Minggu, 6 September 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Tinjau Longsor di Desa Peusar, DPRD Segera Panggil Pengelola Millenium

Oleh Gatot Riswandi Prasetyo
Selasa, 8 Nov 2022 07:28 WIB
Rubrik Headline, Kabupaten Tangerang, Metro Tangerang
Tinjau Longsor di Desa Peusar, DPRD Segera Panggil Pengelola Millenium

MENINJAU: Anggota Komisi IV dan III DPRD Kabupaten Tangerang Deden Umardani dan Ellie terlihat sedang meninjau langsung ke lokasi longsor di Kampung Sempur, Desa Peusar, Kecamatan Panongan, Senin (7/11). (ALFIAN HERIANTO/SATELITNEWS)

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, TANGERANG– Komisi IV DPRD Kabupaten Tangerang meninjau lokasi longsor di Kampung Sempur, Desa Peusar, Kecamatan Panongan yang mengakibatkan lima bangunan rumah warga dan jalan rusak parah.

Longsor ini diduga akibat pembangunan Kawasan Millenium. Menyikapi kondisi tersebut, DPRD akan memanggil pengelola kawasan dan dinas terkait.

Anggota Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tangerang, Deden Umardani mengatakan, longsor yang terjadi di Kampung Sempur diduga bukan hanya karena curah hujan yang tinggi, tetapi memang ada aktivitas pengerukan tanah dari Kawasan Millenium yang sedang melakukan pembangunan.

“Setelah melihat langsung kondisi longsor, saya kira ini bukan bencana alam biasa. Tapi ada faktor lain yang menyebabkan terjadinya tanah longsor. Yaitu aktivitas dari kawasan yang sedang melakukan pembangunan industri,” kata Deden kepada Satelit News, Senin (7/11) saat melakukan sidak.

Setelah melakukan sidak langsung dan melihat situasi kondisi di lokasi longsor, lanjut Deden, Komisi IV DPRD Kabupaten Tangerang akan memanggil pihak pengelola Kawasan Millenium dan dinas terkait, seperti Dinas Tata Ruang dan Bangunan (DTRB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA).

“Kalau saya lihat dari kondisi, ini merupakan dampak dari pembangunan itu. Makanya, kita akan memanggil pihak pengelola dan dinas terkait. Bagaimana penanganannya, karena sudah satu bulan tidak ada kejelasan kepada masyarakat sekitar,” tegasnya.

Baca Juga: Jalan Pisangan Pakuhaji Dibongkar Lagi, Tak Sesuai Spesifikasi

Menurut Deden, apabila dibiarkan maka bukan hal tidak mungkin longsor ini akan meluas ke rumah-rumah warga lainnya yang ada di Kampung Sempur, Desa Peusar, Kecamatan Panongan.

“Ini menyangkut keselamatan warga. Jangan sampai dibiarkan begini saja. Kalau ditimpah hujan deras lagi, longsor bisa meluas. Bukan hanya 5 bangunan rumah dan 1 jalan saja yang hancur. Tetapi, bisa lebih bahkan bisa menimbulkan korban,” katanya.

BeritaTerbaru

RAPBD Perubahan 2026, Belanja Daerah Diproyeksikan Naik Rp214,387 Miliar

Wali Kota Tangerang Imbau Warga Waspada Abu Vulkanik GAK

Minggu, 6 Sep 2026 12:35 WIB

28 Tim Sepakbola Kecamatan Berebut Piala Bupati Tangerang

Sabtu, 5 Sep 2026 20:04 WIB

Bobol Gawang PSIM Lebih Dulu, Persita Harus Puas Bawa Satu Poin

Sabtu, 5 Sep 2026 19:54 WIB
Erupsi Gunung Anak Krakatau Hasilkan Lava Air Mancur

Erupsi Gunung Anak Krakatau Hasilkan Lava Air Mancur

Sabtu, 5 Sep 2026 08:42 WIB

Deden berharap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang tidak tinggal diam dan harus melakukan tindakan kongkrit. “Jangan sampai selesai dengan memberikan tempat tinggal sementara saja. Tapi harus memberikan solusi tepat agar tidak terjadi longsor. Ditambah disini ada aset Pemkab berupa jalan. Itu merupakan salah satu akses ekonomi rakyat juga,” tegasnya.

Sementara itu, Komisi III DPRD Kabupaten Tangerang, Elie menambahkan, bahwa longsor yang menimpa warga Kampung Sempur, Desa Peusar, Kecamatan Panongan bukanlah pertama kali terjadi. Katanya, sebelumnya di tahun 2020 sudah sempat terjadi. Namun beruntung tidak menghancurkan rumah warga.

“Saya sudah pernah mengingatkan kepada pihak pengelola kawasan, untuk melakukan perbaikan. Soalnya, dulu sudah pernah terjadi di tahun 2020,” kata Elie yang juga tinggal di wilayah Panongan.

Salah satu korban, yang enggan disebutkan namanya menambahkan, bahwa sudah satu bulan lamanya semenjak terjadi longsor. Pihak pengelola kawasan ataupun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang belum memberikan bantuan berupa perbaikan ataupun ganti rugi bangunan.

Baca Juga: Ambil Motor yang Tertinggal di Cikupa, Anggota Gangster Ditangkap Warga

“Informasinya, katanya mau digantiin, tapi sampai saat ini belum ada. Kalau bantuan berupa sembako udah ada waktu setelah longsor. Tapi kalau yang lain belum ada,” katanya.

Sebulan Korban Longsor Belum Tersentuh Bantuan Perbaikan

Sementara itu, Sekretaris Desa Peusar, Kecamatan Panongan, Aji Suparja mengatakan, kronologis peristiwa terjadinya bencana longsor ini bermula dari hujan lebat yang mengguyur wilayah Panongan, khususnya di Desa Peusar pada 8 Oktober 2022 lalu. Hal itu pun mengakibatkan tebing setinggi 10 meter yang berbatasan langsung dengan Kawasan Industri Millenium tersebut longsor.

“Memang sejak tanggal 22 September 2022 itu, sudah terjadi pergeseran tanah di permukiman warga. Kemudian pada Oktober terjadi hujan deras dan mengakibatkan longsor yang berdampak pada rumah warga,” jelas Aji Suparja kepada Satelit News, Selasa (1/11).

Kata Aji, beruntung dalam musibah longsor tersebut tidak ada korban jiwa ataupun luka. Namun lima unit rumah milik warga dan musala mengalami kerusakan cukup parah akibat longsor tersebut.

“Alhamdulilah, dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa. Untuk bangunan yang terdampak ada enam unit, empat rumah warga, musala satu, dan kontrakan satu,” katanya.

Aji juga mengungkapkan, selain lima unit rumah dan satu musala yang rusak, akses jalan penghubung antara Desa Peusar menuju Desa Ciakar, Kecamatan Panongan itupun mengalami kerusakan cukup parah. Sehingga tidak bisa dilalui oleh warga, karena material badan jalan ikut amblas saat terjadi longsor.

“Untuk kondisi sekarang, akses jalan sudah tidak bisa dipakai, karena putus total. Jangankan mobil, motor saja nggak bisa lewat,” jelasnya.

Menurut Aji, bagi warga yang terdampak saat ini sudah direlokasi ke tempat yang lebih aman. Lanjutnya, dalam menindaklanjuti hal tersebut, perangkat Desa Peusar pun telah melaporkan kepada Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang agar segera mendapat bantuan. Sehingga, segala kerusakan bisa segera ditangani dan dipulihkan kembali.

“Kita sudah bersurat ke pihak dinas terkait. Bahkan ke Pak Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, untuk melakukan perbaikan akses jalan dan rumah warga yang rusak. Namun sampai saat ini belum ada tindak lanjutnya,” tuturnya.

Aji berharap Pemerintah Daerah maupun pengelola Kawasan Industri Millenium yang berdekatan dengan permukiman warga Desa Peusar, agar ikut membantu dalam membangun turap beton sebagai upaya penanganan dalam terjadinya bencana longsor.

“Kita berharap agar Pemkab Tangerang dan pengelola Kawasan Industri untuk ikut membantu dalam pembangunan turap beton, agar akses jalan dan permukiman warga tidak kembali terdampak musibah longsor,” harapnya.

Sementara itu, salah satu warga Kampung Sempur, Desa Peusar, Kecamatan Panongan, Ahmad menambahkan, saat ini dia mengungsi di rumah saudaranya. Dia berharap, Pemerintah Kabupaten Tangerang memberikan bantuan dalam perbaikan rumahnya yang hancur akibat longsor.

“Kami berharap adanya bantuan dari pemerintah,” ucapnya. (alfian/aditya)

Tags: kabupaten tangeranglongsorPanongan
ShareTweetKirimShareShareKirim

BeritaTerkait

80 Persen Rekomendasi BPK Perwakilan Banten Ditindaklanjuti
Banten Region

80 Persen Rekomendasi BPK Perwakilan Banten Ditindaklanjuti

Sabtu, 5 Sep 2026 08:04 WIB
Kerusakan Jalan Teuku Umar Karawaci Akhirnya Diperbaiki
Headline

Kerusakan Jalan Teuku Umar Karawaci Akhirnya Diperbaiki

Sabtu, 5 Sep 2026 07:57 WIB
PSIM Yogyakarta vs Persita Tangerang, Pendekar Cisadane Dalam Kondisi Terbaik
Bola & Sport

PSIM Yogyakarta vs Persita Tangerang, Pendekar Cisadane Dalam Kondisi Terbaik

Sabtu, 5 Sep 2026 07:43 WIB
Empat Rumah di Sindang Jaya Mulai Dibedah, Bupati Tangerang Letakkan Batu Pertama
Headline

Empat Rumah di Sindang Jaya Mulai Dibedah, Bupati Tangerang Letakkan Batu Pertama

Sabtu, 5 Sep 2026 07:32 WIB
Layanan SIM Keliling Tangsel Jumat 3 Juli 2026, Cek Lokasinya
Kota Tangsel

Layanan SIM Keliling Tangerang Selatan Sabtu 5 September 2026, Cek di Sini Jadwalnya

Sabtu, 5 Sep 2026 07:21 WIB
SIM Keliling Kota Tangerang Selasa 1 September, Cek Lokasinya
Kota Tangerang

SIM Keliling Kota Tangerang Sabtu 5 September, Ada di Dua Lokasi

Sabtu, 5 Sep 2026 07:19 WIB
Turut Berduka Cita Atas Wafatnya H. Desri Arwen
Pendaftaran Obyek Subyek Pajak Daerah Bapenda Tangsel
HUT RI Ke 81 Dinas perpustakaan dan arsip Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 PT LKM Artha Kerta Raharja
HUT RI Ke 81 Dinsos Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 Bapenda Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang
HUT RI Ke 81 DPRD Kab Tangerang

Berita Pilihan

BERSALAMAN : Sekda Banten Deden Apriandhi Hartawan bersalaman usai mengisi acara. Hingga saat ini, Pemprov Banten belum melakukan pembahasan APBD Perubahan tahun anggaran 2026. (ISTIMEWA)

Banyak Efisiensi, Pembahasan APBD Perubahan Pemprov Banten Molor

Rabu, 2 Sep 2026 16:45 WIB
Empat Gol Lionel Messi Warnai Pesta Inter Miami

Empat Gol Lionel Messi Warnai Pesta Inter Miami

Minggu, 30 Agu 2026 17:29 WIB
Kompolnas Desak Buru Dalang Ricuh, Yusril: Jangan Terprovokasi

Kompolnas Desak Buru Dalang Ricuh, Yusril: Jangan Terprovokasi

Minggu, 30 Agu 2026 17:18 WIB
MEMBAGIKAN BERAS CPP : Gubernur Banten Andra Soni (kiri) bersama Wagub Banten Achmad Dimyati Natakusumah (kanan), membagikan beras CPP. (ISTIMEWA)

Beras CPP Mulai Didistribusikan, Andra: Ini Upaya Menjaga Stabilitas Harga Pangan

Senin, 31 Agu 2026 18:51 WIB
KIRIM NAKES -- Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Banten mengirimkan tiga tenaga kesehatan ke Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk membantu masyarakat terdampak bencana, Rabu (2/9/2026). Mereka akan bertugas selama dua minggu. (ISTIMEWA)

Kirim Nakes ke NTT, PMI Banten Bawa 130 Kg Obat untuk Bantu Pengungsi

Rabu, 2 Sep 2026 20:34 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.