Selasa, 12 Mei 2026
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran
Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
Satelit News
Home Banten Region

16.732 Perempuan Produktif di Lebak Jadi Janda, Mayoritas Ini Penyebabnya

Didominasi Usia 20 Hingga 30 Tahun

Oleh Made Nusantara
Selasa, 12 Mei 2026 16:35 WIB
Rubrik Banten Region, Headline, Kabupaten Lebak
16.732 Perempuan Produktif di Lebak Jadi Janda, Dipicu Masalah Ekononi Hingga Judol

Kantor Disdukcapil Kabupaten Lebak. ISTIMEWA

FacebookTwitterWhatsapptelegramLinkedinEmail

SATELITNEWS.COM, LEBAK—Sebanyak 16.732 perempuan di Kabupaten Lebak menyandang status janda pada usia produktif. Tingginya angka perceraian itu diduga dipicu faktor ekonomi, pernikahan dini hingga maraknya judi online (judol).

Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Lebak, jumlah warga dengan status cerai hidup pada tahun 2025 mencapai 25.358 jiwa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 16.732 merupakan perempuan dan 8.626 lainnya laki-laki. Mayoritas kasus perceraian terjadi pada kelompok usia 15 hingga 40 tahun.

Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi Kependudukan (PIAK) Ahmad Najiyullah mengatakan, tingginya angka perceraian di Kabupaten Lebak menjadi fenomena sosial yang perlu mendapat perhatian serius. “Total cerai hidup sementara tahun 2025 sebanyak 25.358 jiwa, terdiri dari 16.732 perempuan dan 8.626 laki-laki. Penyumbang terbanyak berasal dari kelompok usia produktif, yakni sekitar 15 sampai 40 tahun,” kata Ahmad, Selasa (12/5/2026).

Menurutnya, faktor ekonomi diduga menjadi salah satu penyebab dominan tingginya angka perceraian. Selain itu, pernikahan usia dini juga dinilai berpengaruh terhadap ketahanan rumah tangga pasangan muda. “Ini menjadi fenomena yang perlu diteliti lebih lanjut. Dugaan sementara karena faktor ekonomi dan pernikahan dini, sehingga banyak terjadi cerai hidup di Kabupaten Lebak,” ujarnya.

Ia menjelaskan, jumlah perempuan berstatus janda lebih banyak dibandingkan laki-laki berstatus duda. Kondisi tersebut diduga karena laki-laki cenderung lebih cepat menikah kembali setelah perceraian. “Laki-laki kemungkinan lebih cepat mendapatkan pasangan dan menikah lagi. Sementara perempuan kemungkinan masih trauma sehingga belum ingin menikah kembali,” jelasnya.

Sebelumnya juga, gugatan cerai juga membanjiri Pengadilan Agama Rangkasbitung. Sepanjang 2025, tercatat sebanyak 1.635 rumah tangga di Kabupaten Lebak resmi berakhir di meja hijau. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang berada di kisaran 1.400 perkara.

BeritaTerbaru

Laris Manis Diluncurkan, Pengurusan Roya dan Waris di BPN Kabupaten Tangerang Kini Cukup Lima Menit

Laris Manis Diluncurkan, Pengurusan Roya dan Waris di BPN Kabupaten Tangerang Kini Cukup Lima Menit

Senin, 11 Mei 2026 19:21 WIB
Ironi PPPK Paruh Waktu Lebak, Usai Dilantik Penghasilan Justru Berkurang

Ironi PPPK Paruh Waktu Lebak, Usai Dilantik Penghasilan Justru Berkurang

Senin, 11 Mei 2026 19:21 WIB
Jelang Iduladha, Peredaran Hewan Kurban di Lebak Diawasi Ketat

Jelang Iduladha, Peredaran Hewan Kurban di Lebak Diawasi Ketat

Senin, 11 Mei 2026 17:50 WIB
Bupati Serang Ratu Rahmatuzakiyah, melepas jamaah calon haji asal Kabupaten Serang, Senin (11/5/2026). (ISTIMEWA)

Bupati Serang Lepas 388 Jemaah Calon Haji

Senin, 11 Mei 2026 17:45 WIB

Humas PA Rangkasbitung, Gushairi menyebutkan, mayoritas perkara perceraian yang masuk didominasi cerai gugat dari pihak istri. “Sekitar 81 persen perkara perceraian sepanjang 2025 merupakan cerai gugat yang diajukan perempuan. Pada tahun 2024 bahkan mencapai sekitar 82 persen,” ujar Gushairi.

Menurutnya, dominasi cerai gugat tersebut menjadi gambaran adanya perubahan sosial di masyarakat. Perempuan dinilai kini semakin berani mengambil langkah hukum ketika rumah tangga sudah tidak lagi memberikan rasa aman dan kepastian hidup.

Ia menjelaskan, secara umum faktor pemicu perceraian masih didominasi persoalan ekonomi, perselingkuhan, hingga kebiasaan berjudi. Bahkan belakangan, judi online menjadi salah satu faktor yang cukup signifikan menyebabkan keretakan rumah tangga.

“Pemicu utamanya persoalan ekonomi, perselingkuhan, dan kebiasaan berjudi. Belakangan judi online menjadi faktor yang cukup signifikan,” tegasnya. Selain itu, maraknya judi online yang disertai jeratan pinjaman online juga memperparah kondisi rumah tangga pasangan muda. Tidak sedikit keluarga terlilit utang hingga memicu pertengkaran berkepanjangan.

“Ada yang awalnya pinjam online untuk kebutuhan, tetapi kemudian menumpuk. Utang ini memicu pertengkaran terus-menerus hingga berujung perceraian,” jelasnya. Dari sisi usia, pasangan muda menjadi kelompok yang paling rentan mengalami perceraian. Mayoritas perkara yang masuk ke PA Rangkasbitung didominasi pasangan berusia 20 hingga 30 tahun. “Dalam sejumlah kasus, usia perkawinan belum genap satu tahun sudah berakhir di pengadilan, terutama pada pasangan yang menikah di usia sangat muda,” pungkasnya.(mulyana)

 

Tags: 16.732 Perempuan Produktif di Lebak Jadi JandaDisdukcapil Kabupaten LebakEkonomi dan Judol Jadi Penyebab PerceraianPengadilan Agama Lebak
ShareTweetKirimShareShareKirim

Berita Terkait

MELAKUKAN RAZIA : Petugas gabungan dari Samsat Kota Serang dan Polresta Serang melakukan razia kendaraan. Dalam razia itu, dua randis Pemprov Banten terjaring razia karena digunakan pada saat jam WFH.(DOKUMEN/SATELIT NEWS)
Banten Region

ASN Melanggar WFH, Gubernur Banten Diminta Buat Aturan Tegas dan Mengikat

Senin, 11 Mei 2026 17:38 WIB
MEMBERIKAN PERNYATAAN - Kabid Humas Polda Banten Kombespol Maruli Ahiles Hutapea, menyampaikan pernyataan kepada wartawan. (ISTIMEWA)
Banten Region

Viral Botol Miras Di Mapolsek Baros, Kapolda Banten Instruksikan Sanksi Tegas

Senin, 11 Mei 2026 17:33 WIB
Bupati Serang Ratu Rahmatuzakiyah. (ISTIMEWA)
Banten Region

Anggaran Rumah dan Mobil Dinas Bupati Serang Dialihkan Untuk Rutilahu dan Ambulans Desa

Senin, 11 Mei 2026 17:30 WIB
Popok Berlapis Emas, Modus Baru Penyelundupan Rp700 Juta Digagalkan
Headline

Popok Berlapis Emas, Modus Baru Penyelundupan Rp700 Juta Digagalkan

Senin, 11 Mei 2026 17:07 WIB
MUSYAWARAH - Musyawarah pengelolaan pendakian Gunung Pulosari, yang digelar di Balai Desa Cilentung, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pandeglang, Senin (11/5/2026). (ISTIMEWA)
Banten Region

Polemik Konservasi dan Pendakian Gunung Pulosari Pandeglang Berakhir Melalui Musyawarah ‎

Senin, 11 Mei 2026 16:44 WIB
SOSIALISASI - Kegiatan Sosialisasi Indikasi Geografis, Merek Kolektif dan Perseroan Perorangan, Kantor Wilayah Kementerian Hukum Banten, di salah satu hotel di Pandeglang, Senin (11/5/2026). (ISTIMEWA)
Banten Region

Pelaku UMKM Di Pandeglang Dapat Pengesahan Badan Hukum Perseroan Perorangan

Senin, 11 Mei 2026 16:38 WIB
Penghargaan Paritrana Award Kab Taangerang
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Ir. Bambang Sapto Nurjahja, MM., MT)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Dra. Ratih Rahmawati, MM)
Kabupaten Tangerang Meraih Penghargaan Top Regency In Urban inovation (Hendri Hermawan, SH., M.Si)

Berita Pilihan

Bisnis Haram ‘Brekele’ Kandas, Polresta Sita 37 Ribu Butir Obat Keras

Bisnis Haram ‘Brekele’ Kandas, Polresta Sita 37 Ribu Butir Obat Keras

Kamis, 7 Mei 2026 21:10 WIB
jamaah haji indonesia fase kedua tiba

12 Jamaah Haji Indonesia Wafat

Jumat, 8 Mei 2026 12:53 WIB
Gerakan Gemapatas Tawaf Diluncurkan, Sertifikasi Tanah Wakaf Kabupaten Tangerang Dipercepat

Gerakan Gemapatas Tawaf Diluncurkan, Sertifikasi Tanah Wakaf Kabupaten Tangerang Dipercepat

Rabu, 6 Mei 2026 15:55 WIB
IMG_20260507_171102

Hardiknas dan Hari Buruh Digelar di Stadion Benteng Reborn

Kamis, 7 Mei 2026 17:13 WIB
Gate Parkir Pasar Sampay Lebak Diaktifkan Kembali, Pedagang: Kami Dibohongi

Gate Parkir Pasar Sampay Lebak Diaktifkan Kembali, Pedagang: Kami Dibohongi

Selasa, 5 Mei 2026 19:09 WIB
WhatsApp Satelit News
Ikuti WA Channel Satelit News
Google News Satelit News
Ikuti Kami di Google News

Facebook

SatelitNewsIDN

Youtube

@SatelitNewsIDN

Instagram

satelitnewsid

Pinterest

SatelitNewsID

Linkedin

SatelitNews

Tiktok

@satelitnewsofficial
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Kontak Kami
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Syarat & Ketentuan
  • Pedoman
  • Kode Etik

Jauh Menjangkau Jernih Bersuara.
© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.

Selamat datang kembali!

Masuk ke akun Anda di bawah ini

Password Yang Terlupakan?

Ambil kata sandi Anda

Silakan masukkan nama pengguna atau alamat email Anda untuk mengatur ulang kata sandi Anda.

Log In

Add New Playlist

Tidak ada hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Metro Tangerang
    • Kabupaten Tangerang
    • Kota Tangerang
    • Kota Tangsel
  • Banten Region
    • Kabupaten Lebak
    • Kabupaten Pandeglang
    • Kabupaten Serang
    • Kota Cilegon
    • Kota Serang
    • Pemprov Banten
  • Bola & Sport
  • Bisnis
  • Ragam
    • Sosok
    • Life Style
    • Wisata
    • Kuliner
  • Edukasi
  • Nasional
  • Foto
  • Video
  • Kolom
  • Koran

© 2025 Satelit News - All Rights Reserved.