SATELITNEWS.COM, TANGERANG—
Perkenalan Chris Pratt dalam film animasi Super Mario Bros mengundang sensasi dan diwarnai hujatan oleh banyak orang. Kini semuanya bungkam setelah menyaksikan film tersebut dan melihat raihannya di bioskop.
Film adaptasi video game itu berhasil melampaui ekspektasi orang-orang dan mencetak rekor baru dalam sejarah perfilman dunia dengan pendapatan sebesar 377 juta USD atau senilai Rp 5,6 triliun di minggu awal penayangannya di seluruh dunia.
Capaian itu pun menjadi rekor baru yang diraih oleh film animasi dan menggulingkan catatan Frozen 2 di mana mereka meraih 358 juta USD di penayangan perdana mereka secara global.
Namun untuk pendapatan domestik, Super Mario Bros masih kalah dari The Incredibles 2 yang mencatatkan pemasukan sebesar 182 juta USD pada 2018. Sementara Super Mario Bros hanya berhasil meraih 146 juta USD.
Film Super Mario Bros. berkisah tentang tukang ledeng bernama Mario (disuarakan oleh Chris Pratt) dan saudaranya Luigi (Charlie Day) di mana mereka dipindahkan dari Brooklyn ke Mushroom Kingdom dan dalam misi untuk menyelamatkan kedua dunia dari Bowser (Jack Black) dan pasukannya.
Pengisi suara lainnya di film ini adalah Anya Taylor-Joy sebagai Princess Peach, Keegan-Michael Key sebagai Toad, Seth Rogen sebagai Donkey Kong, dan Fred Armisen sebagai Cranky Kong, bersama dengan cameo dari aktor suara Mario asli Nintendo, Charles Martinet.
Saat belum tayang, The Super Mario Bros. Movie sempat menuai kontroversi. Chris Pratt selaku pengisi suara Mario dihujat dua kali. Pertama, ia disebut tidak layak mengambil posisi tersebut, karena bukan keturunan orang Italia. Kedua, ketika trailer dirilis, netizen menyebut suara Chris kurang bagus, karena terdengar seperti suara aslinya.
Dilansir ET, hal ini sampai membuat Chris cemas dan gugup, khawatir film tersebut bakal gagal di pasaran. Untungnya yang terjadi justru kebalikannya dan jebolan Guardians of the Galaxy itu akhirnya merasa lega.
“Ada banyak hujatan dan orang-orang berbicara tentang pemilihan pemerannya. Saya berpikir, ‘Ya, ampun. Saya harap film ini berakhir bagus.’ Kemudian, filmnya benar-benar berakhir bagus. Sangat melegakan. Saya sama gugupnya dengan orang lain bahwa film ini bakal kacau dan saya bersyukur itu tidak terjadi,” ungkap Chris lewat wawancaranya dengan ET.
Dalam wawancaranya bersama Variety, aktor berusia 43 tahun itu mengaku dirinya sudah menguasai beberapa hal yang akan membuat para fans tercengang saat melihatnya tampil sebagai karakter game tersebut.
Ia juga telah mempelajari aksennya dan berusaha tak mengecewakan para fans Mario Bros seperti yang ramai di media sosial.
“Aku sudah bekerja bersama dengan sang sutradara dan mencoba beberapa hal hingga akhirnya mempelajari sesuatu yang bisa kubanggakan,” ujarnya seraya menambahkan ia tak sabar orang-orang melihat penampilannya itu. (bbs/san)