SATELITNEWS.COM, SERANG – Pemprov Banten menjajaki kerja sama dengan Cambridge School untuk meningkatkan mutu pendidikan SMA sederajat di Banten.
Salah satu rencana awalnya ialah menjadikan SMA Cahaya Madani Banten Boarding School (CMBBS) di Pandeglang sebagai percontohan penerapan kurikulum Cambridge.
Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, setelah memperluas akses pendidikan melalui pembangunan sekolah, ruang kelas baru, dan Program Sekolah Gratis, Pemprov kini fokus meningkatkan kualitas pendidikan melalui kurikulum unggulan.
“Setelah akses pendidikan terbuka luas, kualitas juga harus ditingkatkan. Salah satu langkahnya melalui kerja sama dengan profesional pendidikan, dimulai dari CMBBS,” kata Andra.
Ia menambahkan, Pemprov Banten telah menyiapkan regulasi pengelolaan sekolah unggulan yang tetap harus terjangkau bagi seluruh masyarakat. Ke depan, sekolah unggulan ditargetkan hadir di seluruh kabupaten/kota di Banten.
Kepala Dindikbud Banten Jamaluddin menyebutkan, Pergub Banten Nomor 24 Tahun 2026 tentang pengelolaan SMA CMBBS telah diterbitkan. Aturan itu mengatur delapan standar sekolah unggulan, mulai dari kurikulum hingga sarana prasarana.
“CMBBS diharapkan menjadi salah satu sekolah unggulan di Provinsi Banten,” ujarnya.
Perwakilan Cambridge School Indonesia, Adri Prakoso, mengatakan saat ini baru empat sekolah di Indonesia yang telah menjadi bagian Cambridge School, yakni SMA 1 Teladan Yogyakarta, SMAN Unggulan MH Thamrin Jakarta, SMAN Sumatera Selatan, dan SMAN 3 Ponorogo.
Menurutnya, kurikulum Cambridge menekankan sistem pendidikan terintegrasi, berstandar internasional, dan berorientasi pada pengembangan siswa agar siap bersaing di tingkat nasional maupun global. (adib)