SATELITNEWS.COM, SERANG–Menjelang tahun politik, Pemkot Serang gencar melakukan perekaman E-KTP terhadap pemilih pemula. Salah satu gerakan itu, melalui program Jemput Bola (Jebol).
Tercatat, sudah sebanyak 629 pemilih pemula yang berumur 17 tahun sudah lakukan perekaman E-KTP pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Serang.
Berdasarkan data yang dimiliki, Disdukcapil telah melakukan perekaman kepada delapan SMAN di Kota Serang, dengan total 629 siswa, mulai dari SMAN 1 Kota Serang sebnyak 37 siswa, SMAN 2 sebanyak 73 siswa, SMAN 3 sebanyak 56 siswa, SMAN 4 yakni 149 siswa, SMAN 5 129 siswa, SMAN 6 50 siswa, SMAN 7 46 siswa, dan SMAN 8 sebanyak 93 siswa.
Walikota Serang Syafrudin mengatakan, pemilih pemula menjadi prioritas dalam perekaman E-KTP. Sehingga, mereka dapat melakukan hak pilihnya dalam Pemilu 2024 mendatang.
“Makanya kita gencar melakukan ke sekolah-sekolah, di Kota Serang. Untuk anak-anak yang belum memiliki KTP,” kata Syafrudin, Rabu (9/11/2022).
ia menuturkan, masih banyak anak sekolah yang sudah berumur 17 tahun namun belum memiliki E-KTP. Maka dari itu pihaknya melalui Disdukcapil terus gencar yang diawali dengan pembuatan E-KTP di SMAN Kota Serang.
Baca Juga: Melalui Bawaslu Kabupaten Serang Goes To School, Tingkatkan Pencerdasan Pemilih Pemula
“Ini akan terus berlanjut sampai tuntas. Kita akan lanjutkan ke SLTA sederajat lainnya di tahun 2023 mendatang,” ujarnya.
Dikatakan Syafrudin, E-KTP bukan hanya menampilkan identitas diri, melainkan memiliki banyak fungsi lain seperti sebagai penunjang pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM), hingga kartu kuning bila siswa meneruskan untuk bekerja.
“Banyak manfaatnya tentunya, termasuk juga untuk pembuatan rekening di bank itu butuh KTP,” terangnya.
Sementara, Kepala Disducapil Kota Serang, Dul Barid mengatakan, bahwa saat ini pihaknya terus gencar melakukan program Jebol mulai dari masyarakat hingga ke sekolah-sekolah yang ada di Kota Serang. Sayangnya, ia belum bisa menyebutkan berapa jumlah anak yang memenuhi syarat namun belum memiliki E-KTP.
“Kalau se Serang belum kita rekap karena belum semua ke SMA, apalagi ke Kecamatan Walantaka, Curug. Jadi belum kelihatan karena kita masih manuver,” tuturnya.
Lebih lanjut, program Jebol dilakukan untuk mempermudah siswa dalam membuat E-KTP. Sebab pembuatannya akan menggangu aktivitas belajar mengajar, terlebih akan memakan waktu bagi siswa yang jauh dari kantor Disducapil Kota Serang.
Baca Juga: KPU Kota Tangerang Sasar Pemilih Pemula
“Agar tidak mengganggu proses belajar mengajar siswa kami sengaja datang kesini. Kita juga mengutamakan yang jauh dulu, karena kalau ke kantor perlu biaya dan waktu,” paparnya. (mg2)



















