SATELITNEWS.COM, PANDEGLANG–Pengabdian mahasiswa di tengah masyarakat, adalah salah satu kewajiban yang harus dijalankan atau biasa disebut Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM). Hal itu, dilaksanakan dengan cara pendekatan lintas keilmuan dan sektoral, selama satu bulan di salah satu daerah.
Seperti mahasiswa yang tergabung dalam Kelompok IV, Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (STISIP) Banten Raya angkatan tahun 2020 ini, memilih Desa Sukadame, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, sebagai lokasi KKM-nya.
Nunu Nurazizah, Ketua Kelompok IV KKM STISIP Banten Raya, mengaku, penempatan lokasi KKM tersebut selain sudah ditentukan oleh pihak kampus, juga sudah menjadi kesepakatan bersama, antara dirinya dengan rekan-rekan mahasiswa lainnya yang tergabung dalam kelompoknya.
“Terlepas itu semua, yang pasti ini akan menjadi sebuah pengalaman baru bagi kami, dalam rangka mempersiapkan diri untuk kembali menyatu dengan masyarakat, setelah lulus kuliah nanti. Terutama, dalam upaya penerapan keilmuan yang kami peroleh selama menjadi mahasiswa,” kata Nunu, Rabu (1/2/2023).
Senada diungkapkan peserta KKM lainnya, Nurkholifah Ruyaningsih. Ia mengaku, KKM yang dilaksanakan selama 1 bulan di Desa Sukadame tersebut, menjadi pengalaman baru dan yang pertama baginya. Bahkan ia berharap, apa yang dilakukannya selama KKM menjadi nilai manfaat kedepannya.
“Ini menjadi pengalaman paling berharga bagi kami. Meskipun yang kami berikan pada masyarakat hanyalah sebuah teori, tapi semoga akan menjadi nilai manfaat kedepannya. Namun demikian, ada beberapa kegiatan yang memang langsung kita kerjakan sendiri, seperti halnya membuat Website Desa, yang kita beri nama Sistem Informasi Pemerintahan Desa (SI PEDE) berupa Aplikasi,” ungkap Nurkholifah.
Ditambahkannya, selain membuat Aplikasi SI PEDE, kelompoknya juga akan membantu mengajar di salah satu Madrasah Ibtidaiyah (MI), sambil terus berkegiatan gali potensi desa dengan melakukan penyemaian bibit cabai dan tomat.
Kemudian, mengunjungi sejumlah home industri, mengajak masyarakat untuk memanfaatkan limbah plastik menjadi kerajinan tangan, dan masih banyak lagi program lainnya yang akan dilaksanakan selama satu bulan kedepan.
“Kegiatan KKM ini sudah berjalan sejak 23 Januari. Rencananya, kegiatan ini akan kita laksanakan hingga 22 Februari nanti. Diharapkan, dengan dilaksanakannya KKM ini bisa memberi nilai positif bagi kami secara pribadi, maupun masyarakat secara umum. Karena setinggi apapun ilmu pengetahuan kita, tidak akan pernah menjadi apa-apa sebelum kita berbuat nyata,” pungkasnya.
Sekedar informasi, jumlah peserta KKM ada 9 orang mahasiswa yakni, Nunu Nurazizah (Ketua kelompok), Muhamad Afrijal dan Mohammad Aldi Surya Alfiatna (Sekretaris), Ai Siti Mahfudoh, Rifal Sari Jumatullah, Endang Wisastra, Ahmad Firlana Rizaldi (Humas), Tatu Firda Rahayu serta Nurkholifah Ruyaningsih (Konsumsi). (mardiana)