SATELITNEWS.COM, TANGERANG–Harga tiket bus di Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang mulai naik menjelang mudik lebaran tahun 2023, Kamis (13/4). Kenaikan harga berbeda-beda antara setiap perusahaan otobus (PO).
Abun (62) salah seorang penjaga loket PO KYM Trans mengatakan, kenaikan sudah terjadi beberapa hari kebelakang. Kata dia, kenaikan masih dibawah Rp 100 ribu ditiap tujuan yang berbeda dan tergantung fasilitas yang ada. Fasilitas penunjang seperti toilet hingga tipe bus yang menjadi salah satu pembeda.
“Kalau tiket sudah naik tujuan mana aja, kenaikan variatif ga sama semua. Misal dari harga Rp 150 sekarang jadi Rp 185 itu untuk tujuan Pekalongan jenis bus dengan AC patas tanpa toilet. Kalau naik sih memang sudah,” ujarnya saat ditemui, Kamis (13/4).
Saat ini, kata dia, aktivitas pemudik masih sedikit dibandingkan dengan hari-hari normal. Namun, kata dia, momen mudik lebaran tahun ini jauh lebih sepi jika berkaca pada tahun lalu walaupun masih ada penerapan PPKM.
“Penumpang dari hari-hari biasa justru lebih banyak dari pada sekarang. Kita tunggu tiga hari di tanggal 18 sampai 19 nanti, kalau tiga hari itu nol, ya udah nol aja. Tahun lalu jauh lebih ramai walaupun kena PPKM,” ungkapnya.
Pantauan di lokasi, belasan bus dari berbagai PO terparkir di dalam terminal tersebut. Nampak sejumlah calon penumpang tengah menunggu keberangkatan bus tujuannya masing masing.
Sementara, Kepala Terminal Poris Plawad Alwien Athena menyebutkan, belum terlihatnya geliat pemudik disebabkan banyaknya program mudik gratis. Sehingga banyak masyarakat yang memanfaatkan program tersebut.
“Mungkin salah satu faktor nya itu, banyak mudik gratis dari BUMN, partai, Polri dan lainnya. Tapi juga bisa karena penumpang belum libur, tipikal penumpang sini kan sebagian on the spot kita belum bisa prediksi. Rata rata on the spot,” katanya.
Dia menyatakan hingga karin belum ada peningkatan penumpang secara signifikan. Rata-rata perhari sebanyak 700 hingga 800 penumpang berangkat dari Terminal Poris Pelawad.
“Belum ada peningkatan masih 700 hingga 800 penumpang, bahkan kemarin turun 600,” ungkap dia. (mg3)