahan, diusahakan menggunakan jasa dan produk para pelaku UMKM setempat.
“Yang paling sering ialah fasilitas makan minum di setiap acara, dibeli dari produk-produk UMKM Kampung Pendora. Sehingga uang yang ada bisa terus berputar. Kalau produk khusus di sini yang sedang dikembangkan ialah susu murni dengan olahan rempah,” kata Sani.
Baca Juga: Gubernur Andra Soni Sebut UMKM Jadi Penggerak Perekonomian Masyarakat
Lurah Karang Anyar, Andia S Rahman menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada AirNav Indonesia melalui Tim Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL) yang dinilai responsif terhadap kebutuhan masyarakat. “Kami sering menyampaikan informasi dan menyampaikan kebutuhan- kebutuhan masyarakat dan langsung direspon,” ujar Andia.
Andia lebih jauh menyampaikan, pasca pandemi kebangkitan ekonomi harus dioptimalkan. Karena itu , Kampung Pendora hadir bertransformasi guna pengembangan peningkatan kapasitas ekonomi. “Sudah beberapa kegiatan yang kami lakukan di Kampung Pendora yang memang memberikan dampak terhadap perputaran uang di sini, seperti kemarin saat KKN Universitas Brawijaya, Kampung Pendora mendapat perputaran uang sebanyak Rp 120 juta dalam sebulan dengan menyediakan makan minum untuk 40 mahasiswa KKN, hari ini pun demikian, UMKM lewat penyediaan snack UMKM kami pun merasakan dampaknya,” katanya.
Sementara, Manajer CSR atau TJSL AirNav Indonesia Hermawansyah menyampaikan, Kementerian BUMN memberi arahan agar pihaknya fokus pada tiga program yakni; terkait pendidikan, lingkungan dan pengembangan UMK. Sehingga sejalan dengan arahan Kementerian BUMN , semua BUMN harus mengoptimalkan program pendanaan usaha mikro kecil (PUMK).
“Hari ini kita lihat bahwa sejalan dengan Pemkot Tangerang untuk menaikkelaskan UMKM, lalu diadakan program marketing digitalisasi serta inkubasi UMKM. Kita harapkan ini menjadi awal untuk menginkubasi. Sebab untuk UMKM naik kelas, tidak hanya tahapan digital saja, tapi mereka juga harus ada persyaratan admininstrasinya berkembang melakukan sertifikasi halal dan akan masuk dunia global,” pungkasnya. Dia menyatakan bahwa kegiatan ini menjadi pilot project. Jika berhasil maka akan diteruskan ke tempat lainnya,” ujarnya. (made)























