SATELITNEWS.COM, SERANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Serang, sampai semester III tahun 2022 menemukan sebanyak 2.548 kasus TBC (Tuberkulosis), dengan angka kematian 23 orang.
Selain itu, yang terinfeksi HIV 69 orang dan AIDS 28 orang, dengan jumlah kematian 4 orang.
Faktor penyebabnya, diketahui untuk TBC salah satunya akibat ekonomi. Sedangkan untuk HIV/AIDS, akibat hubungan seksual yang tidak sehat, kemudian akibat transfusi darah.
Kepala Dinkes Kabupaten Serang, drg. Agus Sukmayadi mengatakan, untuk menanggulangi TBC dan HIV/AIDS, pihaknya hari ini melakukan rapat koordinasi lintas sektor.
Hal ini bertujuan untuk memperoleh komitmen bersama tentang bagaimana peran lintas Sektor, Forkopimda, lembaga sosial masyarakat, lembaga pendidikan dan pelayanan kesehatan.
“Penemuan kasus TBC tahun 2022 sampai dengan semester III sebanyak 2.548 kasus dengan angka kematian 23 orang, kemudian jumlah HIV 69 orang dan Aids 28 orang dengan jumlah kematian 4 orang,” ujarnya, saat ditemui usai rapat koordinasi, di ruang TB Suwandi, Kamis (12/10).
Agus menyampaikan jika dilihat dari jumlahnya kasus TBC dan HIV AIDS ini mengalami penurunan. Pada tahun 2021 kasus TBC sebanyak 3.014 kasus dengan angka kematian 74 orang. Untuk kasus HIV 120 orang dan AIDS 28 orang dengan jumlah kematian 4 orang.
Sekretaris Daerah Kabupaten Serang, Tubagus Entus Mahmud Sahiri mengatakan, untuk menangani penyakit TBC dan HIV AIDS ini perlu ada kolaborasi seluruh stakeholder terutama OPD, seluruh kecamatan dan Puskesmas.
“Penyakit TBC, HIV AIDS ini tidak kalah mengerikan dari Covid-19, jadi harus kita tangani secara serius. Apalagi penularan HIV AIDS harus kita cegah penularannya, karena Kabupaten Serang merupakan daerah agamis,”ujarnya.
Entus berharap tiga penyakit yang sangat mengerikan ini bisa segera tereliminasi.
“Kalau untuk TBC mungkin faktor ekonomi, lingkungan. Tetapi kalau HIV AIDS erat kaitannya dengan gaya hidup, mungkin diluar itu mereka melakukan aktivitas seksual yang tidak sehat, keluarganya tidak tahu sehingga ikut terkena,” pungkasnya. (sidik)