SATELITNEWS.COM, LEBAK—Menjelang Hari Raya Iduladha, peredaran hewan kurban di Kabupaten Lebak mulai diawasi ketat oleh Tim gabungan dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan), Polisi dan unsur lainnya. Pengawasan dilakukan guna memastikan hewan kurban yang diperjualbelikan dalam kondisi sehat dan layak konsumsi.
Salah satu pemeriksaan dilakukan tim gabungan di lapak penjualan ternak di Kecamatan Kalanganyar, Senin (11/5/2026). Dalam kegiatan tersebut, petugas melakukan pemeriksaan fisik hewan mulai dari kondisi kulit, mata, kuku hingga mulut.
Hewan yang dinyatakan sehat diberikan stiker keterangan layak, sementara hewan yang ditemukan mengalami gangguan kesehatan langsung diberikan penanganan dan pengobatan oleh petugas.
Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Disnakeswan Lebak, drh Hanik Malichatin mengatakan, hasil pemeriksaan sementara menunjukkan mayoritas hewan kurban dalam kondisi sehat. “Alhamdulillah hasil pemeriksaan sehat. Memang masih ditemukan beberapa hewan mengalami sakit mata dan penyakit kulit, namun tidak bersifat zoonosis dan langsung ditangani petugas,” katanya.
Menurut Hanik, pemeriksaan kesehatan hewan kurban akan dilakukan secara bertahap mulai 11 hingga 25 Mei 2026. Pemeriksaan dilakukan terhadap seluruh jenis hewan kurban seperti sapi, kerbau, kambing hingga domba.
Selain pemeriksaan di lapak penjualan, pengawasan juga dilakukan terhadap hewan kurban yang masuk dari luar daerah. Hewan ternak yang datang ke Kabupaten Lebak akan diperiksa melalui check point guna memastikan bebas dari gejala penyakit. “Pengawasan diperketat agar hewan kurban yang beredar benar-benar sehat dan aman untuk masyarakat,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih teliti saat membeli hewan kurban. Menurutnya, masyarakat sebaiknya membeli hewan di lapak resmi yang telah diperiksa petugas dan memiliki tanda atau stiker keterangan sehat. “Kami mengimbau masyarakat membeli hewan kurban yang sehat, aktif, tidak cacat dan nafsu makannya baik. Pastikan juga membeli di tempat penjualan yang sudah diperiksa petugas,” ucapnya.
Sementara, pelaku usaha ternak kambing, Dendi memastikan hewan kurban yang dijualnya dalam kondisi sehat dan layak dikonsumsi untuk kebutuhan Idul Adha. “Tadi sudah mendapat pemeriksaan kesehatan dari Dinas, hampir semua dinyatakan layak. Tapi memang ada beberapa kambing yang kurang sehat tapi langsung mendapat penangan. Kita jamin hewan yang kita jual dalam kondisi layak konsumsi,” katanya. (mulyana)