SATELITNEWS.COM, TANGERANG—Ratusan pelajar melakukan operasi bersih (opsih) di Sungai Cisadane, Kota Tangerang, Minggu (11/6/2023). Opsih tersebut merupakan rangkaian persiapan Peh Cun 2023. Selain pelajar, kegiatan itu diikuti Kode-Cide Tangerang yang memang menjadi icon masyarakat Ciben Tangerang.
“Gerakan peduli lingkungan bersih dan sehat dalam rangkaian acara Festival Peh Cun 2023 di Kota Tangerang. Pinggir Sungai Cisadane yang akan dibersihkan, dimulai dari Toepekong Air hingga flying deck Jalan Kali pasir,” ujar, ketua panitia Peh Cun 2023 Mulio Kantjana. “Kita mengajak masyarakat terutama anak muda setidaknya peduli dengan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan dengan membersihkan pinggir Sungai Cisadane,” sambungnya.
Mulio menerangkan, giat kerja bakti itu guna mempercantik sungai sekaligus juga mengajak kepada seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Nantinya, kata dia, Festival Peh Cun akan dilaksanakan pada 21 sampai 25 Juni mendatang. Lomba perahu naga, tradisi mendirikan telur, menangkap bebek, wayang potehi, dan lainnya akan tersaji.
“Karena Peh Cun sendiri adalah tradisi Tionghoa, jika di Tangerang masih dilestarikan oleh keturunan Cina Benteng dan tradisi ini sudah ada lebih dari 2.000 tahun lalu. Festival Peh cun sudah diadakan di Tangerang sebelum kemerdekaan tahun 1910. Peh Cun di Kota Tangerang sudah ditetapkan menjadi Warisan Budaya Tak Benda pada tahun 2020,” ucapnya.
Sementara, Elsa Novia selaku Koordinator Acara di lokasi mengatakan, terdapat kurang lebih 250 orang dan rata-rata didominasi pelajar. Total sampah pun tidak tanggung-tanggung, 50 kantong sampah yang dipenuhi plastik berhasil dikumpulkan.
“Partisipan berjumlah 250 orang yang rata-rata anak sekolah dari Sekolah Setia Bakti, Sekolah Perguruan Buddhi, Universitas Buddhi Dharma, komunitas seperti Cide Kode Benteng dan Pramuka Peduli Kota Tangerang serta partisipasi dari masyarakat/volunteer,” katanya.
Baca Juga: Festival Peh Cun 2023 Kota Tangerang Semarak, Wali kota Arief: Harmonis dalam Kebersamaan
Terlihat, sejumlah pelajar dan cide-kode sedang mengambil sampah di tengah Sungai Cisadane dengan menaiki perahu wisata sambil membawa alat serokan. Elsa berharap, kedepannya generasi muda lebih peduli tidak hanya lingkungan tetapi juga budaya. “Mengajak masyarakat terutama anak muda untuk peduli dengan lingkungan, tidak membuang sampah sembarangan, juga peduli dengan budaya,” pungkasnya. (mg03)
























